BeritaSeo: Internasional

Kapal Cina Yang Sok Jagoan Terkepung dan Menyerah Ke TNI AL Di Perairan Banda Aceh...

Banda Aceh, Lensaberita.Net - Kepala Dinas Penerangan Komando Armada RI Kawasan Barat (Koarmabar), Letkol Laut (KH) Ariris Miftachurrahman, mengatakan kapal Angkatan Laut (KAL) Viper yang tergabung dalam Tim Western Fleet Quick Response (WFQR) I Belawan, Jumat 22 April 2016 berhasil menangkap kapal FV Hua Lie 8 di perairan Aceh Timur.


Dilansir Jpnn, Menurut Ariris, kapal penangkap ikan berbendera China itu ternyata telah lama menjadi buronan Interpol dan terakhir kali beraksi di wilayah perairan ZEE Argentina. Upaya penangkapan ini juga merupakan realisasi dari bentuk kerja sama antar negara dalam rangka memberantas praktek-praktek illegal fishing.

Menurutnya, proses penangkapan kapal FV Hua Lie 8 juga melibatkan Pesawat Udara (Pesud) Casa U-618 yang langsung digerakkan dari pangkalannya di Tanjungpinang.

Kapal ikan asing itu berhasil ditangkap oleh KAL Viper tepat pukul 14.53 WIB di posisi 05 28 03 U-098 32 05 T.

Komandan KAL Viper Kapten Laut (P) Yan Ahmadi Sembiring, mengatakan kapal ikan asing dengan panjang 65.02 M dan berat 1.275 GT tersebut berhasil ditangkap setelah melalui proses pengejaran dan pemeriksaan hingga pemberian tembakan peringatan.

Menurut Yan, seluruh anak buah kapal (ABK) segera dipindahkan ke KAL Viper kecuali nakhoda dan juru mesin kapal. “Selanjutnya untuk pemeriksaan lanjutan, kapal FV Hua Li 8 segera digiring menuju Pangkalan TNI Angkatan Laut I Belawan dengan menempuh jarak lebih kurang 115 Nm,” katanya. 

KLIK KABAR

Nah....Loh? Kisah Dibalik Fakta! Jokowi Berselfie Ria Di Belanda, SBY 'Takut' Didemo RMS...

Jakarta, Lensaberita.Net - Masyarakat Indonesia yang bermukim di Kerajaan Belanda merayakan kunjungan Presiden Jokowi di Den Haag dengan ber-selfie, bernyanyi, dan bergembira.


Kegembiraan itu makin meluap tatkala Presiden Jokowi merespons antusiasme masyarakat Indonesia itu dengan cara turun dari mobil dan menyambangi mereka dengan sambil bersalaman, berfoto, dan bertegur sapa. Pesona ini amat jarang terjadi, tatkala seorang Kepala Negara di republik berpenduduk 252 juta jiwa ini berkunjung ke suatu negara sahabat.

Tim Komunikasi Presiden (TKP) Ari Dwipayana, melalui keterangan tertulis yang diterima Investor Daily, pada Jumat (22/4) menyebutkan, masyarakat Indonesia sangat antusias menyambut kedatangan Presiden Jokowi, yang tiba di Belanda pada Kamis (21/4) tengah malam WIB.


Antusiasme itu beralasan sebab masyarakat Indonesia, baik yang masih mengantongi paspor RI maupun yang telah berkewarganegaraan Kerajaan Belanda, setia menunggu kedatangan Presiden Jokowi. Mereka berjejer di depan Grand Hotel Amrath Kurhaus, Den Haag, tempat Sang Pemimpin menginap.


Presiden Jokowi bukan tanpa alasan berada di Negeri Tulip itu. Dia berada di Belanda dengan membawa sejumlah agenda ekonomi. Ada menteri Kabinet Kerja yang menyertai Presiden Jokowi, di antaranya Menko Perekonomian Darmin Nasution, Menteri Perdagangan Thomas Trikasih Lembong, dan Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Franky Sibarani.


Presiden Jokowi juga membawa delegasi bisnis, yang dipimpin Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Rosan Perkasa Roeslani. Selain Rosan, dalam rombongan pengusaha terdapat Wakil 

Ketua Umum Kadin Bidang Pengolahan Makanan dan Industri Peternakan Juan Permata Adoe, Wakil Ketua Umum Kadin Bidang Perhubungan Carmelita Hartoto, Wakil Ketua Umum Kadin Bidang Hubungan Internasional Shinta Widjaja Kamdani, Wakil Ketua Umum Kadin Bidang Energi Terbarukan Halim Kalla, dan Wakil Ketua Umum Kadin Bidang Telematika, Penyiaran, dan Ristek Ilham Habibie.


Apalagi Belanda, dalam agenda perjalanan Presiden Jokowi adalah negara terakhir dari empat negara yang dikunjungi di Benua Biru, Eropa, pada 18-22 April 2016. Sebelumnya, Presiden Jokowi melawat ke Jerman, Inggris, dan Belgia.


Di Belanda, Presiden Jokowi bersama para menteri dan pelaku usaha berkeinginan untuk menarik arus masuk investasi ke Indonesia. Saat ini, Indonesia gencar mengundang investor dari berbagai negara untuk menanamkan modalnya, menyusul digulirkannya Paket Kebijakan Ekonomi I-XI, yang dimulai pada September 2015 lalu.


Presiden Jokowi rajin berkunjung ke luar negeri dan menyapa rakyatnya di negeri-negeri yang didatanginya.

Adalah beralasan apabila Presiden Jokowi begitu akrab menyapa masyarakat Indonesia di Belanda, yang sangat merindukan perjumpaan dengannya. Asa itu terpenuhi setelah 16 tahun berlalu.


Sebenarnya, kunjungan Kepala Negara Republik Indonesia ke Belanda punya cerita sendiri. Di dalam lembaran persahabatan RI-Belanda, kedatangan Presiden Jokowi adalah pemimpin pertama yang mengunjungi negeri itu, sejak 16 tahun terakhir.


Kabarnya, Belanda kerap dihindari karena pengalaman masa lalu, ketika Presiden Soeharto didemo besar-besaran oleh kelompok yang menamakan diri Republik Maluku Selatan (RMS), pada tahun 1970 lalu. 

Mereka menetap di negeri itu. Tetapi Presiden Soeharto punya nyali kuat. Terakhir, Presiden Abdurrahman Wahid (Gus Dur) yang berkunjung ke Belanda pada tahun 2000.


Pada 5 Oktober 2010, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) pernah akan berangkat ke Belanda, tapi mendadak dibatalkan. Presiden SBY memutuskan membatalkan kunjungan kenegaraan ke Belanda, hanya beberapa saat menjelang pesawat yang akan membawanya tinggal landas.


Padahal, pada saat itu, seluruh wartawan yang akan mendampingi Presiden SBY ke Belanda, sudah stand by di dalam pesawat. Bahkan, pramugari Garuda sudah membagi-bagikan handuk kecil, jus kacang hijau, dan mi instan untuk wartawan. Sayangnya, perjalanan itu terpaksa ditunda hanya sekitar satu jam sebelum pesawat Garuda lepas landas dari Bandara Internasional Halim Perdanakusuma, pada 5 Oktober 2010 lalu. 

Kabarnya, Presiden SBY merasa tidak nyaman menghadapi aksi demo kelompok RMS.

Sebab, kunjungan Presiden SBY bertepatan digelarnya persidangan kilat di Pengadilan Den Haag, yang diajukan kelompok Republik Maluku Selatan (RMS), yang bermukim di Belanda. Mereka menuntut Presiden SBY ditahan saat berkunjung ke Belanda. Kelompok RMS menuduh SBY terlibat pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM) di Maluku.

Selfie Bersama Rakyat 

Berbeda dengan apa yang dilakukan SBY, pada Oktober 2010 lalu. Kunjungan Presiden Jokowi berjalan aman dan penuh persahabatan. Sama sekali, tidak ada insiden. Yang ada, justru kunjungan itu menjadi ajang lepas kangen antara pemimpin dan rakyatnya.

