BeritaSeo: Politik

Ahok Jadi Rebutan Ibu-Ibu Berfoto di Balai Kartini

Ahok Jadi Rebutan Ibu-Ibu Berfoto di Balai Kartini

http://sakuratoto2.com/home/register/65873687040

BERITAHANGAT5 - Daya tarik Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok masih mampu memikat kaum perempuan, khususnya ibu-ibu. Beberapa hari belakangan ini bakal calon petahana Pilkada DKI Jakarta itu diterpa isu tidak enak.

Saat menghadiri HUT ke-80 politikus senior PDIP Sabam Sirait, Ahok menjadi primadona di kalangan ibu-ibu. Dia bahkan menjadi sasaran foto ibu-ibu sepanjang jalan keluar dari gedung.

Sambutan meriah sudah terlihat saat Ahok tiba di Balai Kartini, Jakarta. Begitu pula saat memberikan kesan dan pesan untuk Sabam, pun tak jarang tepuk tangan bergemuruh.

Selesai acara, para hadirin yang didominasi ibu-ibu itu sudah maju ke barisan paling depan. Satu per satu mereka menghampiri Ahok untuk mengambil gambar melalui kamera ponsel mereka.

Hal itu, berlangsung dari barisan depan hingga menuju pintu keluar ruangan acara. Para ajudan dibantu Brigade PDIP kewalahan mengatur warga yang ingin berfoto.

Tepat di depan pintu, sudah ada Ruhut Sitompul yang memang mendampingi Ahok sejak awal acara. Kini, Ruhut menjadi pemandu foto Ahok. Setiap warga yang ingin berfoto harus melalui persetujuan Ruhut.

"Yang ini Pak Ahok. Nah sama saya juga," kata Ruhut, Sabtu (15/10/2016).

Kondisi sempat memanas saat para ibu, Brigade PDIP dan awak media secara bersamaan mendekati Ahok. Aksi saling dorong pun tak terhindarkan.

Sampai akhirnya, Ahok diarahkan menuju mobil Kijang Inova hitam yang ditumpanginya. Saat melintasi lobi, Ahok sempat membuka kaca dan melambaikan tangan kepada para undangan yang sedang menunggu mobil.


Taman di depan Balai Kota DKI Jakarta yang rusak akibat demo, Jumat 14 Oktober lalu, kembali dirapikan.

Beberapa orang yang mengaku relawan pendukung pasangan calon gubernur Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok dan Djarot Saiful Hidayat bergotong royong merapikan taman tersebut.

Tampak Wakil Gubernur DKI Djarot Saiful turut serta memimpin kegiatan tersebut.

Relawan itu bergegas membantu petugas Dinas Pertamanan dan Pemakaman DKI Jakarta. Mereka turut serta menurunkan bibit tanaman baru dan membantu menanamnya di taman yang rusak itu.

Sepintas, relawan ini tampak seperti masyarakat biasa yang berolahraga dan membantu petugas Dinas Pertamanan dan Pemakaman.

Jika tanpa baju putih-putih, para relawan ini tak dapat dibedakan dengan warga lain yang juga melintas di sekitar lokasi.

Sumber: www.beritahangat5.com

Perang Jokowi untuk Pungli

Perang Jokowi untuk Pungli

http://sakuratoto2.com/home/register/65873687040

BERITAHANGAT5 - Presiden Joko Widodo bergegas menuju kantor Kementerian Perhubungan. Wajahnya serius. Meski di sampingnya ada Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian, keduanya tak banyak berbincang.

Jokowi dan Tito meninggalkan Istana Kepresidenan tak lama setelah rapat soal reformasi hukum bubar. Keduanya langsung meluncur ke kantor Kementerian Perhubungan, yang lokasinya tak jauh dari Istana.

"Baru saja, sudah kejadian seperti ini," kata Jokowi setelah tiba di kantor Kemenhub.

Yang dimaksudkan Jokowi adalah peluncuran Operasi Pemberantasan Pungli (OPP), yang langsung disambut dengan peristiwa operasi tangkap tangan (OTT) pungutan liar (pungli) di Kemenhub.

Jokowi memang baru saja meluncurkan OPP. Selang berapa menit, dia mendapat laporan dari Kapolri ada OTT pungli di Kemenhub.

Satgas gabungan Mabes Polri dan Polda Metro Jaya menggeledah sejumlah ruangan di lantai 6 dan 12 Kemenhub, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Selasa sore. Penggeledahan ini terkait adanya pungli.

Kapolda Metro Jaya Irjen M Iriawan mengatakan, lantai 6 adalah perhubungan darat, sementara lantai 12 adalah perhubungan laut. "Sekarang lagi digeledah yang lantai 6 dan 12," ujar Iriawan di Kantor Kemenhub.

Pungli Berjamaah


Dalam penggeledahan ini, satgas gabungan berhasil menangkap tangan enam pegawai Kemenhub yang melakukan pungli senilai Rp 34 juta di lantai 6, dan Rp 61 juta di lantai 12.

"OTT di lantai 6, ada 152 pelayanan di loket Direktorat Laut. Dari situ kita kembangkan ada aliran dana ke lantai 12 ke ruang Kasi, Kasudin," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Awi Setiyono.

Enam orang tersebut terdiri atas dua PNS yang merupakan staf Kemenhub golongan 2D, satu orang dari pihak swasta, dan tiga orang tenaga honorer.

"Barbuk (barang bukti) Rp 34 juta lantai 6 langsung dari tangan petugas dan calo. Lantai 12 ada Rp 61 juta tunai, tabungan Rp 1 miliar," ucap Awi.

"Uang mengalir ke Kasi dan Kasudin. Inisial AR, AD, D, T, N, M. Uang yang kita tangkap tertulis uang untuk siapa untuk siapa," ucap Awi.

OTT kali ini merupakan hasil penelusuran satgas selama satu bulan, yang berasal dari laporan masyarakat.

"Ada PT KSM 4 urus izin buku pelaut, PT SBI Kelautan urus stempel buku pelaut, ada 35 siswa harusnya selesai online," ujar Awi

Menurut Kapolri Tito, OTT ini terkait dengan pungli perizinan. "Pungli mengenai perizinan kapal, menyangkut nelayan dan lain-lain," kata Tito yang datang ke lokasi bersama Jokowi.

"Ada barang buktinya," lanjut Tito.

Tangkap dan Pecat


Terkait OTT ini, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menyatakan, sejak dilantik dia telah menekankan kepada jajarannya agar memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dan stakeholder terkait. Dia juga menekankan agar tidak ada praktik pungli di lembaganya.

"Satu bulan menjabat sebagai Menhub, saya mendapatkan berbagai laporan indikasi pungli di internal kementerian, khususnya di bidang pelayanan perizinan," ujar Budi Karya dalam keterangan tertulisnya, Selasa.

Budi pun meminta aparat kepolisian berperan aktif dalam kasus dugaan pungli perizinan ini. "Kami menemukan fakta-fakta awal dan kemudian disampaikan ke pihak Kepolisian, untuk melakukan investigasi hingga diperoleh bukti kuat dan terjadi operasi tangkap tangan di unit perizinan," tutur dia.

Sebagai orang yang paling bertanggung jawab di Kemenhub, Budi mengapresiasi atas respons cepat polisi dengan melakukan OTT di kantornya. Ia berharap, terbongkarnya kasus tersebut memberi efek jera pada oknum-oknum yang bermain.

"Saya meminta kepada seluruh jajaran Kemenhub untuk segera menghentikan praktik KKN di semua tingkatan, dan menjadikan ini momentum introspeksi agar institusi ini benar-benar menjalankan tugas sebagai pelayan publik yang berintegritas," ujar Budi.

Presiden Jokowi sendiri geram dengan kejadian ini. Mantan Gubernur DKI Jakarta ini langsung memerintahkan Menteri PAN-RB Asman Abnur untuk memecat pihak-pihak yang diduga terlibat.

"Saya perintahkan Menpan, tangkap dan langsung pecat," tegas Jokowi. Ia juga menegaskan kepada seluruh kementerian atau lembaga agar menghentikan praktik pungli.

"Saya perlu peringatkan seluruh lembaga, seluruh instansi mulai sekarang ini, mulai setop yang namanya pungli. Hentikan yang namanya pungli, terutama terkait pelayanan kepada masyarakat. Setop, hentikan," Jokowi menegaskan.

Kapolri Melapor


Terkait kedatangan Jokowi ke lokasi OTT pungli, di mana jumlah uang yang berhasil disita terbilang sedikit bila dibandingkan dengan hasil tangkapan KPK, juru bicara Kepresidenan Johan Budi mengatakan, kedatangan Presiden ke lokasi bukan dalam konteks OTT.

Namun, Presiden ingin menegaskan harus ada perbaikan pelayanan publik yang dimulai dari pemberantasan pungli.