Ari mengungkapkan, tak henti-hentinya lagu kebangsaan Indonesia Raya berkumandang di sekitar hotel tempat Presiden Jokowi menginap. 

“Mereka terdengar menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan membentangkan spanduk bertuliskan “Selamat Datang Bapak Presiden Jokowi,” tutur Ari. Lagu kebangsaan Indonesia Raya dinyanyikan berulang kali.


Saat Presiden Jokowi beserta rombongan tiba di hotel, masyarakat Indonesia pun secara spontan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya. Mereka senang menyambut kedatangan Presiden Jokowi, yang dinilai ramah dan bersahabat. Terlebih lagi, saat Presiden Jokowi keluar dari kendaraan, dan langsung berkumandang teriakan “Jokowi, Jokowi, Jokowi.”

Presiden Jokowi menjawab antusiasme itu dengan menghampiri kerumunan massa yang telah menantikan kedatangannya sejak siang.

Mereka pun berebut bersalaman dan berusaha mengambil gambar bersama Presiden Jokowi dari dekat.

Indonesiaheadlinenews

Maha Karya Joko Widodo : Bandara Indonesia 3 Besar Terbaik Di Dunia, Fakta Kerja, Kerja, Kerja...

Bali, Lensaberita.Net - Bandar Udara Internasional Ngurah Rai, Bali, menerima dua penghargaan bergengsi yakni "the most improved airport 2015" dan bandara dengan pelayanan terbaik ketiga di dunia.



"Penganugerahan sebagai 'the most improved airport' ini mengacu pada kualitas pelayanan yang berhasil ditingkatkan setiap tahunnya," kata GM PT Angkasa Pura I Bandar Udara Internasional Ngurah Rai, Trikora Harjo, Jumat (22/4). 

Menurut dia, nilai pelayanan yang peroleh bandara itu pada 2012 mencapai 2,95 dan 2015, nilai yang diperoleh meningkat mencapai 60,7. Selain itu, Bandara Ngurah Rai juga memeroleh penghargaan sebagai bandara terbaik ketiga di kawasan Asia Pasifik untuk kategori bandara dengan penumpang 15-25 juta penumpang per tahun. Di peringkat pertama ditempati oleh Bandara Gimpo di Seoul, Korea Selatan dan peringkat kedua ditempati Wuhan Tianhe, Cina. 

Penghargaan itu berdasarkan penilaian yang didapatkan dari survei yang dilakukan Airport Council International (ACI) dalam hal kualitas pelayanan bandara (ASQ) selama 2015. Kepuasan itu berdasarkan survei kepada 550 ribu penumpang dari 320 bandara internasional di 80 negara.

Adapun kategori penilaian yang diterapkan adalah akses menuju bandara, fasilitas pelaporan atau check-in, kelengkapan dan kebersihan toilet, keamanan bandara serta fasilitas penunjang pelayanan di bandara seperti ketersediaan toko yang menjual makanan dan minuman.

Penghargaan bergengsi tingkat dunia itu dilakukan di tiga kawasan yakni Asia Pasifik, Amerika dan Afrika. Dua penghargaan tersebut diserahkan oleh Direktur Jenderal ACI, Angela Gittens kepada Trikora Harjo saat pelaksanan konferensi yang digelar organisasi pemerhati bandara internasional itu di Gold Coast, Australia pada 18-20 April 2016.

ANTARA|REPUBLIKA

Baru 2 Tahun, Era Jokowi : Koruptor BLBI Disikat, Koruptor Century Ditangkap! SBY Bengong?

Jakarta, Lensaberita.Net - Koruptor Bantuan Likuditas Bank Indonesia (BLBI) Samadikun Hartono akhirnya diboyong ke tanah air, Kamis (21/4) malam setelah ditangkap aparat keamanan Tiongkok di negeri Tirai Bambu itu, 14 April 2016.


Samadikun tiba di Bandar Udara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, malam ini. Ia dikawal Kepala Badan Intelijen Negara Sutiyoso. Mengenakan baju kaos bermotif garis-garis, Samadikun juga dijemput Jaksa Agung Prasetyo. Setibanya dari Tiongkok, koruptor Rp 164,9 miliar yang lama jadi buronan itu langsung dibawa ke markas Kejaksaan Agung.

Kepala BIN Sutiyoso dalam sesi jumpa pers di Bandara Halim mengatakan, Samadikun diringkus aparat keamanan Tiongkok 14 April 2016 di Shanghai setelah BIN memberitahukan keberadaan sang buron.

Sutiyoso yang saat itu tengah berada di Jerman mengatur kunjungan kerja Presiden Joko Widodo ke berbagai negara di Eropa, yang mendapatkan kabar penangkapan langsung melakukan koordinasi.

Setelah itu, ia menambahkan, pemerintah Tiongkok pada 19 April 2016 mengirim tiga utusan menemuinya di London, Inggris. "Mereka menjelaskan bahwa masa tahanan SH itu selama tujuh hari. Artinya, akan berakhir hari ini 21 April 2016 pukul 21," kata mantan Gubernur DKI Jakarta, ini.

Bang Yos langsung melapor ke presiden. Orang nomor satu Indonesia itu langsung memerintahkan Bang Yos ke Shanghai. Setelah berada di Shanghai, ia langsung rapat dengan otoritas Tiongkok yang sengaja datang dari Beijing.

"Kami rapat untuk selesaikan administrasi yang disyaratkan untuk bisa keluarkan SH dari China," katanya.

Akhirnya, dalam hitungan jam, persyaratan administrasi pemulangan Samadikun berhasil dirampungkan. Pukul 16.00 waktu setempat, Samadikun diterbangkan dari Shanghai.

Informasi yang dihimpun, Samadikun akan dijebloskan di Lapas Salemba, Jakarta Pusat untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Koruptor Century Disikat Bareskrim Polri di Singapura

Tim Mabes Polri malam ini ini, Kamis (21/4/2016), sedang membawa Hartawan Aluwi terpidana kasus Bank Century menuju Jakarta. Hartawan Alwi berhasil ditangkap berkat kerjasama Polri dengan pihak kepolisian Singapura.

"Keberhasilan Polri membawa terpidana kasus century, berkat kejasama P to P (Police to Police) antara Polri dengan Polisi singapura yang sudah terjalin sebelumnya," kata Atase Kepolisian Kedutaan Besar Indonesia (KBRI) di Singapura, Kombes Hirbak Wahyu Setiawan yang memimpin proses pemulangan terpidana kasus Bank Century tersebut.

Saat ini, kata dia, Hartawan sedang proses pejalanan menuju Jakarta. Tampak Hartawan dikawal ketat Satgasus Bareskrim Polri AKBP Indra Lutrianto dan AKBP Jamaluddin turun dari pesawat di Bandara Soekarno Hatta.

"Kerjasama ini sudah terjalin selama sebulan dan sekarang buronan kami serahkan ke Bareskrim," jelas Hirbak.

Hartawan Alwi merupakan terpidana kasus Bank Century pada 2014 lalu. Ia divonis selama 14 tahun kurungan penjara, namun Hartawan belum sempat menjalani hukuman dengan melarikan diri ke Singapura. Dia bersembunyi dengan beragam identitas palsu selama dua tahun.

Hartawan Aluwi mulai terseret kasus korupsi Bank Century setelah membantu Robert Tantular. Rekening perusahaan PT Antaboga Deltasekuritas yang dipimpin oleh Hartawan telah beberapa kali dijadikan tempat penampungan setoran uang yang dikirim oleh Robert melalui rekening PT Magnum Consolidators.

Uang setoran yang masuk ke rekening Antaboga kemudian dibagi-bagikan ke beberapa rekening lain. Transaksi seperti ini terjadi hampir beberapa kali mulai dari transaksi pertama dengan nilai setoran mencapai 2,6 miliar, traksaksi kedua senilai 2 miliar dan transaksi ketiga mencapai 3 miliar.

Tidak hanya menerima setoran, rekening Antaboga juga pernah berfungsi sebaliknya di mana rekening tersebut menyetor ke rekening Magnum sebesar 4 miliar yang kembali nantinya akan dibagikan ke rekening lain.

Tentu menjadi pertanyaan, bagaimana cara kerja dan teknik penangkapan para koruptor kelas kakap ini pada masa 10 Tahun Presiden SBY?

JPNN | Rimanews

Catat, Maha Karya Joko Widodo : Blok Masela Rekrut 380.000 Tenaga Kerja, Sejarah Bangsa!

Jakarta, Lensaberita.Net - Menko bidang Kemaritiman, Rizal Ramli menginginkan agar keberadaan Blok Masela, Maluku dapat melibatkan penduduk setempat. Oleh karena itu, dia berjanji akan menyiapkan penduduk setempat agar menjadi tenaga kerja terampil di blok migas tersebut.


Lapangan Abadi tersebut dapat menyerap tenaga kerja sekitar 380 ribu orang di berbagai bidang. Sebabnya pengembangan kilang di Blok Masela akan dilakukan secara terintegrasi dengan industri pendukung lainnya, seperti industri petrokimia.

"Diperkirakan tenaga kerja di Blok Masela sekitar totalnya 380 ribu orang di berbagai bidang. Nah tentu ada kualifikasinya apa. Sebagian disiapkan dengan Balai Latihan Kerja (BLK) yang ada, sedangkan sebagian disiapkan oleh universitas, dan politeknik," ungkapnya.

Dia menekankan, Blok Masela tidak hanya difokuskan untuk mengekspor Liquefied Natural Gas (LNG) semata. Namun juga untuk mengembangkan industri petrokimia.

‎Blok Masela, lanjut dia juga akan dikembangkan dengan pola fully integrated di mana seluruh industri pendukung akan menyatu di lokasi tersebut. Dengan begitu, masyarakat setempat dapat menikmati keberadaan Blok Masela.

Rizal menyebutkan bahwa Presiden tidak mau polanya seperti Lhokseumawe yang sifatnya enclave, tertutup, seperti kota terpisah atau seperti Bontang. Presiden maunya yang fully integrated yang rakyat juga bisa menikmati. "Kami minggu depan akan ke Bintulu, Serawak untuk melihat model integrated," tutupnya. (sindonews)

Jokowi Cukup 1,5 Tahun, Industri Perikanan ASEAN, NKRI No. 1, SBY 10 Tahun Indonesia No. 3

Jakarta, Lensaberita.Net - Tahun 2014, industri pengolahan ikan di Asia Tenggara dikuasai oleh Thailand dan Filipina. Ekspor ikan olahan dan ikan mentah dari kedua negara tersebut lebih besar dibandingkan negara Asia Tenggara lainnya.


Ironisnya pada saat itu, Indonesia sebagai pemilik lautan terluas dan garis panjang pantai terpanjang di Asia Tenggara hanya menduduki posisi ketiga.

"Namun, kini situasinya mulai berubah. Kekuatan industri perikanan di Asia Tenggara mulai bergeser ke Indonesia" kata Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti Sabtu (16/4/2016) di Singapura, seperti dilaporkan Wartawan Kompas.com M Fajar Marta.

Menurut menteri yang merupakan pengusaha perikanan ini, bahwa ikan-ikan yang diolah di Thailand dan Filipina, untuk kemudian mereka ekspor, sebenarnya banyak yang berasal dari perairan Indonesia.

Lemahnya penegakan hukum terhadap pencurian ikan (illegal fishing) di masa lalu membuat nelayan dan perusahaan penangkapan ikan Thailand, Filipina dan lainnya bebas menangkap ikan di Indonesia dan kemudian membawanya ke negara mereka untuk diolah dan diekspor.

"Tragisnya, ikan yang mereka ambil dari Indonesia ada juga yang diekspor ke Indonesia. Jadi kita membeli ikan yang mereka ambil dari kita," kata Susi.

Sekarang, dengan kebijakan moratorium perizinan kapal eks asing, mereka tak bisa lagi seenaknya menangkap ikan dari Indonesia.

Larangan bongkar muat ikan di tengah laut (transhipment) semakin menutup pasokan ikan ke Thailand dan Filipina.  Dampaknya, kinerja industri pengolahan perikanan di Thailand dan Filipina merosot. Ekspor perikanan mereka juga menyusut jauh.

Sementara Indonesia mulai merasakan manfaatnya. Nelayan-nelayan di Tanah Air tak lagi sulit mendapatkan ikan. Kesejahteraan mereka mulai meningkat. Karena tidak lagi dieksploitasi, ikan-ikan di laut memiliki kesempatan untuk berkembang biak dan tumbuh besar. Nelayan tak perlu lagi melaut jauh ke tengah karena di pinggiran ikan sudah tersedia.

Menyadari tak bisa lagi mengandalkan ikan curian dari Indonesia, perusahaan pengolahan ikan dari Thailand dan Filipina akhirnya datang ke Indonesia untuk berinvestasi.

Jadi, menurut Susi, kebijakan yang diterapkannya tidak sebatas menghilangkan pencurian ikan, tetapi dalam jangka menengah panjang memperkuat industri perikanan secara keseluruhan. Tujuan akhirnya adalah menjadikan Indonesia sebagai bangsa maritim yang besar seperti dicanangkan dalam Nawa Cita. (kompas)

Sumber Waras! BPK Ngotot Duitnya Tunai, Bank DKI: Pakai Cek, Ditransfer,Semua Bukti Lengkap!

Jakarta, Lensaberita.Net - Polemik pembelian Rumah Sakit Sumber Waras seluas 3,6 hektare di Grogol, Jakarta Barat, terus bergulir. BPK sempat mengatakan ada kejanggalan dalam transaksi pembelian sebagian lahan RS Sumber Waras oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

Ketua BPK Harry Azhar Aziz dalam wawancaranya di sebuah stasiun televisi nasional menyatakan bahwa pembayaran ke Yayasan Sumber Waras  sebesar Rp 755,69 miliar dilakukan secara tunai pada malam tahun baru 2015 lalu. Harry mempertanyakan transaksi pembayaran di malam tahun baru itu dengan sengit. " Mau tahun baru tiba-tiba ada pembayaran tunai, ada apa ini?" kata Harry, Kamis 14 April 2016.

Pernyataan Ketua BPK itu memantik polemik, bagaimana mungkin dana sebesar Rp 750 miliar dibayar secara tunai. Berapa waktu untuk menyiapkan dana sebesar itu jika harus diberikan secara tunai.

Kepala Bidang Pembinaan Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah Lusiana Herawati mengatakan, pembelian lahan tersebut bukan secara tunai seperti tuduhan Badan Pemeriksa Keuangan. “Cek, lalu transfer,” kata dia, kemarin. 

Dalam istilah perbankan, proses tersebut dinamakan pemindahbukuan atau overbooking dari rekening Dinas Kesehatan ke Yayasan Kesehatan Sumber Waras di Bank DKI sebesar Rp 755 miliar. “Jadi, antar-Bank DKI,” ujar Sekretaris Perusahaan Bank DKI, Zulfarshah. 

Karena sesama rekening, ujar Zulfarshah, waktu transaksinya pun tak terikat waktu operasional bank. Jika antarbank, kata dia, baru tidak bisa ditransfer karena harus kliring lebih dulu pada jam operasional. Ia mengatakan, pembayaran lahan yang akan dijadikan rumah sakit kanker dan jantung itu dilakukan pada 31 Desember 2014 pukul 19.00. 

Zulfarshah mengatakan Yayasan Kesehatan Sumber Waras merupakan nasabah lama Bank DKI. Lembaga tersebut, kata dia, membuka rekening di bank milik pemerintah Jakarta ini sejak 2011. “Bukan karena Sumber Waras dijual lalu buka rekening,” kata Zulfarshah. 