"Sebenarnya Presiden dalam konteks ini bukan melihat OTT-nya, tapi berangkat dari perbaikan pelayanan publik," kata Johan Budi.

Disebutkan, Jokowi kerap mendapat laporan dari masyarakat terkait pungli dalam pengurusan berbagai izin di kementerian/lembaga. Setelah rapat terbatas tentang pembahasan reformasi hukum, Presiden mendapat laporan ada penggeledahan terkait pungli izin di Kementerian Perhubungan.

"Tadi kebetulan selesai rapat terbatas yang membahas reformasi bidang hukum, Presiden mendapat laporan dari Kapolri bahwa telah terjadi penangkapan pelaku pungli dalam pengurusan izin di Kemenhub. Lalu Presiden melihat secara langsung ke TKP," jelas Johan.

Dengan begitu, ucap Johan, kehadiran Jokowi dalam kasus pungli kali ini bukan soal siapa yang tengah menjalankan operasi, siapa tersangka, atau berapa jumlah uang yang berhasil disita. Lebih dari itu, kedatangan Jokowi ke tempat OTT untuk menegaskan perbaikan pelayanan publik sudah dimulai.

"Jadi konteksnya adalah soal perbaikan pelayanan publik. Salah satu fokus yang dilakukan dalam reformasi hukum adalah menghilangkan pungli dan suap," kata Johan.

Sumber: www.beritahangat5.com

Patung Lilin Jokowi Kalahkan Hillary dan Trump di Madame Tussauds

Patung Lilin Jokowi Kalahkan Hillary dan Trump di Madame Tussauds 

http://sakuratoto2.com/home/register/65873687040

BERITAHANGAT5 - Presiden Joko Widodo atau Jokowi terpilih menjadi tokoh dunia yang paling diinginkan menjadi koleksi terbaru di Museum Madame Tussauds Hongkong. Bahkan, polling yang dilakukan kepada para pengunjung, Jokowi mengalahkan dua capres Amerika Serikat Donald Trump dan Hillary Clinton.

General Manager Museum Madame Tussauds, Jenny You, mengatakan setiap pengunjung yang datang ke museum mengisi survei. Salah satu pertanyaan yang muncul adalah siapa tokoh yang paling diinginkan hadir di Museum Madame Tussauds selanjutnya.

Dari survei terbuka yang dilakukan selama setahun itu, nama Jokowi menempati peringkat cukup tinggi. "Kami percaya Presiden Jokowi merupakan sosok yang unik dengan gaya kepemimpinan yang juga berbeda," kata Jenny di Istana Kepresidenan, Jakarta.

Setelah itu, pihaknya melakukan berbagai riset sampai akhirnya bisa bertemu langsung dengan Jokowi. Dari riset itulah diketahui gaya kepemimpinan Jokowi yang memang berbeda dengan pemimpin lainnya.

"Presiden sangat ramah, peduli terhadap rakyat miskin, dan sangat concern pada pemberantasan korupsi di Indonesia. Sehingga kami percaya Presiden Jokowi bisa bergabung dengan Museum Madame Tussauds dan menjadi keluarga baru pemimpin negara yang bisa ditemui di museum," jelas dia.

Sementara, Konsulat Jenderal Indonesia di Hongkong, Tri Tharyat, mengatakan posisi Jokowi merupakan tertinggi dalam kategori politisi dan pemimpin negara. Masuk dalam 20 besar, Jokowi bahkan mengalahkan Donald Trump dan Hillary Clinton.

"Presiden nomor 1. Jadi itu memang di-update terus oleh pihak museum, paling tinggi di antara itu beliau," kata Tri.

Dalam jajaran 20 teratas memang ada banyak tokoh dari berbagai bidang, termasuk artis dan olahragawan. Dirinya juga tidak tahu persis posisi Jokowi ada di peringkat berapa. Yang pasti perolehan suara Jokowi jauh di atas Trump dan Hillary.

"Saya enggak tahu persis, tapi dari Pak Jokowi sampai ke bawah masih ada beberapa, baru Donald Trump dan Hillary Clinton, masih ada beberapa nama lagi," pungkas Tri.


Kepala Divisi Hubungan Masyarakat (Kadiv Humas) Mabes Polri Irjen Pol Boy Rafli Amar mengatakan, penggeledahan di Kantor Kementerian Perhubungan (Kemenhub) dalam operasi pemberantasan pungli atas perintah Presiden Joko Widodo atau Jokowi. Perintah itu disampaikan langsung dari Jokowi kepada Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian.

"Memang ini perintah ya, instruksi Pak Presiden yang ditujukan kepada Bapak Kapolri. Jadi ya instruksi ini sudah disampaikan," ucap Boy Rafli di lokasi penggeledahan operasi tangkap tangan (OTT) di Kantor Kemenhub, Jakarta Pusat.

Boy melanjutkan, perintah langsung dijalankan dengan melakukan penyelidikan terkait dugaan-dugaan pungli di beberapa instansi pemerintah. Namun memang diawali dari Kantor Kemenhub.

"Dan langkah-langkah penyelidikan ini sudah dijalankan. Memang langkah penyelidikan awal berjalan di kantor kementerian Perhubungan," Boy menjelaskan.

"Jadi sebenarnya tidak hanya khusus di sini, oleh karena itu ini merupakan warning bagi semua berhati-hati, khususnya sektor pelayanan publik," ia menambahkan.

Sebelumnya, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menuturkan OTT di Kemenhub itu terkait kasus pungli perizinan di Direktorat Jenderal Perhubungan Laut dan Direktorat Jenderal Perhubungan Darat. Namun saat itu, Budi mengaku belum mengetahui secara pasti jumlah pegawainya yang ditangkap.

"Belum saya soal itu," dia menjelaskan.

Budi memastikan penangkapan ini merupakan bagian dari bersih-bersih yang dilakukan Kemenhub. Mantan Direktur Utama PT Angkasa Pura II itu berharap hal ini bisa memberikan efek jera, sehingga menutup celah korupsi di lingkungan kementerian yang dipimpinnya.

"Kami beri apresiasi ke jajaran Polri yang bongkar kasus ini. Saya harapkan ini bisa kasih efek jera," ujar Menhub Budi Karya.

Sumber: www.beritahangat5.com

Selidiki Perusahaan yang Merugi Akibat Kebijakan Menteri Susi

Selidiki Perusahaan yang Merugi Akibat Kebijakan Menteri Susi

http://sakuratoto2.com/home/register/65873687040

BERITAHANGAT5 - Menteri Kelautan dan Perikanan (MKP) Susi Pudjiastuti mengaku pemerintah terus mencari tahu tentang salah satu perusahaan yang tercatat di Bursa Saham Nasdaq yang mengaku rugi akibat kebijakan yang diambilnya.

Penyelidikan berlangsung karena perusahaan dengan nama Pingtan ini mengaku rugi atas kebijakan yang dikeluarkan pemerintah di sektor kelautan dan perikanan.

Namun demikian, hingga saat ini pemerintah belum memastikan perusahaan  yang terafilisasi dengan Pingtan. Demikian pula, pemerintah terus mencari perusahaan yang terkait dengan Pingtan tersebut.

"Kita belum tahu pasti yang mana langsung terindikasi," kata dia dalam konferensi pers mengenai perkembangan sektor kelautan dan perikanan di Kantor Pusat Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Jakarta, Rabu (5/10/2016).

Susi mengatakan, jika benar Pingtan merasa rugi atas kebijakan pemerintah Indonesia maka harus memberikan keterangan yang jelas. Perusahaan harus bisa membuktikan kerugian yang terjadi.

"Pingtan perusahaan yang listing di Nasdaq, dan Amerika akan membantu kita untuk menyusul sampai ke sana. Kalau misalnya PHK bukti PHK-nya, kalau 8.000 ton omzet ekspor dari mana, itu harus ada jangan bilang angka-angka tanpa bukti," tegas Susi.

Lebih lanjut, Susi menegaskan, jika pelaku usaha tidak terima atas kebijakan yang dia keluarkan, maka mereka bisa membawanya ke meja hijau.

"Dari dulu saya bilang, kalau Anda tidak terima silahkan tentukan pengadilan," tambah dia.

Susi mengatakan, kebijakan yang telah dikeluarkan pemerintah semata untuk mendorong sektor perikanan. Sebagai contoh, sebelum ada pelarangan bongkar muat di laut (transhipment) pelabuhan di Maluku sangat sepi.

"Gubernur Maluku punya 13 pelabuhan sebelum moratorium dan pelarangan transhipment tidak pernah lihat kapal. Nyamuk saja tidak datang kata Pak Gubernur karena nggak ada orang," tandas dia.


Menteri Kelautan dan Perikanan (MKP) Susi Pudjiastuti mengaku geram. Bagaimana tidak, langkah dia untuk mengubah Pasar Ikan Muara Baru Jakarta menjadi lebih modern tak berjalan mulus.

Dia mengatakan, langkahnya untuk membuat pasar modern ini dihambat sejumlah pengusaha nakal. Langkah yang dilakukan pengusaha tersebut sampai membuat selebaran yang memberikan informasi tidak benar.

"Rencana pemerintah untuk membuat pasar modern dan menata ulang tata kelola Muara Baru ada yang protes, membuat selebaran yang tidak benar," kata dia dalam acara konferensi pers mengenai perkembangan sektor kelautan dan perikanan di Kantor Pusat Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Jakarta, Rabu (5/10/2016).

Susi melanjutkan, setelah diperiksa ternyata para pengusaha tersebut merupakan oknum-oknum pemilik kapal asing.

"Ternyata mereka ini adalah pelaku, pemilik kapal dari Thailand," imbuh Susi.

Bukan hanya itu, pengusaha itu juga ada yang menguasai lahan-lahan di Muara Baru. Dari situ, para pengusaha menarik sejumlah biaya untuk sewa.

Susi meminta, aksi protes ini tidak diikuti oleh pengusaha lain. Dia berharap langkah pemerintah membangun sektor kelautan dan perikanan mendapat dukungan semua pihak.

"Saya mohon untuk yang lain tidak mengikuti. Pemerintah ingin membangun untuk kebaikan semua. Dulu selama bertahun-tahun pemerintah tidak mendapatkan apapun juga dan tidak bisa menata kelola Muara Baru. Ribuan jompo berdempet di tempat kumuh, dan mereka membayar sangat mahal lapaknya kepada pengusaha," tukas dia.

Sumber: www.beritahangat5.com

Rumah Susun Dibuat dari Sampah Plastik dan Botol Ahok Marah

Rumah Susun Dibuat dari Sampah Plastik dan Botol Ahok Marah

http://sakuratoto2.com/home/register/65873687040

BERITAHANGAT5 - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok marah besar. Sebab, pengerjaan rumah susun yang ada di Tambora, Jakarta Barat, tak sesuai prosedur. Apalagi, bangunan baru itu bobrok. Bahkan, tembok pembatas goyang hanya disentuh dengan tangan.

"Saya ngotot sampai dimaki-maki orang, supaya orang bisa punya rumah susun yang baik. Itu dirusak oleh otak yang mau nyolong seperti ini. Marah saya," ujar Ahok saat rapat dengan jajarannya seperti dilansir dari akun YouTube Pemprov DKI Jakarta.

Dalam rapat itu, Ahok memutarkan video saat mengecek bangunan di Rusun Tambora. Di sana terlihat tembok dan tangga yang terbuat dari semen bercampur sampah plastik dan botol.

"Kayak gini, Bapak teruskan kontraktor seperti ini? Kalau bangunan (goyang) seperti ini Bapak takut enggak? Ini sudah kayak gini mau ditutupin lagi ini? Ada sampah plastik, botol. Bapak mau itu roboh?" tanya Ahok.

Ahok pun meminta kepada Kepala Dinas Perumahan dan Gedung Pemerintahan DKI Jakarta, Arifin, untuk memutus kerja sama dengan kontraktor dan konsultan rumah susun. "Kasih surat ke asosiasi konsultan Indonesia, suruh blacklist itu konsultan. Atau kita proses ke hukum ini," ujar Ahok.

Ahok pun bertanya pada Arifin, mengapa kontraktor kecil diloloskan dalam tender proyek pembangunan rumah susun.

"Itu konsultan kita enggak beres, mainnya apa? Kasih yang kecil-kecil menang. Itu kalau sudah dicor, sudah enggak bisa lagi diperbaiki. Saya kira kita harus periksa, semua inspektorat harus diperiksa semua. Bila perlu kita setop (kerja sama)," tandas Ahok.

Ahok pun memerintahkan agar Rusun di Tambora dibongkar dan harus dibangun kembali dari awal. Hal ini dilakukan untuk mencegah terjadinya korban jiwa jika rusun itu ditempati.

Sementara Arifin mengatakan pada Ahok, jika pihaknya sudah memberikan teguran pada kontraktor itu. Dia pun mengoreksi Ahok jika video yang ditayangkan bukan di Rusun Tambora, tapi di Cakung Barat. Sementara Rusun Tambora adalah proyek tahun 2013-2015 dan sudah ditempati oleh warga DKI.

"Kemarin sudah adakan rapat pertemuan dengan seluruh konsultan dan pengembang dari paparan mereka belum sepenuhnya memberikan kepuasan kepada kami," ujar dia.

Kontraktor, kata Arifin, sudah bersedia melakukan perbaikan.


Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok tertawa saat mendengar calon gubernur Anies Baswedan mengatakan bahwa sungai di Jakarta bersih karena kerja gubernur sebelumnya, Fauzi Bowo atau Foke. Ahok pun meminta agar Anies mencari kebenarannya di mesin pencari Google.

"Sebenarnya, Pak Anies kalau mau lebih rajin, cari di Google saja. Ada orang kirim ke saya, iseng gitu ya (ketik di search Google) 'sungai bersih karena Foke'. Tapi langsung ditulis (dibenarkan Google) did you mean: sungai bersih karena Ahok. Itu Google, loh," ucap Ahok sambil tertawa, di Balai Kota Jakarta.

Perkataan Ahok dengan mengetik di kolom pencari google.com (bukan google.co.id) dengan kalimat 'sungai bersih karena Foke'. Baik melalui komputer ataupun smartphone, Google pun memperbaiki dengan muncul kata di bawahnya, 'did you mean: sungai bersih karena Ahok'.

"Jadi sebetulnya, program JEDI (Jakarta Emergency Dredging Initiative) itu normalisasi sungai dari jaman Bang Yos, lalu bicara tanda tangannya di zaman Pak Foke, sama kayak MRT semua zamannya mereka. Tapi siapa yang eksekusi? Itu yang saya lakukan sama Pak Jokowi," ungkap Ahok.


Karenanya, Ahok menyebut Anies tidak mengerti apa-apa. Bahwa Jakarta bukan butuh sekadar program, tapi aksi nyata.

"Enggak butuh teori-teori. Kita harus eksekusi, kita harus tindakan nyata. Lalu Pak Anies juga mungkin karena dia bukan petahana, dia enggak ngerti. Bahwa bersihkan sungai, jaga sungai bersih dengan program JEDI ini, enggak ada hubungan. Program sungai bersih karena kita buat program PPSU, UPK Badan Air, dan ditungguin (kerjanya)," Ahok menandaskan.

Jakarta Emergency Dredging Initiative (JEDI) adalah proyek Bank Dunia yang bertugas untuk membenahi sistem drainase di Jakarta. Tujuannya adalah mengurangi dampak banjir tahunan di DKI melalui rehabilitasi dan pengerukan floodways, saluran air dan cekungan retensi, sesuai dengan standar praktik internasional.

Sumber: www.beritahangat5.com

Relawan Tempel Spanduk dan Stiker Ahok Robek

Relawan Tempel Spanduk dan Stiker Ahok Robek

http://sakuratoto2.com/home/register/65873687040

BERITAHANGAT5 - Calon petahana Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok tampaknya serius tidak terlalu aktif dalam kampanye, jika resmi ditetapkan menjadi peserta Pilkada DKI 2017. Tak tanggung-tanggung, dia pun tak akan menggunakan poster ataupun stiker.

Bukan hanya itu, dia juga akan menghalangi langkah relawan yang tetap memaksa. Bahkan, ia akan merobek poster dan stiker yang ditempel.

"Kamu tempel saya sobek. Ngapain kita kotorin Jakarta," ucap Ahok di kantornya, Jakarta, Senin (3/10/2016).

Ketika ditanya apakah juga akan merobek punya KPUD DKI? "Kalau punya KPU kan ada titiknya. Enak enggak bayar. Jadinya enggak akanlah," tandas Ahok.

Dia pun menuturkan tak akan kampanye di atas panggung dan menggunakan artis. Meski demikian, semuanya melihat partai nantinya.

"Panggung enggak, artis enggaklah. Kita lihat dululah, gimana partai. Tapi saya enggak suka kampanye naik panggung dari dulu," ungkap Ahok.

Hal ini pun menimbulkan pertanyaan, berapa dana yang akan dikeluarkan mantan Bupati Belitung Timur itu? Ahok menegaskan dananya minim. Ia mengungkapkan, dana yang dimilikinya hanya digunakan untuk membayar saksi. Totalnya sekitar Rp 5 miliar-10 miliar.

"Saya enggak tahu. Kalau kita enggak ada kampanye macem-macem, hanya bayar saksi gitu ya. Saya kira Rp 5-10 miliar cukup kali ya. Kan sebagian saksi juga ada yang enggak mau dibayar. Terus pelatihan juga. Kita minta partai yang keluar uang. Jadi mesti daftar ke partai. Dan nanti ke sana semua ketahuan, biayanya ketahuan," pungkas Ahok.