Menurut salinan dokumen yang diperoleh Tempo, pembayaran lahan RS Sumber Waras dilakukan menggunakan cek dan transfer antar rekening di Bank DKI. Dana disetor Dinas Kesehatan DKI Jakarta melalui cek No. CK 493387 tertanggal 30 Desember 2014 ke rekening RS Sumber Waras di bank yang sama pada 31 Desember 2014 sebesar Rp717.905.072.500. Bersama itu pula Dinas Kesehatan DKI Jakarta mentransfer pembayaran pajak dengan cek No. CK 493388 sebesar Rp 37.784.477.500.

Ihwal pembayaran pada akhir tahun, Lusiana mengatakan, “Tahun anggaran berakhir pada 31 Desember pukul 23.59.” (tempo)

Maha Karya NKRI, USA Mulai Beli Kopi Asli Indonesia Senilai Rp 240 Miliar, Sejarah!

Atlanta, Lensaberita.Net - Indonesia berupaya menggenjot ekspor kopi ke Amerika Serikat (AS) dengan mengikuti pameran kopi Specialty Coffee Association of America (SCAA) Expo 2016 di Atlanta, Georgia, 14-17  April 2016. Salah satu catatan penting dari gelaran pameran tersebut adalah komitmen impor kopi dari Indonesia oleh perusahaan-perusahaan AS dengan nilai mencapai Rp 240 miliar.

"Hari ini kami telah menandatangani MoU sekitar USD 18 juta dolar (Rp 240 miliar), dan mudah-mudahan ini bisa meningkat," kata Dirjen Pengembangan Ekspor Nasional Kementerian Perdagangan, Nus Nuzulia Ishak, di tempat pameran, Jumat (15/4/16).

Ekspor kopi Indonesia ke AS untuk periode Januari-Februari 2016 mengalami peningkatan sebesar 17 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya. Selain ke AS, promosi ekspor kopi juga dilakukan di negara-negara lain seperti di wilayah Eropa.

Dia juga menekankan pentingnya national branding dalam promosi kopi dan produk-produk Indonesia secara umum. Selama ini kopi Indonesia di luar negeri dikenal dengan sebutan nama daerah, seperti kopi Sumatera dan Jawa, sehingga nama Indonesia sendiri kurang dikenal.

"Kita sudah memproses national branding dengan Kantor Kepresidenan, dan mudah-mudahan bisa diluncurkan saat Asian Games tahun 2018. Itu nanti akan terintegrasi antara produk dengan nation branding-nya sendiri. Sudah tentu tidak semua produk bisa menggunakan label itu, jadi ada persyaratan yang harus dipenuhi sehingga daya saing kita dengan menggunakan logo itu bisa cukup bagus," kata Nus.

Untuk menjaga kualitas kopi sehingga layak diekspor, Pemerintah lewat Kementerian Pertanian dengan melibatkan kalangan usaha tengah mengembangkan sistem sertifikasi berstandar internasional. Dengan sertifikasi itu, kopi yang diproduksi  Indonesia tidak  hanya menguntungkan secara ekonomi, tetapi juga memperhatikan aspek sosial dan lingkungan.

"Selama ini sudah banyak sertifikasi internasional, tapi prosesnya mahal karena bukan kita sendiri yang mengerjakan. Sertifikasi yang sedang dikembangkan ini akan menekan biaya sehingga lebih murah, namun tetap diterima oleh konsumen internasional," kata Hutama Sugandhi, Ketua Umum Gabungan Eksportir Kopi Indonesia (GAEKI) yang merupakan satu dari empat asosiasi kopi Indonesia yang turut dalam pameran. 

SCAA merupakan salah satu pameran kopi terbesar di AS. Acara ini digelar rutin tiap tahun dan dihadiri oleh sekitar 12 ribu pengunjung. Beberapa tahun terakhir Indonesia selalu berpartisipasi dalam pameran tersebut dan tahun ini terpilih sebagai portrait country. Paviliun Indonesia yang tampak megah menyuguhkan 17 jenis kopi berkualitas tinggi dari 5 pulau, yaitu Sumatera, Jawa, Sulawesi, Flores dan Bali.

Di Indonesia, kopi mempekerjakan tak kurang dari 2 juta petani dan ratusan ribu pekerja yang terkait dengan pemrosesan kopi hingga ekspor. Sekitar 90 persen produsen kopi Indonesia adalah petani kecil. Digelarnya pameran tersebut di Georgia punya arti tersendiri bagi Indonesia karena pelabuhan di negara bagian itu menjadi pintu masuk terbesar ketiga bagi ekspor Indonesia ke AS setelah California (Los Angeles) dan New York (Newark). (detikcom)

1,5 Tahun Kerja, Jokowi Tangkap Koruptor BLBI Rp 169,4 M, SBY 10 Tahun, Ngapain?

Jakarta, Lensaberita.Net - Buronan kakap kasus Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI) Samadikun Hartono dikabarkan menyerahkan diri. Sebelumnya Samadikun divonis 4 tahun penjara oleh Mahkamah Agung pada tahun 2003 lalu. Namun saat ingin ditangkap di kediamannya oleh tim dari Kejaksaan Tinggi Jakarta, Samadikun tak diketemukan. Saat itu Samadikun sudah kabur ke luar negeri.


Saat ini Samadikun masih berada di Tiongkok sebelum akan diekstradisi besok pagi, Sabtu (16/4) ke Indonesia. Penyerahan diri ini berkat kerjasama Interpol dengan pihak Badan Intelijen Negara (BIN). 

Dalam vonis Mahkamah Agung, Samadikun terbukti melakukan penyalahgunaaan dana Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI) sebesar Rp 169,4 miliar. Dia kabur sesaat setelah Mahkamah Agung (MA) mengeluarkan vonis.

Samadikun kabur ke beberapa negara. Ia kerap berpindah-pindah dari Singapura, Tiongkok dan Australia. Polri juga tak tinggal diam untuk menangkap Samadikun. Polri telah lama memburu Samadikun dengan bekerjasama dengan interpol.

Untuk diketahui, Samadikun Hartono adalah bos Group Modern. Ia tersandung dalam kasus penyelewengan sejumlah dana BLBI senilai Rp 169 miliar pada 1997. Atas perintahnya, dana tersebut dicomot senilai Rp11 miliar untuk membayar surat berharga kepada Perusahaan Listrik Negara (PLN).  

@jitunews http://www.jitunews.com/read/35582/buronan-kakap-blbi-samadikun-hartono-serahkan-diri#ixzz45vD455Be

Jika, Kasus tersebut terjadi di Era Presiden Megawati. Bagaimana dengan SBY yang menjabat Presiden Republik Indonesia 2 Periode tidak berhasil menemukan Samadikun?

Bagaimana menurut Anda?

Era Jokowi, Harga BBM Premium Termurah Ke - 2 Di ASEAN, Termurah Ke - 6 Di Dunia...

Jakarta, Lensaberita.Net - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) telah memutuskan penurunan harga bahan bakar minyak (BBM) jenis Premium dan Solar sebesar Rp 500 menjadi masing-masing Rp 6.450 dan Rp 5.150 per liter sejak 1 April lalu. Penetapan harga jual eceran BBM itu sebenarnya lebih tinggi dari harga keekonomiannya lantaran harga minyak dunia memang sedang terpuruk. Namun, Kementerian ESDM mengklaim, harga BBM di Indonesia saat ini tergolong yang termurah di kawasan ASEAN.

Ilustrasi/medanbisnisdaily
Menteri ESDM Sudirman Said mengakui, harga keekonomian Premium periode April-Juni sebesar Rp 5.700 per liter. Artinya, harga jual eceran saat ini lebih tinggi 11,6 persen dari harga keekonomian. Hitungan harga keekonomian tersebut mengacu kepada dua indikator utama penentu harga BBM yakni harga Mean of Plats Singapore (MOPS) dan nilai tukar rupiah. MOPS rata-rata tiga bulan selama Januari-Maret 2016 yang mencapai US$ 45,457 per barel. Sedangkan rata-rata nilai tukar rupiah selama tiga bulan pertama tahun ini sebesar Rp 13.482 per dolar Amerika Serikat (AS).