Calon gubernur DKI Jakarta petahana Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok berencana mencari dana kampanye dengan menjual tiket hiburan. Dia mengaku mendapat ide dari Presiden Amerika Serikat Barack Obama dalam mencari dana kampanye.

"Uang saya enggak cukup buat kampanye, jadi saya terinspirasi Obama," kata Ahok di Balai Kota Jakarta, Senin (10/3/2016).

Pada tahun 2008, Ahok menceritakan, dia pernah diundang ke Amerika dan melihat bagaimana Obama menggalang dana kampanye. Selama tiga minggu Ahok menjajal panggung hiburan yang dibuat Obama itu.

"Nah pas mau nonton, kita enggak kebagian tiket. Kita akhirnya nonton di luar. Jadi kalau yang mau masuk duduk di dalam, makan, segala macam, itu beli tiketnya. Ada tiketnya," ucap dia.

Dia yakin dengan cara ini dirinya akan mendapat banyak uang untuk bekal kampanye. Apalagi, kata mantan Bupati Belitung Timur itu, TemanAhok sudah pernah uji coba menggalang dana dengan membuka photobooth. Dari situ, mereka mendapat Rp 1,6 miliar.

Selain itu, TemanAhok juga berencana membuat acara makan malam berbayar dengan Ahok. Jika ada 40 warga Jakarta yang ingin makan malam bersama Ahok, dia wajib membayar Rp 50.000.

"Tapi saya bilang tunggu, tunggu rekening banknya resmi dulu ya," tandas Ahok.

Penggalangan dana itu, kata Ahok tidak hanya dilakukan oleh TemanAhok. Tapi dia juga akan turun ke lapangan.

"Siapa bilang saya enggak turun? Turun ke lapangan, Sabtu Minggu juga. (tapi) turun ke pasar, ke RPTRA, gue dibilang kampanye. Aku tegasin (sering turun) dibilang sombong. Kalau gue gak ngomong gitu bilang curi start," tutup Ahok.

Reaksi Agus SBY Diragukan Mampu Pimpin Jakarta

Reaksi Agus SBY Diragukan Mampu Pimpin Jakarta

http://sakuratoto2.com/home/register/65873687040

BERITAHANGAT5 - Agus Harimurti Yudhoyono atau AHY merupakan bakal calon gubernur (Bacagub) termuda di Pilkada DKI 2017. Putra sulung Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono atau SBY itu pun diragukan sejumlah pihak mampu memimpin Jakarta. Dia juga dianggap terlalu dini terlibat langsung dalam bursa Pilgub DKI.

Namun Agus menanggapi dengan santai keraguan-keraguan sejumlah pihak itu. Menurut dia, setiap orang pasti meniti karir dari bawah. Tidak ada seseorang pun yang tiba-tiba berpengalaman, pandai, dan cerdas begitu saja tanpa dimulai dari titik awal, apalagi tanpa mencoba dan berusaha.

"Semua orang punya titik awal. Usia muda itu relatif, bisa dibandingkan dengan politisi lain di dalam maupun luar negeri. Tingkat lokal maupun tingkat nasional. Jadi Insya Allah saya ingin terus belajar," ujar Agus di Jakarta.

Agus menyadari, langkahnya maju di Pilkada DKI 2017 ini merupakan awal dirinya terjun ke dalam dunia politik. Meski begitu, dirinya mengklaim telah memiliki sejumlah pengalaman di bidang kepemimpinan, meski bukan di dalam birokrasi pemerintahan. Apalagi dia bertahun-tahun juga telah memiliki pengalaman luar biasa di dunia militer.

"Jadi saya pikir kemantapan itulah yang lebih penting," kata suami Annisa Pohan itu.

Reaksi untuk Pembelot

Terpilihnya Agus sebagai kandidat cagub DKI yang diusung Partai Demokrat, PAN, PKB, dan PPP ini tak serta merta mendapat dukungan mulus dari internal partai. Terbukti, sejumlah politisi senior dari Partai Demokrat justru mendukung kandidat lain.

Seperti yang dilakukan Ruhut Sitompul dan Hayono Isman. Dua politisi senior Partai Demokrat itu justru mendukung pasangan petahana Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok dengan Djarot Saiful Hidayat yang diusung koalisi partai lain.

Agus menilai, sikap membelot seorang politisi dari kebijakan partainya merupakan hal yang wajar. Apalagi di negara demokrasi, sikap tersebut adalah hak politik mereka.

"Tiap orang pasti punya pandangan masing-masing. Ini demokrasi. Saya pikir kita hargai semua itu," tegas Agus.


Calon gubernur DKI Jakarta Agus Harimurti Yudhoyono meninggalkan karir militernya demi maju ke dunia politik. Dia menyatakan masuk ke ranah politik merupakan cara lain mengabdi untuk masyarakat dan tidak menanggalkan jiwa militer yang lekat dalam dirinya.

"Memori tidak akan hilang. Semalam saya aktif di Instagram. Sampai kapan pun jiwa saya tetap prajurit. sampai kapan pun itu tidak akan pernah hilang," tutur Agus dalam jumpa pers "Di Balik Keputusan Agus Yudhoyono" di Cibubur, Depok, Jawa Barat.

"Dari TNI pula saya belajar pengabdian bisa di mana saja. Tetapi dalam rasa yang cukup galau bisa dikatakan, saya terus memohon dan salat istikharah. Apakah ini jalan yang harus saya tempuh," lanjut dia.

Agus mengatakan, dalam dunia militer, dirinya pernah menjabat sebagai komandan batalyon dan terbiasa merasakan jatuh-bangun bersama anak buahnya. Kenangan itu bakal terus mengisi ingatan dan menjadi pengalaman mengesankan baginya.

"Kebersamaan dengan prajurit tidak akan pernah tergantikan. Jatuh bangun panas-panas semua. Satu sakit, semua sakit, satu happy semua happy," pungkas Agus.

Sumber: www.beritahangat5.com

Menjadi Juru Kampanye Ahok-Djarot ditolak oleh Risma

Menjadi Juru Kampanye Ahok-Djarot ditolak oleh Risma 

http://sakuratoto2.com/home/register/65873687040

BERITAHANGAT5 - Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini menyatakan dirinya menolak untuk dijadikan sebagai juru kampanye (jurkam) pasangan bakal calon Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dan Wakilnya Djarot Saiful Hidayat yang diusung PDIP dalam Pilkada 2017.

"Saya sudah sampaikan untuk tidak jadi jurkam di Jakarta, dan itu enggak bagus untuk semua saja kalau saya jadi jurkam. Itu misalkan ada kepala daerah yang bagus, nah dia yang kedua. Karena saya rasa warganya sudah mulai merasakan, maka kemudian saya sanggup untuk itu," kata Risma usai menghadiri Ngamen Anti Korupsi di Stasiun Gubeng Surabaya.

Risma juga mengakui dirinya tidak pandai dalam berkampanye. "Saya lihat ada yang bagus ingin terus dan saya juga waktu di Aceh saya ajari," kata dia.

Risma mengatakan dirinya hanya bisa memberi motivasi dan berbagi pengalaman kepada calon kepala daerah agar dapat mengambil hati rakyat dengan bekerja sepenuhnya bekerja untuk daerah yang dipimpin.

"Jadi bukan saya merasa saya mampu bukan itu, tapi saya ngajari kalau kamu ingin jadi, kamu mulai sekarang dekati masyarakat, bukan nanti harus pakai uang. Kalau mau dekat dengan masyarakat enggak harus pakai uang, " tegas Risma.

Ia pun mencontohkan saat dirinya turun ke Aceh menemui para calon kepala daerah. Di sana Risma meminta para calon kepala daerah menebar pesona kepada masyarakat dengan melakukan kerja nyata.

Terkait dengan penugasan dirinya oleh DPP PDI Perjuangan untuk Pilkada DKI Jakarta, Risma menegaskan sejak awal dirinya sudah menolak.

"Kalau saya mau ya pasti jadi dan kalau saya menolak itu karena jabatan itu enggak boleh diminta. Saya enggak mau warga Jakarta terpecah belah juga, makanya jabatan itu harus ditolak, karena jabatan itu cobaan," ujar dia.


Mayor TNI Agus Harimurti Yudhoyono melepas keanggotaannya di TNI untuk ikut bersaing di Pilkada DKI Jakarta 2017. Usia karier militer yang baru menginjak 16 tahun membuat putra Susilo Bambang Yudhoyono itu tidak mendapatkan tunjangan pensiun dari TNI.

Panglima TNI Gatot Nurmatyo menjelaskan, dalam karier militer di TNI, ada dua tahapan ikatan dinas. Jika kedua tahapan tersebut terpenuhi, yakni dalam kurun waktu lewat dari 20 tahun, maka barulah yang bersangkutan bisa menerima tunjangan pensiun.

"Jadi mekanisme di TNI itu ada ikatan dinas 10 tahun. Sepuluh tahun pertama, kemudian ikatan dinas yang kedua. Jadi apabila ikatan dinas 10 tahun kedua, maka dia mengundurkan diri, dia bisa mendapatkan pensiun. Tapi kalau ikatan dinas pertama sudah mengundurkan diri, dia tidak dapat pensiun," tutur Gatot saat konferensi pers di Mabes TNI Cilangkap, Jakarta Timur.

"Mayor Agus sudah mengajukan pengunduran diri. Bukan diberhentikan, tapi pengunduran diri karena untuk mengikuti pilkada. Sehingga, karena angkatan 2000, sudah 16 tahun (kariernya)," kata dia.

Namun, dia menyatakan tidak ada kompensasi yang diberikan kepada Mayor Agus usai pengunduran dirinya. Pihaknya pun akan memberhentikan prajurit TNI itu dengan terhormat.

"Tidak ada kompensasi. Hanya tidak mendapat pensiun karena belum 20 tahun," pungkas Gatot.

Partai Demokrat, PPP, PAN, dan PKB resmi mengusung putra sulung Ketua Umum Partai Demokrat itu sebagai calon gubernur dalam Pilkada DKI Jakarta 2017. Agus berpasangan dengan Deputi Gubernur Bidang Pariwisata dan Budaya Pemprov DKI Jakarta Sylviana Murni.

Agus Harimurti Yudhoyono merupakan prajurit TNI berpangkat mayor dan saat ini bertugas sebagai Komandan Batalyon Infanteri Mekanis 203/Arya Kemuning. Karena dia maju dalam pilkada, maka dia harus mengundurkan diri dari TNI.

Sumber: www.beritahangat5.com

Alasan Hayono Isman Pilih Ahok Daripada Cagub Demokrat

Alasan Hayono Isman Pilih Ahok Daripada Cagub Demokrat

http://sakuratoto2.com/home/register/65873687040

BERITAHANGAT5 -  Anggota Dewan Pembina Partai Demokrat Hayono Isman mendukung calon petahana Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok dan Djarot Saiful Hidayat, untuk melanjutkan kepemimpinan di DKI Jakarta pada Pilkada 2017 nanti.

Ia berharap, Pilkada DKI Jakarta yang telah memunculkan tiga pasangan calon berlangsung lancar tanpa ada yang berusaha memecah belah menggunakan isu SARA.

"Anggota partai politik harus bisa mendidik masyarakat untuk memilih pemimpin dari kapasitas bukan dari etnis. Kalau pilih pemimpin berdasarkan SARA, bisa kacau negeri kita seperti Irak dan Suriah," kata Hayono di Posko Muda Mudi Ahok di Djakarta Teater, Jakarta Pusat, Sabtu (24/9/2016).

Hayono juga meminta masyarakat Ibu Kota bisa membedakan antara kehidupan beragama dan kehidupan pemerintahan.

"Karena saya Muslim jelas menolak diimami Basuki Tjahaja Purnama saat menjalankan ritual agama. Tapi kalau dalam pemerintahan, saya pilih Ahok karena dia membangun Jakarta dari hati untuk masyarakat," ujar dia.

Hayono menyatakan, secara pribadi mendukung Ahok dalam Pilkada DKI Jakarta 2017. Ia menilai Ahok pantas diberi kesempatan satu periode lagi untuk menyempurnakan program-programnya.

"Wajar kalau seseorang tidak bisa memuaskan semua kalangan masyarakat, pasti ada yang kecewa. Tapi saya lihat program-program Ahok telah menunjukkan hasil. Kalau dulu di Kemang banjir bisa berhari-hari. Sekarang cuma semalam. Perbaikannya bertahap tapi menunjukkan hasil," tandas Hayono.


Persaingan panas di Pilkada DKI 2017 tampak cair saat pertemuan tiga pasangan cagub-cawagub DKI. Mereka bertemu sebelum menjalani tes kesehatan di Rumah Sakit Angkatan Laut (RSAL) Mintohardjo, Jakarta Pusat.

Cagub DKI Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok mengatakan, semua pasangan cagub-cawagub sempat berfoto selfie bareng.

"Sempet (bertemu). Kita selfie. Kita, Pak Anies twit, Pak Sandiaga twit. Bikin video biar dinaikin di medsos," tutur Ahok usai menjalani pemeriksaan kesehatan di RSAL Mintohardjo, Bendungan Hilir, Jakarta Pusat, Sabtu (24/9/2016).

Ahok menyebut, meski mereka rival dalam perebutan kursi DKI 1, hal itu tidak membuat suasana selalu panas. "Kenapa mesti lawan? Temen semua kok. Kamu kira main bola," ujar dia.

Senada dengan Ahok, cagub DKI muda usungan Partai Demokrat yakni Agus Harimurti Yudhoyono juga mengatakan, pertemuan mereka cukup baik dan ramah. Malahan, kondisi itu membuat dia berpikir bahwa keenam pasangan calon itu punya kesukaan yang sama, yaitu selfie.

"Kita seru banget. Kita kompak, kita hepi-hepi. Tadi selfie juga berenam. Sama-sama kayaknya semua suka selfie deh," kata Agus usai pemeriksaan.

Agus pun menyebut bahwa mereka tentu saling tukar bicara di dalam. Isi percakapan mereka lebih banyak seputar doa antar pasangan calon agar tetap sehat.

"Obrolan di dalam ya kita saling silaturahmi. Memberi selamat dan doa juga semoga sehat. Proses ini semua berjalan dengan sangat demokratis dan memberi ketenangan bagi semuanya. Bukan sebaliknya," Agus menandaskan.

Sumber: www.beritahangat5.com

Munculnya Nama Anies Sebagai CAGUB

Munculnya Nama Anies Sebagai CAGUB

http://sakuratoto2.com/home/register/65873687040

BERITAHANGAT5 - Koalisi Partai Gerindra dan PKS resmi mengusung Anies Baswedan dan Sandiaga Uno sebagai calon Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta.

Nama Anies mencuat 24 jam terakhir hingga akhirnya diumumkan menjadi cagub. Padahal sebelumnya nama Sandiaga lah yang digadang-gadang menjadi cagub dari Gerindra.

Meski demikian, ungkap Sandiaga, nama Anies tidak tiba-tiba muncul begitu saja. Dia terlebih dulu mengajak bicara Anies.

"Kita duduk tukar pikiran. Mas, apakah saya memiliki kemampuan untuk menawarkan perubahan di Jakarta. Katanya go for act. Sejak 15 November 2015, saya tuntas iklas menjalani proses ini selama 9 bulan. Kami butuh pemimpin baru, bukan hanya bangun fisik tapi juga mindset," ungkap Sandiaga.

Dia menambahkan, "kita nggak pernah bicara satu dua, kita bicara team work. Kita banyak bicara ekonomi dan infrastruktur. Kita komit akan tuntaskan pembangunan Jakarta 5 tahun ke depan."

Anies sendiri menyebut dirinya dan Sandiaga sebagai dwi tunggal. "Dua tapi 1. Semua kita kerjakan bersama. Jakarta milik bersama, bukan satu atau dua orang. Mulainya di kepemimpinannya," kata Anies Baswedan.


Nama Yusril Ihza Mahendra tidak diusung partai mana pun untuk maju sebagai calon gubernur DKI Jakarta 2017. Yusril pun mengucapkan terima kasih dan permohonan maafnya kepada seluruh pendukung karena tidak dapat maju sebagai penantang Ahok-Djarot.

"Saya mengucapkan ribuan terima kasih kepada warga masyarakat, terutama dari lapisan bawah yang telah memberikan dukungan kepada saya. Terima kasih juga saya sampaikan kepada para ulama, habaib, ustaz dan muballigh yang telah berusaha keras membantu saya. Juga kepada para relawan, politisi, aktivis, wartawan, tokoh-tokoh LSM dan semua kalangan yang dengan tulus ikhlas membantu saya dalam proses pencalonan gubernur DKI Jakarta yang lalu," tulis Yusril dalam keterangan tertulis di Jakarta, Jumat (23/9/2016).

"Bahwa upaya ini tidak berhasil, semuanya saya serahkan kepada kehendak Allah Yang Maha Kuasa. Saya dan keluarga serta teman-teman seperjuangan tetap sabar dan tabah menghadapinya," imbuh dia.

Menurut Yusril, perjuangan membangun demokrasi, menegakkan hukum dan keadilan, serta membangun ekonomi kerakyatan yang berkeadilan, serta menegakkan kedaulatan rakyat dan martabat bangsa dan negara masih jauh dan masih panjang. Ia mengajak untuk tetap sabar dalam berjuang, dengan mengorbankan apa saja yang perlu dikorbankan.