Tidak berbeda dengan Premium, harga Solar saat ini juga lebih tinggi daripada harga keekonomiannya. Jika tanpa subsidi, harga Solar seharusnya bisa mencapai Rp 5.000 per liter. Dengan adanya subsidi, maka harga Solar bisa lebih murah yakni Rp 4.000 per liter. Sebab, nilai MOPS rata-rata tiga bulan pertama 2016 hanya US$ 39,650 per barel dan nilai tukar Rp 13.482,77 per dolar AS.


Pemerintah punya alasan, mengapa penurunan harga BBM pada awal April ini tidak lebih besar dan disesuaikan dengan harga keekonomiannya. Sudirman menyebut, salah satu pertimbangannya adalah agar harga BBM tidak terlalu bergejolak. Apalagi, menurut prediksinya, ke depan bakal terjadi kenaikan harga minyak dunia.

Dengan menahan harga BBM tidak turun terlalu dalam pada awal April ini, maka pemerintah tidak perlu menaikkan lagi harga BBM pada awal Juli nanti. Seperti diketahui, pemerintah sejak awal tahun ini menetapkan harga BBM setiap tiga bulanan berdasarkan perhitungan rata-rata harga MOPS dan kurs rupiah. “Lebih baik kami simpan selisihnya (antara harga jual dengan harga keekonomian) untuk jadi bantalan, karena Juni ada momen puasa,” ujar Sudirman saat memaparkan kebijakan harga baru BBM dalam rapat kerja dengan Komisi Energi (Komisi VII) Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) di Jakarta, Selasa (12/4).

Sudirman menambahkan, penurunan harga BBM juga sebenarnya tidak terlalu berdampak terhadap masyarakat. Kondisinya berbeda jika harga BBM dinaikkan yang langsung memicu kenaikan harga barang-barang. Berdasarkan data yang dihimpun Kementerian ESDM, ketika ada penurunan harga BBM sebesar 3,5 persen, harga bahan pokok hanya turun 0,1 persen. Tapi, saat harga BBM naik 8 persen maka kenaikan harga bahan pokok mencapai 2 persen.

Begitu pula dengan ongkos transportasi. Ketika harga BBM jenis Solar turun 16 persen, tarif transportasi hanya terkoreksi lima sampai 10 persen. Namun saat ada kenaikan harga Solar 16 persen, tarif transportasi ikut terkerek naik hingga 30 persen. 


Di sisi lain, harga BBM jenis Premium di Indonesia saat ini masih lebih murah dibandingkan mayoritas negara di ASEAN. Harga Premium di Indonesia hanya lebih tinggi dibandingkan harga BBM berkadar oktan sama di Malaysia.

Per 14 Maret lalu, berdasarkan data Kementerian ESDM, Singapura merupakan negara yang paling mahal menjual bensin dibandingkan negara ASEAN lainnya. Harga bensin di negeri Singa mencapai Rp 16.303 per liter. Disusul Laos Rp 15.210 per liter, Filipina Rp 10.790 per liter, dan Kamboja Rp 10.530 per liter. 

Adapun harga Premium di Indonesia pada periode itu sebesar Rp 6.950 per liter, lebih mahal dibandingkan harga bensin Malaysia yang sebesar Rp 5.090 per liter. “Tapi harga bensin di Vietnam, Laos dan lain-lain itu lebih tinggi dari kita, apalagi Singapura,” kata Sudirman.

Sementara untuk harga minyak Solar, negara yang paling mahal menjual produk tersebut adalah Laos. Harga Solar di sana mencapai Rp 11.050 per liter. Sedangkan harga solar di Singapura Rp 9.280 per liter, Kamboja Rp 8.580 per liter dan Thailand Rp 8.281 per liter. Di Indonesia, Solar dijual Rp 5.650 per liter, hanya lebih mahal dibandingkan Malaysia yang sebesarRp 4.293 per liter. 

KATADATA

Presiden Jokowi Gagah Berani Berkunjung Ke Belanda, Dulu SBY Katanya Takut Kesana...

Jakarta, Lensaberita.Net - Memenuhi undangan pemimpin Negara-negara Eropa, Presiden Joko Widodo didampingi Ibu Negara Iriana Joko Widodo dijadwalkan akan melakukan kunjungan kerja ke beberapa negara di Eropa, yaitu Jerman, Inggris, Belgia dan Belanda. Kunjungan akan dimulai Senin (18/4) hingga Jumat (22/4) depan. Selain kunjungan bilateral ke empat Negara Eropa. Presiden akan melakukan pertemuan secara penuh dengan Uni Eropa.


Presiden Jokowi Berkunjung Ke Negara UNI EROPA Termasuk Belanda

Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno L.P. Marsudi mengatakan, Indonesia merupakan Negara pertama yang memiliki perjanjian kerjasama komprehensif atau Comprehensive Partnership Agreement (PCA) dengan Uni Eropa. Karena itu, Menlu memandang sudah sewajarnya apabila pondasi kuat yang sudah dibangun tersebut, dapat diwujudkan di dalam kerja sama konkrit yang menguntungkan bagi rakyat kedua pihak.

“Kunjungan kali ini akan memperkuat kerja sama tradisional strategis yang dimiliki oleh Indonesia dengan Uni Eropa dalam menghadapi tantangan global baru,” kata Retno pada press Briefing kepada media massa nasional dan internasional di ruang Palapa, Kementerian Luar Negeri, Jakarta, Senin (11/4) siang.

Menlu menyampaikan data yang menunjukkan cukup kuatnya hubungan RI–Uni Eropa. Ia menyebutkan, nilai perdagangan kedua negara pada tahun 2015 mencapai angka 26,4 miliar dollar AS, sehingga menempatkan Uni Eropa sebagai mitra keempat terbesar Indonesia dalam perdagangan luar negeri.

Di bidang investasi, lanjut Menlu, Uni Eropa berada pada posisi ketiga terbesar, dengan mencapai nilai 2,26 miliar dollar AS. Sementara dari segi pariwisata, angka wisatawan dari Uni Eropa yang masuk ke Indonesia menunjukkan angka hampir satu juta orang.

Menurut Menlu, beberapa elemen yang akan diperkuat  dalam hubungan dengan negara-negara Eropa yang dikunjungi Presiden Jokowi kali ini  adalah kerja sama ekonomi, termasuk diantaranya terkait dengan isu perdagangan, investasi dan maritim.

Dari program yang telah disiapkan sampai sejauh ini, interaksi Presiden dengan kalangan bisnis akan banyak dilakukan. Delegasi swasta akan mendampingi Presiden dalam kunjungan ke Eropa kali ini,” terang Retno.

Selain itu, dalam kunjungan kali ini, menurut Menlu, Presiden Jokowi juga akan membicarakan kerja sama dalam menanggulangi ekstremisme dan terorisme, serta pentingnya menjaga toleransi.

Menlu juga menyampaikan, dalam kunjungan itu, untuk pertama kalinya Presiden Republik Indonesia akan melakukan pertemuan dengan  tiga Presiden Uni Eropa, yakni dengan  Presiden Dewan Uni Eropa, Presiden Parlemen Uni Eropa dan Presiden Komisi Uni Eropa. “Presiden Jokowi akan melakukan Pertemuan secara terpisah dengan Ketiga Presiden Uni Eropa tersebut,” ujarnya. (Dit. Infomed Kemlu/ES)

SBY Takut Kunjungi Belanda?

Meski Pengadilan Belanda menolak salah satu gugatan dari Organisasi Republik Maluku Selatan (RMS) namun kubu SBY bergeming. Presiden belum menentukan waktu kapan akan berkunjung ke negeri Belanda setelah kegagalan kemarin.