Politik, lanjut dia, bukanlah sebuah permainan kekuasaan dengan menonjolkan kepentingan sesaat. Tetapi sebuah pengabdian yang tulus kepada rakyat, bangsa dan negara untuk memajukannya.

"Saya ucapkan terima kasih atas segala bantuan, pengorbanan dan dukungan yang datang dari begitu banyak orang dalam proses pencalonan gubernur DKI Jakarta ini. Saya mohon maaf pula, jika saya telah mengecewakan para pendukung karena ketidakberhasilan saya maju sebagai calon. Saya memetik hikmah dan sekaligus introspeksi atas semua yang terjadi," ujar Yusril.

Yusril pun mengucapkan selamat kepada para pasangan calon yang diusung parpol-parpol nonpendukung Ahok-Djarot.

"Saya ucapkan selamat kepada pasangan Agus dan Sylviana dari 'Koalisi Cikeas' dan pasangan yang hari ini juga namanya akan diumumkan oleh Koalisi Gerindra dan PKS untuk bertarung dalam memenangkan Pilkada DKI Jakarta 2017," Yusril memungkas.

Sumber: www.beritahangat5.com

Agus Mundur dari TNI Maju di Pilgub DKI

Agus Mundur dari TNI Maju di Pilgub DKI

http://sakuratoto2.com/home/register/65873687040

BERITAHANGAT5 - Partai Demokrat, PAN, PPP, dan PKB resmi mengusung pasangan Agus Harimurti Yudhoyono dan Sylviana Murni menjadi bakal calon gubernur dan calon wakil gubernur di Pilkada DKI Jakarta‎ 2017.

Ketua Umum PPP Romahurmuziy mengatakan, setelah resmi dideklarasikan pukul 02.50 WIB tadi, Agus dan Sylviana akan segera mengundurkan diri dari jabatan dan pekerjaannya saat ini.

Agus Yudhoyono merupakan prajurit TNI berpangkat Mayor dan saat ini bertugas sebagai Komandan Batalyon Infanteri Mekanis 203/Arya Kemuning. Sementara, Sylviana Murni merupakan pejabat eselon I di Pemprov DKI Jakarta dan mengemban jabatan sebagai Deputi Gubernur bidang Pariwisata dab Kebudayaan.

"Mas Agus dan Ibu Sylviana akan berpamitan dengan atasan langsung, dan setelah itu akan menghadirkan diri ke warga DKI," ujar Ketum PPP Romahurmuziy dalam jumpa pers di Puri Cikeas, Bogor, Jumat (23/9/2016).

Romi menilai, dipilihnya Agus dan Sylviana karena masing-masing mempunyai kemampuan yang baik dari segi manajerial dan juga posisinya saat ini di bidang masing-masing.

"Agus dan Sylviana ini pasangan ideal dominasi militer lulusan dan dibantu Ibu Sylviana dari birokrat, sehingga dinilai kapasitasnya mumpuni," kata Romy.

Sementara itu, Wakil Ketua Umum Partai Demokrat Syarief Hasan mengatakan, Agus merupakan sosok yang memiliki kemampuan mumpuni untuk menjadi pemimpin di Ibu Kota.

"Menjadikan Jakarta merakyat itu dibutuhkan pemimpin yang bisa panutan untuk semua, seseorang yang memiliki wawasan dan kredibilitas luas,‎ itu dimiliki oleh Agus Harimurti," ujar dia.

Syarief menambahkan, pihaknya berharap pasangan Agus Yudhoyono-Sylviana bisa terpililh untuk mengalahkan pasangan petahana dan bisa menjadikan Jakarta lebih baik lagi.

"Untuk itu saudara-saudara mari kita mensyukuri nikmat ini, ini merupakan rahmat. Insya Allah menjadikan perubahan Jakarta untuk rakyat‎," Syarief menandaskan.


Pasangan Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta dari poros Cikeas Agus Yudhoyono dan Sylviana Murni, Jumat malam mendaftar ke KPU DKI Jakarta. Kehadirannya disambut Ketua KPU DKI Sumarno beserta jajarannya.

Dalam kesempatan itu, komisioner KPU mengecek berkas pencalonan pasangan tersebut. Setelah membacakan, akhirnya berkas Agus-Sylviana dinyatakan lengkap.

"Sudah lengkap dan benar terkait berkas pencalonan. Berkas persyaratan calon sampai tangal 29 September akan diperiksa kembali," ucap Sumarno, Jumat (23/9/2016) malam.

Sumarno juga memberitahukan agar pasangan tersebut hadir pada Sabtu besok di RS AL Mintoharjo untuk tes kesehatan. Sementara pada Minggu lusa akan ada tes narkoba di BNN.

"Besok tes kesehatan di RS AL Mintoharjo dan tes narkoba di BNN," pungkap Sumarno.

Sementara itu, dari seluruh calon, Sylviana satu-satunya calon perempuan. Meski demikian, dirinya tidak berkecil hati. Dia mengatakan tetap semangat untuk melawan pasangan lainnya di Pilkada DKI 2017.

"Semangat. Pokoknya tetap semangat," ucap Sylviana usai mendaftar di KPU DKI Jakarta.

Sumber: www.beritahangat5.com

Tunda Pengumuman Penantang Ahok-Djarot dari Poros Cikeas

Tunda Pengumuman Penantang Ahok-Djarot dari Poros Cikeas

http://sakuratoto2.com/home/register/65873687040

BERITAHANGAT5 - Koalisi poros baru yaitu Demokrat, PAN, PKB, dan PAN akhirnya sepakat untuk mengusung satu nama dalam Pilkada DKI Jakarta 2017.

Hal itu disampaikan Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar setelah ketua umum keempat partai kembali berkumpul di kediaman Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) di Puri Cikeas, Bogor, Jawa Barat.

"Satu pasangan calon dan kita tetap berkomunikasi dengan teman-teman Gerindra dan PKS agar calon yang disepakati empat partai ini bisa mendapatkan dukungan dari teman-teman Gerindra dan PKS," ungkap pria yang karib disapa Cak Imin itu di Puri Cikeas, Bogor, Kamis (22/9/2016).

Soal nama, koalisi poros baru masih bungkam. Cak Imin menyebut kalau malam ini koalisi terlebih dulu bertemu dengan calon yang akan mereka diusung.

"Kenapa baru kita bisa umumkan (nanti malam), karena nanti malam baru kita tanya calon itu bagaimana dan kayak apa, bertemu dengan Pak Romy (Romahurmuzy) dan Pak Zul (Zulkifli Hasan), dan semua intinya empat partai sepakat mengusung sendiri," Cak Imin menandaskan.

Senada dengan Cak Imin, Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan juga menyebut nama calon yang diusung akan diumumkan nanti malam.

"Jam 11 malam kira-kira. Yang empat (koalisi poros baru) sudah fix calonnya, mudah-mudahan bisa nanti malam," ujar Zulkifli.

Lalu, Ketua Umum PPP Romahurmuzy juga menegaskan kalau koalisi poros baru telah sepakat dengan satu nama cagub untuk pilkada Ibu Kota. Namun meski begitu, koalisi poros baru masih tetap membuka komunikasi dengan Gerindra dan PKS.

"Kan sudah sepakat mengusung calon, kita masih membuka komunikasi dengan Gerindra dan PKS, masih ada waktu lima jam sampai jam 23.00 WIB karena besok kita harus mendaftarkan," papar Romy.

"Karena itu berilah waktu lima jam ini untuk kita manyampaikan kepada Gerindra dan PKS, dan juga mereka berkonfirmasi satu sama lain, maka kita baru bisa ketemu ke teman-teman nanti malam jam 23.00 WIB," sambung dia.

Terkait dengan waktu pendaftaran, Romy menjelaskan kalau koalisi poros baru ini akan daftar ke KPUD DKI Jakarta besok.

"Besok sudah pasti akan didaftarkan. Yang pasti pasangan ini menarik, baru, dan melambangkan perspektif masa depan Jakarta," jelas Romy.

Sumber: www.beritahangat5.com

Boy Sadikin Dipanggil Megawati Terkait Pengunduran Dirinya

Boy Sadikin Dipanggil Megawati Terkait Pengunduran Dirinya

http://sakuratoto2.com/home/register/65873687040

BERITAHANGAT5 - Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri akan memanggil Boy Sadikin terkait pengunduran dirinya. Boy melayangkan surat pengunduran diri ke PDIP pada Rabu 21 September 2016 malam.

"Ini yang kedua dilakukan prosedur yang sama. Dipanggil ibu, suruh jelasin kenapa? Jadi tidak langsung otomatis keluar," kata Politikus PDIP Eva Kusuma Sundari ketika dihubungi di Jakarta, Kamis (22/9/2016).

Anggota Komisi XI DPR ini berujar, pengunduran diri Boy Sadikin bukanlah yang pertama kali. Boy, kata Eva pernah mengundurkan diri sebagai Ketua DPD PDIP DKI Jakarta. Ketika itu Megawati juga memanggilnya secara khusus.

"Iya disuruh jelasin piye, piye? (kenapa keluar)," ujar Eva.

Eva pun membenarkan jika pengunduran diri Boy karena kekecewaannya pada PDIP yang tetap mengusung Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok sebagai gubernur DKI Jakarta.

"Dia (Boy Sadikin) enggak mau Ahok, saklek," tandas Eva.

Saat pengunduran diri, Boy mengakui akan bergabung dengan Partai Gerindra untuk memenangkan Sandiaga Uno di Pilkada DKI 2017.

"Soal itu, Pak Sandi pernah bilang mau dijadiin ketua tim pemenangan. Tapi jadi anggota saja saya seneng. Tapi saya tegaskan, ini parpol yang melawan Ahok, ini kompak. Jadi lepaskan ego dan bersatu," ungkap Boy.

Boy menegaskan, dia tak mau menjadi ketua tim pemenangan Sandiaga Uno jika tak disetujui oleh partai lainnya.

"Jadi saya kalau jadi ketua tim itu harus juga disetujuin seluruh parpol, baru saya terima. Membantu itu kan bisa lewat luar tim, enggak perlu di dalam tim juga," ujar Boy.


Politikus Partai Nasdem Taufikulhadi meminta PDIP tidak merusak komunikasi politik yang telah dibangun oleh tiga partai pendukung Ahok terlebih dahulu. ‎ Ketiga partai tersebut yakni Nasdem, Hanura dan Golkar.

Pernyataan Taufikulhadi ini terkait keinginan PDIP mengambil alih posisi Ketua Tim Pemenangan Ahok di Pilkada DKI Jakarta 2017, yang saat ini dipimpin oleh politikus Golkar Nusron Wahid.

"Kalau PDIP ingin masuk, jangan rusak komunikasi yang sebelumnya sudah terbangun," kata Taufikulhadi di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (22/9/2016).

Jika PDIP ingin mengambil alih Ketua Pemenangan Ahok, Anggota Komisi III DPR ini meminta agar dibicarakan terlebih dahulu oleh seluruh parpol pendukung Ahok.

"Semua bisa dibicarakan. Siapapun yang pimpin tim ini tidak masalah asal dia mampu jaga komunikasi dengan baik. Komunikasi mungkin sedang terjadi sekarang," ucap Taufikulhadi.

Menurut dia, yang paling penting adalah seluruh partai politik pendukung Ahok dapat memenangkan mantan Bupati Belitung Timur itu dan Djarot.

"Kita bekerja bersama partai pendukung. Kalau kerja sama dituntut membuat tim yang solid bisa ajak kebersamaan. Siapapun kalau boleh memiliki cara berpikir itu. Kalau bentuk tim tapi tidak punya kemampuan membawa soliditas dan bersama tim itu akan sulit," tandas Taufikulhadi.

Sumber: www.beritahangat5.com

Risma Terbang ke Jakarta Jelang Pengumuman Cagub dari PDIP

Risma Terbang ke Jakarta Jelang Pengumuman Cagub dari PDIP

http://sakuratoto2.com/home/register/65873687040

BERITAHANGAT5 - Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) akan mengumumkan calon gubernur DKI Jakarta dan kepala daerah di seluruh Indonesia malam nanti. Pengumuman akan dilakukan di markas PDIP di Lenteng Agung, Jakarta Selatan.

Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini yang didorong ikut bursa pencalonan gubernur DKI Jakarta pun akan terbang ke Jakarta sore nanti, Selasa (20/9/2016).

Namun, kedatangan Risma ke Jakarta bukan untuk ke PDIP. Dia hanya transit dan akan meneruskan penerbangannya menuju Belitung.

"Ini mau ke Jakarta, aku mau ke Belitung, hanya transit di Jakarta," tutur Risma di Balai Kota Surabaya, Selasa (20/9/2016).

Lalu apakah Risma diundang untuk hadiri pengumuman calon kepala daerah PDIP?

"Dapat undangan apa, aku mau ke Belitung aku diundang KPK jadi pembicara di sana," kata Risma.

Risma pun kembali menegaskan bahwa dirinya ke Jakarta hanya transit untuk melanjutkan perjalanan ke Belitung. "Tidak tidak, aku hanya transit, ini susah cari koneksi pesawat, tak cocok-cocokan," ujar Risma.

Kemarin, Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto mengatakan partainya akan mengumumkan pasangan bakal calon gubernur dan wakil gubernur pada Selasa 20 September 2016 pukul 20.00 WIB.

"Pengumuman tersebut dilakukan dalam satu keserentakan dengan daerah lain guna menegaskan bahwa keseluruhan tahapan pilkada serentak tahun 2017 ditempatkan sebagai satu kesatuan proses kelembagaan kepartaian di dalam menyiapkan pemimpin sebagai salah satu fungsi utama Partai," ungkap Hasto.

Dengan pengumuman pasangan calon (paslon) secara serentak tersebut termasuk paslon DKI, lanjut dia, keseluruhan pasangan calon yang diusung PDI Perjuangan memiliki komitmen kuat untuk menampilkan wajah kerakyatan partai yang dilaksanakan untuk mewujudkan Indonesia lebih baik. Yakni Indonesia yang berdaulat, berdikari, dan berkepribadian.

"Seluruh tahapan sudah dilakukan secara sistemik, yang dimulai dengan uji kelayakan dan kepatutan, pemetaan politik, pelatihan manager kampanye, pelatihan TOT Saksi, dan sekolah para calon kepala daerah," papar Hasto.

Dia menegaskan dengan pengumuman secara serentak tersebut, maka seluruh infrastruktur partai menyatukan diri dengan nafas kehidupan rakyat guna menghadirkan wajah kekuasaan politik yang membangun peradaban.Hal ini pun menjawab semua teka-teki selama ini PDIP akan mengusung siapa dalam Pilkada DKI Jakarta 2017 mendatang.


Jelang deklarasi calon gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta dari PDIP, sejumlah warga yang mengaku sebagai relawan pendukung Tri Rismaharini tiba-tiba ramai di depan Gedung DPP PDIP, Menteng, Jakarta Pusat. Puluhan orang yang tergabung dalam kelompok Karisma, Pro Risma, Risma Hita Sude (Risma Kita Semua), dan Risma Dahsyat, meneriakkan yel-yel sebagai bentuk dukungan mereka pada Wali Kota Surabaya itu.

"Hidup Risma. Ganyang Ahok," teriak para relawan di tengah ramainya deru kendaraan di sepanjang Jalan Diponegoro, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (20/9/2016).

Koordinator Relawan Junianton Panjaitan mengatakan, aksi tersebut merupakan bentuk penyaluran aspirasi di detik-detik terakhir penentuan PDIP dalam mengusung calon gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta.

"Kita berdoa, menunggu, dan berharap keputusan Ketua Umum PDIP tidak salah. Kita ingin mengusung kader sendiri. Bukan kader lain. Bukan Ahok," tutur Junianton.

Menurut dia, Risma merupakan pilihan yang lebih baik dibandingkan calon petahana Basuki Tjahaja Purnana atau Ahok. "Risma kader PDIP. Dikenal pro rakyat dan banyak diisukan untuk Jakarta lebih baik," ujar dia.

Kendati, Junianton mengaku tetap akan mendukung apapun keputusan PDIP jika nantinya memilih Ahok menjadi calon gubernur DKI. Itu dikarenakan mereka optimis bahwa wakil yang akan bersanding dengan Ahok adalah Djarot Saiful Hidayat.

"Apapun yang diusung oleh Ibu Megawati kami tetap mendukung kebijakan partai. Tapi aspirasi kebijakan kami berharap Ibu Risma diusung. Kita tetap menerima keputusan nantinya walaupun Ahok. Kan nanti wakilnya tetap orang PDIP. Pak Djarot," kata Junianton.

Aksi itu pun memancing satuan keamanan Polsek Menteng. Mereka langsung bergegas menertibkan demonstrasi.

"Ada 60 petugas. Dari Polsek Menteng 30, dari Polres Jakpus 30," tutur Kanit Patroli Polsek Menteng Kompol Parulian Siregar di lokasi.

Mereka melakukan pengamanan secara persuasif agar tidak ada pihak yang emosi dan menjadikan situasi memanas.

"Untuk itu dimohon saudara kita ini tidak menyampaikan orasi lagi. Karena menurut ketentuan, penyampaian orasi hanya sampai 17.00 WIB. Kalau lewat akan kita lakukan persuasif agar saudara kita ini mau membubarkan diri," dia menandaskan.