"Memang salah satu dakwaan tentang imunitas ditolak Pengadilan Belanda, yang artinya tak bisa menangkap Presiden RI. Tapi itu baru satu dakwaan saja, sedangkan proses pengadilan masih berjalan, kami belum akan menjadwal lagi kunjungan ke Belanda," kata Juru Bicara Kepresidenan, Teuku Faizasyah yang dihubungi Tribunnews.com, Rabu (6/10/2010).

Kubu Indonesia masih menunggu hasil putusan dari pengadilan Belanda itu. Tuntutan lain dari kubu  RMS yang masih akan disidangkan adalah tuntutan terkait kematian pemimpin RMS Dr Christian Robert Steven Soumokil di era Soeharto. RMS ingin mengetahui Soumokil ditembak dan dikubur di mana.

RMS juga menuntut agar Pemerintah Belanda mendesak Pemerintah Indonesia agar mau melakukan pertemuan dengan RMS.

"Nanti tunggu semua proses persidangan selesai, baru kita fikirkan untuk menjadwal ulang," kata teuku Faizasyah.

Sebelumnya SBY secara tiba-tiba membatalkan lawatan ke Negeri Belanda. SBY tak terima dengan digelarnya pengadilan yang mendakwa pemerintah Indonesia saat ia berkunjung disana. Apalagi tuntutannya menangkap SBY saat tiba di Belanda. Dilansir dari laman tribunnews.com edisi Rabu, 6 Oktober 2010 17:04 WIB

SETKAB |TRIBUNNEWS

IMF Salut Dan Bangga Ke NKRI Sekarang, Sejarah! Pertama Kali Ketua DC IMFC Dipegang RI

Jakarta, Lensaberita.Net - Menkeu Bambang Brodjonegoro akan berangkat ke Washington D.C., Amerika Serikat, untuk menghadiri rangkaian Pertemuan Musim Semi Bank Dunia / Dana Moneter Internasional (the IMF-World Bank Spring Meetings) dalam sepekan ke depan.


Bambang akan memimpin pertemuan Development Committee (DC) disebut juga Joint Ministerial Committee on the Boards of Governors of the Bank and the Fund on the Transfer of Real Resources to Developing Countries dan pertemuan International Monetary and Financial Committee (IMFC).

Bambang merupakan Ketua DC yang terpilih pada September 2015 lalu.  Ia pun menjadi orang pertama Indonesia yang akan menjalani tugas selama dua tahun ke depan tersebut.

"Saya akan memimpin pertemuan pada kegiatan utama tersebut," ungkap Bambang dalam konferensi pers di Kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, Senin (11/4/16).

Spring Meetings ini adalah Pertemuan Dewan Gubernur (umumnya dijabat oleh Menteri Keuangan/Menteri Ekonomi dan Gubernur Bank Sentral) negara-negara anggota IMF dan Bank Dunia yang diselenggarakan di Kantor Pusat IMF/Bank Dunia pada minggu kedua bulan April (musim semi) setiap tahunnya. 

Pertemuan ini juga dihadiri oleh berbagai lembaga dan organisasi keuangan internasional lain, media massa, serta organisasi-organisasi non-pemerintah, akademisi dan juga sektor swasta. 

Bambang menjelaskan agenda pertemuan Development Committee pada musim semi tahun 2016 ini adalah Forced Displacement and Development. Isu forced displacement ini tengah mengemuka dan menjadi perhatian tinggi lembaga-lembaga internasional seperti PBB karena merupakan isu krusial kemanusiaan terkait persoalan migrasi dan pengungsi akibat konflik.

Perkembangan terakhir masalah ini telah mempengaruhi pembangunan ekonomi dunia dalam jangka pendek. Jika tidak ditangani secara baik dan tepat, keberadaan pengungsi dapat menjadi pemicu krisis ekonomi dan konflik sosial dalam jangka panjang khususnya di negara-negara yang menjadi tujuan migrasi para pengungsi.

"Ini memang tengah menjadi isu global karena menimbulkan permasalahan yang harus dicarikan solusinya," terang Bambang.

Di sela-sela kegiatan tersebut juga akan berlangsung pertemuan para Menteri Keuangan dan Gubernur Bank Sentral G20, yakni pada tanggal 13-14 April. Pertemuan G20 kali ini menjadi momentum penting pembahasan berbagai  isu perekonomian global, khususnya perlambatan pertumbuhan dan rendahnya harga-harga komoditas global yang telah memberikan dampak kepada sektor riil, terutama kepada sektor ketenagakerjaan akibat berkurangnya investasi di bidang industri komoditas dan juga mempengaruhi sektor keuangan dan perbankan.

Agenda Pertemuan G20 yang juga cukup penting adalah pembahasan kerja sama memerangi kejahatan perpajakan antar negara (cross-border tax crimes). Dalam hal ini akan dibahas progress implementasi base erosion and profit shifting (BEPS) serta automatic exchange of tax information in financial sector (AEOI). Kedua inisiatif G20 tersebut sangat penting dalam memerangi upaya penggelapan dan penghindaran pajak oleh banyak perusahaan multinasional dan individiual memanfaatkan tax haven countries dan celah hukum di instrumen keuangan oleh pusat keuangan global. (detikcom)

Di Ukrania Anggota DPR Tak Beres dan Tak Becus Dibuang Ke Tong Sampah... [HOAX]

Ukrania, Lensaberita.Net - Tidak bisa berbuat benar untuk konstituennya, seorang anggota dewan Ukraina dibuang ke tempat sampah oleh demonstran.. hmm kalau poltisi Indonesia berkarier di negara pecahan Soviet itu mungkin tempat sampah disana bisa penuh ya?



Sebagai wakil rakyat, anggota dewan jelas punya kewajiban untuk bisa membela hak dan juga mempresentasikan kepentingan rakyat yang ia wakili kepada pemerintah pusat. Mungkin karena saking kesalnya kepada si wakil rakyat yang dianggap tidak mewakili mereka, sekelompok pria di Ukraina beramai-ramai membuang seorang anggota dewan bernama Vitaly Zhuravsky ke tempat sampah. Zhuravsky tidak mengalami cedera, namun jelas perasaan politisi senior tersebut terguncang hebat.

Kronologi peristiwa yang terekam video amatir ini diawali ketika Zhuravsky yang berpakain rapi mengenakan jas, berjalan santai menuju gedung dewan, dan melewati sekelompok pendemo yang sedang melakukan aksinya.


Kemudian sekelompok orang yang merupakan peserta demo beteriak kepadanya, selanjutnya beramai-ramai menyerbu Zhuravsky, bukan untuk memukuli, namun mengangkat tubuhnya  dan membuangnya ke sebuah tempat sampah besar yang berada tak jauh dari gedung dewan. Kepalanya masuk duluan, tak ketinggalan tas ‘mahal’ yang ditenteng Zuravasky juga ikut dibuang. Politisi ini sempat meminta massa tenang, namun ia malah ‘dihadiahi sebuah ban bekas yang dilempar dan mengenai kepalanya.

Tidak berhenti disitu kekecewaan massa masih berlanjut, salah satu demonstran terlihat memegang kepala Zhuravsky, mencegahnya agar tidak bisa kabur dari tempat sampah. Adegan selanjutnya terlihat demonstran lain meyiramkan air mineral ke tubuh mantan menteri di kabinet Ukraina tersebut.

Dilansir dari Liputan6.com,rupanya kekesalan massa ini dipicu oleh kebijakan parlemen Ukraina yang bermaksud memberikan otonomi terbatas pada wilayah Lugansk dan Donetsk selama 3 tahun, serta menawarkan amnesti kepada para tahanan pemberontak.

Rasa-rasanya kalau wakil rakyat kita yang menjabat di Ukraina bisa jadi setiap hari tempat sampah disana bisa penuh, karena setiap hari dibikin kesal oleh mereka. Bagaimana tidak berbagai kasus mulai hukum, pidana, hingga kebijakan dan gaya hidup para wakil rakyat kerap jadi sorotan publik, dan bikin masyarakat ‘baper’ (bawa perasaan).

Nah, kira-kira apakah di Indonesia ada yang berani untuk melakukan hal serupa seperti rakyat Ukraina , kalau lagi kesal dengan wakil rakyatnya? Hmm sepertinya kalau disini agak susah, maklum saja wakil rakyat kita adalah orang-orang cerdas (khususnya masalah hukum). Bisa jadi jika anda ‘membuang’ mereka kayak di Ukraina, anda bisa dapat tuntutan hukum dari para pengacara handal yang mereka sewa.

Jadi menurut anda hukuman apa ya yang paling tepat dari rakyat untuk wakil-wakilnya yang rajin bikin ‘baper’, kalau di Indonesia?(SK)

Ngeri Kali Tante! Panama Papers Heboh Mengejutkan, Jokowi Papers Datang Menakutkan!

Lensaberita.Net - Mari tertawa hahahaha. Jokowi ini visioner, seperti mampu melihat dengan jelas apa yang akan terjadi.


Tahun lalu pemerintah membekukan PSSI. Keputusan yang tak pernah berani dilakukan oleh seorang SBY yang memiliki basic militer. Keputusan Jokowi ini menjadi tak begitu bergolak secara politik karena beberapa hari setelahnya FIFA terjerat skandal korupsi. Suara publik pun otomatis melunak. Tidak ada yang bisa mengkondisikan agar terjadi demonstrasi besar-besaran. Semua klub yang semula garang dan kompak menolak campur tangan pemerintah, mungkin sekarang sudah tak tersisa. Berbagai kompetisi yang digulirkan oleh Pemerintah berjalan sesuai rencana.

Jika dulu masih banyak ruang untuk menyerang Jokowi soal sepak bola, sekarang mungkin sudah nol protes. Semua orang pendukung PSSI bungkam karena La Nyalla yang merupakan ketum PSSI dijadikan tersangka. La Nyalla kabur ke Malaysia lalu pindah ke Singapura dan sampai saat ini masih menjadi buron.

Bahwa kemudian Indonesia tak bisa berlaga di ajang internasional dan tidak memiliki liga memang sebuah kerugian. Namun dengan semua cerita ini menjadikan kita mengerti bahwa revolusi federasi sepak bola Indonesia adalah harga pas, tidak boleh dinego.

Lalu yang terbaru kini soal Panama Papers, data pengusaha yang menghindari pajak. Beberapa bulan sebelumnya pemeritah sudah mencanangkan tax amnesty. Beberapa minggu sebelum muncul Panama Papers, Menteri Keuangan sudah gembar-gembor bahwa ada dana 11.400 triliun milik WNI di luar negeri. Ada lebih dari 2.000 perusahaan tak bayar pajak selama 10 tahun terakhir.

Jika dulu DPR begitu kompak menolak tax amnesty, sekarang sudah tidak lagi. DPR tak bisa melawan arus dan tetap menentang, apalagi ini adalah tentang Panama Papers yang merupakan kasus global.

Menjadi menarik karena baik Menkeu ataupun Presiden sama-sama menampik bahwa data yang dimiliki pemerintah berbeda dan lebih lengkap dari Panama Papers.

“Data yang kami terima ini berbeda dari Panama Papers. Kami terima resmi dari otoritas negara lain. Nanti akan kami bandingkan dengan Panama Papers. Kalau konsisten berarti cocok, dan itu akan menambah potensi penggalian kita,” kata Menkeu Bambang Brodjonegoro.

Sementara Presiden Jokowi lebih berani lagi memberi pernyataan.

“Kondisi keterbukaan yang kita tidak bisa tolak. Sebentar lagi ada keterbukaan di bidang perbankan internasional 2017 – 2018. Siapapun simpanan sudah dibuka total, meski keduluan oleh Panama Papers. Tapi sebelum Panama Papers-pun saya sudah punya satu bundle nama-nama,” ujar Jokowi.

“Bapak simpan di Swiss saya tahu, Bapak simpan di Singapura saya tahu, Bapak simpan di TPPI saya tahu. Begitu sangat terbukanya dunia ini. Tapi nanti 2017-2018 dibuka total. Inilah keterbukaan mau tidak mau, siap tidak siap harus kita hadapi,” imbuhnya.


"Keterbukaan sudah tidak bisa kita tolak lagi. Sekarang kancing baju kita jatuh saja semua orang tahu," ujar Jokowi di dalam dialog publik di Balai Kartini, Jakarta Selatan, Rabu (30/3/2016).
Salah satu keterbukaan yang menjadi sorotan Jokowi adalah soal harta kekayaan seseorang. Negara-negara di dunia mewacanakan pada 2018 akan membuka data harta kekayaan seseorang yang disimpan di bank-bank negara itu.
"Keterbukaan semua bank, internasional akan buka-bukaan semuanya," ujar Jokowi.


"Kamu simpan uang di Singapura, di Swiss, berapa triliun, berapa miliar, kita semua akan tahu. Jadi Bapak ibu kalau ada simpanan uang di Swiss, Singapura, Hong Kong, nanti tidak bisa ditutupi lagi, jadi bagi yang simpanannya banyak, hati hati," lanjut Jokowi.

Pernyataan ini mungkin bagi kita yang tidak kaya dan namanya tidak muncul di Panama Papers akan terdengar biasa saja. Tapi bagi nama-nama yang sudah terjaring, ini jelas bernada ancaman dan perang terbuka. Xixixixi.

Sekarang begini, alasan DPR menolak RUU tax amnesty mayoritas mempertanyakan apakah efektif? Apakah bisa berjalan dan apakah ada yang mau membawa balik dananya dari luar negeri? Jujur saya juga meragukan tax amnesty mampu membawa pulang dana WNI di luar negeri.

Namun kalau mendengar pernyataan Jokowi, bukankah terdengar “kalo kamu ga mau saya ampuni 2016 ini gapapa, nanti kami ciduk dan publik akan menilai kamu sebagai penghianat.”

Munculnya Panama Papers menjadi penting karena sekarang publik sudah tau lebih dulu, juga membantu meyakinkan kita bahwa klaim Menkeu selama ini tentang pengemplang pajak adalah sangat serius.

Apakah DPR mau membahas tax amnesty? Apakah pengemplang pajak itu mau memanfaatkan pengampunan ini? Semuanya terserah mereka. Tapi kalau memang semua pihak sama-sama nakal, mungkin data yang dimiliki Menkeu dan Jokowi (katakanlah Jokowi Papers) bisa dibuka saja ke publik. 

Jika KPK tak bisa menangkap, minimal kalau kita bertemu mobil pengemplangnya bisa kita kempesin.

Bagaimanapun Jokowi Papers ini hanya istilah asal dari @Pakar_Mantan. Namun jika melihat begitu yakinnya Jokowi membekukan PSSI dan kini La Nyalla kenyataannya kabur ke Singapura, sepertinya Jokowi Papers memang ada untuk semua kasus yang di negara ini.(Editor: Lisa Kurniasih, Sumber: Pakar mantan,Seword.com)

Kenak Deh! Jokowi Perintahkan Menkeu Usut Tuntas 'Panama Papers', Mafia Keringat Dingin...

Jakarta, Lensaberita.Net - Staf Khusus Presiden bidang Komunikasi Johan Budi Sapto Pribowo mengatakan Presiden Joko Widodo telah meminta Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro untuk mengkaji dokumen Panama (Panama papers).


Johan mengatakan isi dokumen tersebut dipelajari dulu ada hubungan atau tidak dengan isi Rancangan Undang-Undang tentang Pengampunan Pajak (tax amnesty) yang telah diserahkan ke DPR pada 16 Februari 2016.

"Soal Panama papers, itu tentu dipelajari dulu, apakah ada kaitannya dengan upaya pemerintah untuk membuat 'tax amnesty'. Jadi diminta kepada Menteri Keuangan untuk kaji itu," kata Johan Budi, Kamis (07/04/16).

Sebelumnya, beredar hasil laporan investigasi firma hukum asal Panama, Mossack Fonseca yang di dalamnya terdapat dokumen berisi data perusahaan bayangan di yurisdiksi bebas pajak (offshore) yang dimanfaatkan untuk menghindari pajak.

Isi dokumen itu mengungkapkan jejaring korupsi dan kejahatan pajak para kepala negara, agen rahasia, pesohor, sampai buronan disembunyikan di negara bebas pajak.

Terdapat lebih dari 2.000 nama perseorangan dan perusahaan di Indonesia yang terindikasi ada di dokumen tersebut.

Pada Selasa (05/04/16), Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro memastikan data yang dimiliki oleh Direktorat Jenderal Pajak (DJP) untuk menilai aset para wajib pajak di luar negeri bukan berasal dari laporan dokumen Panama.

Bambang menjelaskan data milik DJP berasal dari data resmi otoritas pajak dari negara-negara G20, namun tidak menutup kemungkinan pemerintah menggunakan informasi dari dokumen Panama sebagai data pembanding.

Bambang mengatakan pemerintah akan menelusuri kepemilikan aset para wajib pajak di luar negeri yang selama ini belum dilaporkan secara resmi, untuk mencari potensi penerimaan pajak dan sebagai bagian dari persiapan kebijakan pengampunan pajak. (rimanews)

Rezim SBY Nilai Perdagangan Turun, Jokowi Siap Mulai Perundingan Dagang, Uni Eropa Jantungan...

Jakarta, Lensaberita.Net - Menteri Perdagangan Thomas T. Lembong optimistis perundingan Indonesia-European Union Comprehensive Economic Partnership Agreement (IEU CEPA) dapat segera dimulai. Ia yakin implementasi kerja sama ekonomi itu mampu mewujudkan agenda prioritas pemerintah (Nawacita), yaitu meningkatnya produktivitas rakyat dan daya saing di pasar internasional, khususnya Eropa.


Rencananya perundingan akan diluncurkan Presiden Joko Widodo, dalam kunjungan kerjanya ke Brussel, pada akhir April 2016. 

Kesepakatan soal jangkauan kerja sama IEU CEPA itu akan digunakan sebagai basis aspirasional untuk masuk ke tahapan perundingan IEU CEPA. "Kami sepakat finalisasinya akan dipercepat dengan komunikasi pada tingkat tinggi yang lebih intensif agar perundingan dapat diluncurkan pada kunjungan kerja Presiden Joko Widodo ke Brussel pada akhir April 2016,” kata Tom dalam siaran pers, Kamis 7 April 2016.

Tom menyatakan bahwa peran Indonesia dalam rantai pasok global dan regional masih perlu ditingkatkan seiring makin meningkatnya persaingan antarnegara.

Persaingan antarnegara tersebut dapat dilihat dari berkembangnya kerja sama di bidang perdagangan seperti Free Trade Agreement (FTA) dan Economic Partnership Agreement atau Comprehensive Economic Partnership Agreement (EPA/CEPA) antara berbagai negara dan kawasan. Berbagai kerangka kerja sama itu merupakan solusi atas lambatnya kemajuan perundingan Doha Development Agenda di Organisasi Perdagangan Dunia atau World Trade Organization (WTO).

Tom memang ingin bergegas merampungkan perundingan IEU CEPA dan segera mengimplementasikan hasil-hasilnya. Apalagi, rapat kabinet telah memutuskan target perundingan ini bisa dirampungkan dalam dua tahun. "Indonesia perlu menjawab tantangan besar akibat menurunnya tren perdagangan Indonesia-Uni Eropa dalam lima tahun terakhir," katanya.

Data Badan Pusat Statistik (BPS) pada 5 tahun terakhir (2011-2015) menunjukkan total nilai perdagangan Indonesia-Uni Eropa turun sekitar 5,4 persen per tahun. Hal itu berdampak pada penurunan surplus neraca perdagangan bagi Indonesia sebesar 14,5 persen per tahun pada periode waktu yang sama. Sementara itu, pada 2015, nilai surplus neraca perdagangan Indonesia dengan Uni Eropa hanya mencapai US$ 3,5 miliar atau turun 16,7 persen dibandingkan nilai tahun sebelumnya yang mencapai US$ 4,2 miliar.

Apalagi, ekspor Indonesia ke Uni Eropa masih didominasi produk primer pertanian seperti minyak kelapa sawit, karet alam, dan kopra. Sebaliknya produk impor Indonesia dari Uni Eropa didominasi produk-produk industri seperti permesinan, peralatan telekomunikasi, suku cadang pesawat terbang, dan obat-obatan.

Dari sisi penanaman modal asing, nilai realisasi investasi Uni Eropa di Indonesia juga cenderung menurun. Pada 2014, nilai investasi Uni Eropa di Indonesia mencapai US$ 3,8 miliar, dan turun menjadi US$ 2,3 miliar pada 2015. Investasi Uni Eropa hanya menempati peringkat ke-4 terbesar bagi Indonesia.

Tom berharap IEU CEPA dapat menjadi pendorong untuk meningkatkan akses pasar, fasilitasi, dan kerja sama ekonomi di bidang perdagangan barang dan jasa, investasi, serta lainnya. IEU CEPA juga diharapkan dapat mengedepankan prinsip saling menghormati, saling percaya, dan saling menguntungkan. “IEU CEPA akan menjadi pendorong bagi peningkatan daya saing produk Indonesia di pasar Uni Eropa serta meningkatkan peran Indonesia dalam global value chain,” ujarnya. (TEMPO)

Nama Leo Messi Masuk Daftar Dokumen Panama Papers

Washington, Lensaberita.Net - Dokumen rahasia transaksi keuangan dan investasi para pesohor dunia diunggah oleh komunitas yang menamakan dirinya Panama Papers. Dalam dokumen itu mengatakan bahwa pesepakbola Barcelona, Lionel Messi, terlibat penggelapan pajak. Parahnya lagi hasil dari penggelapan pajak tersebut digunakan untuk membangun perusahaan fiktif di Panama, Uruguay dan Belize (sebuah negara di Amerika Tengah).


Messi dan sang ayah, Jorge Horacio, saat ini memang sedang memiliki masalah dengan pengadilan Spanyol. Penyebabnya karena La Pulga dan sang ayah yang sekaligus agen dari Messi didakwa menggelapkan pajak sebesar USD6,5 juta (Rp85,6 miliar). Penggelapan pajak tersebut dilakukan mulai 2007 hingga 2009 dengan modus antara lain menyembunyikan pemasukan total Messi dari berbagai kegiatan komersial dan sponsor. Sidang Messi dan ayahnya baru akan dilakukan pada 31 Mei 2016.

Menurut laporan Panama Papers, Senin (4/4/2016), Messi dan sang ayah membangun perusahaan fiktif bernama Mega Star Enterprises yang berdomisili di Panama. Menurut dokumen Firma Hukum, Mossack Fonseca, yang sudah bocor, Mega Star Enterprises dibangun pada 13 Juni 2013. Messi dan ayahnya menggunakan Mossack Fonseca untuk mengurusi dokumen dan keuangan perusahaan fiktif itu demi menyembunyikan harta mereka dari kewajiban membayar pajak.

Seperti diberitakan oleh The Guardian, Jorge bahkan telah mengeluarkan uang sebesar lima juta euro atau sekira Rp75 miliar pada Agustus 2013 untuk investasi perusahaan tersebut. Menurut Panama Papers, Messi bahkan setidaknya menandatangani satu dokumen sebelum akhirnya semua tanda tangan diambil oleh sang ayah.

The Guardian mengaku sempat menghubungi Messi dan sang ayah untuk mendapatkan informasi mengenai berita dari Panama Papers. Namun tak ada jawaban dari Messi sementara sang ayah enggan berkomentar kepada Konsorsium Jurnalis Invenstigasi Internasional.

Sumber : bbc