Sementara itu, akibat aksi tersebut, lalu lintas di Jalan Diponegoro, Menteng mengarah ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusmo (RSCM) terpantau padat merayap.

Sumber: www.beritahangat5.com

Tinggalkan Rumah Megawati Ahok Tanpa Senyum

Tinggalkan Rumah Megawati Ahok Tanpa Senyum

http://sakuratoto2.com/home/register/65873687040

BERITAHANGAT5 - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok langsung pulang ke Balai Kota DKI Jakarta usai makan malam bersama Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri.

"Saya ke kantor mau pulang," ujar Ahok saat meninggalkan kediaman Megawati, Jalan Teuku Umar, Menteng, Selasa (20/9/2016). Tak ada senyum sama sekali di wajah Ahok saat keluar dari rumah Megawati. Bahkan, nada suaranya tinggi saat mengatakan akan kembali ke kantornya.

Ahok pulang tanpa menunggu pengumuman calon gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta yang dijadwalkan pada pukul 20.00 WIB.

"Tidak, saya mau pulang. Saya enggak tahu, tunggu pengumuman dulu," kata Ahok.

Ahok pun hingga saat ini tidak tahu apa keputusan Megawati terkait Pilkada DKI.

"Itu keputusan ada di tangan DPP dan ketum. Saya enggak tahu (keputusannya), tunggu pengumuman dulu," ujar Ahok.

Sementara, Djarot Saiful Hidayat juga keluar dari kediaman Megawati sekitar pukul 06.54 WIB. Wakil Gubernur DKI jakarta itu pun mengaku tidak tahu apa keputusan Megawati.

"Nanti jam delapan pengumuman DPP," ujar dia.

Lalu mengapa Ahok pulang ke Balai Kota?

"Ya nanti ya, nanti di DPP," jawab Djarot.


Tahapan Pilkada Serentak dimulai esok hari. Partai politik sudah mengambil ancang-ancang untuk mengumumkan pasangan calon yang diusung.

Sekretaris Kabinet Pramono Anung menegaskan pemerintah akan mengawal berjalannya demokrasi di Indonesia agar berjalan dengan baik. Tak terkecuali yang menjadi sorotan saat ini, yakni Pilkada DKI Jakarta.

"Sehingga dengan demikian karena demokrasi itu bukan persoalan etnisitas, bukan persoalan agama, bukan persoalan apapun, tapi ya siapa yang kemudian dipilih oleh rakyat," jelas Pramono di Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (20/9/2016).

Pramono mengatakan, biarkan masyarakat memilih sendiri sosok pemimpin yang terbaik di setiap daerah. Pramono pun menyoroti Pilkada DKI Jakarta. Dia berharap pertarungan memperebutkan jabatan DKI 1 ini diisi dengan gagasan dan ide. Bukan soal SARA.

"Pertarungannya adalah pertarungan gagasan, ide, program. Bukan lagi persoalan suka enggak suka atau persoalan hal yang berkaitan dengan SARA. Ini negara demokrasi, ini negara pluralisme, negara kesatuan Republik Indonesia," ujar Pramono.

Dirinya memastikan, pemerintah akan mengawal dengan baik proses pilkada di seluruh Indonesia.

"Kalau pemerintah menjamin pasti aman," pungkas Pramono.

Sumber: www.beritahangat5.com

Pasangan Ahok-Djarot Dideklarasikan Oleh PDIP

Pasangan Ahok-Djarot Dideklarasikan Oleh PDIP

http://sakuratoto2.com/home/register/65873687040

BERITAHANGAT5 - Teka teki siapa yang akan diusung Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) di Pilkada DKI Jakarta akan ditentukan, Selasa 20 September 2016. PDIP sudah resmi mengusung Djarot Saiful Hidayat sebagai bakal calon wakil gubernur (balon wagub) DKI Jakarta 2017.

Ketua DPP PDIP bidang Keanggotaan dan Organisasi, Djarot Saiful Hidayat mengungkapkan, pada Rabu besok partainya akan menggelar rapat khusus. Meski demikian, pria yang duduk sebagai Wakil Gubenur DKI itu, tak mengungkapkan kapan akan diselenggarakan rapat tersebut dan waktunya.

Terkait hal tersebut, Ketua DPP PDIP Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Andreas Hugo Pareira angkat bicara. Dia menuturkan rapat khusus itu, akan diadakan besok sore di kantor DPP PDIP.

"Besok sore di kantor DPP PDIP," ucap Andreas, Senin (19/9/2016).

Ketika ditanyakan kembali, tempatnya di Lenteng Agung, atau di Jalan Diponegoro, Jakarta Pusat, Andreas dengan tegas menjawab, "Besok sore jam 5 (17.00 WIB) di kantor DPP PDIP Diponegoro."

Deklarasi Pasangan Calon PDIP

Sementara Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto mengatakan partainya akan mengumumkan pasangan bakal calon gubernur dan wakil gubernur pada Selasa 20 September 2016 pukul 20.00 WIB. Pengumuman akan dilakukan di kantor Pusat DPP PDI Perjuangan Jalan Pangeran Diponegoro No. 58, Jakarta Pusat.

"Pengumuman tersebut dilakukan dalam satu keserentakan dengan daerah lain guna menegaskan bahwa keseluruhan tahapan pilkada serentak tahun 2017 ditempatkan sebagai satu kesatuan proses kelembagaan kepartaian di dalam menyiapkan pemimpin sebagai salah satu fungsi utama Partai," ungkap Hasto dalam keterangan tertulis yang diterima, di Jakarta, Senin (19/9/2016).

Dengan pengumuman pasangan calon (paslon) secara serentak tersebut termasuk paslon DKI, lanjut dia, keseluruhan pasangan calon yang diusung PDI Perjuangan memiliki komitmen kuat untuk menampilkan wajah kerakyatan partai yang dilaksanakan untuk mewujudkan Indonesia lebih baik. Yakni Indonesia yang berdaulat, berdikari, dan berkepribadian.

"Seluruh tahapan sudah dilakukan secara sistemik, yang dimulai dengan uji kelayakan dan kepatutan, pemetaan politik, pelatihan manager kampanye, pelatihan TOT Saksi, dan sekolah para calon kepala daerah," papar Hasto.

Dia menegaskan dengan pengumuman secara serentak tersebut, maka seluruh infrastruktur partai menyatukan diri dengan nafas kehidupan rakyat guna menghadirkan wajah kekuasaan politik yang membangun peradaban.Hal ini pun menjawab semua teka-teki selama ini PDIP akan mengusung siapa dalam Pilkada DKI Jakarta 2017 mendatang.

Sebelumnya, Ketua DPP PDIP Bidang Keorganisasian dan Keanggotaan, Djarot Saiful Hidayat, kemungkinan besar kandidat yang akan diumumkan untuk maju Pilkada DKI adalah duet Ahok-Djarot.

"Insya Allah Ahok-Djarot," ucap Djarot.

Sumber: www.beritahangat5.com

Jumpa Pers Luhut-Ahok Batal Soal Kelanjutan Reklamasi

Jumpa Pers Luhut-Ahok Batal Soal Kelanjutan Reklamasi

http://sakuratoto2.com/home/register/65873687040

BERITAHANGAT5 - Menteri Koordinator Maritim Luhut Binsar Pandjaitan, batal menggelar jumpa pers bersama Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok terkait kepastian kelanjutan mega proyek reklamasi Teluk Jakarta.

"Diberitahukan bahwa waktu pelaksanaan konferensi pers mengalami perubahan ditunda sampai pemberitahuan yang akan datang," kata Safii, dari Pusat Komunikasi Publik Kementerian ESDM, dalam keterangannya, Selasa (13/9/2016).

Hingga pukul 18.40, Ahok belum bergeser dari kantornya di Balai Kota DKI. Sebelumnya, jumpa pers terkait reklamasi akan dilaksanakan pada pukul 16.00 WIB di Ruang Damar Lantai 2 Gedung Heritage Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral, Jakarta Pusat. Kemudian jadwal juga sempat berubah menjadi pukul 17.30 WIB sebelum akhirnya dibatalkan.

Selasa tadi, Ahok menyatakan akan bertemu Luhut untuk membahas kelanjutan reklamasi Pulau G.

"Saya kira juga sama, Menko dulu (Rizal Ramli) memakai konferensi pers bilang stop. Yang ini (Luhut) pakai konferensi pers bilang terus. Saya enggak tahu," ucap mantan Bupati Belitung Timur itu.


Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok mengatakan, reklamasi teluk Jakarta yang kini bermasalah tetap akan dilanjutkan.

"Reklamasi semuanya lanjut," kata Ahok usai rapat terbatas bersama Presiden Jokowi dan sejumlah menteri Kabinet Kerja, di Kantor Presiden, Jakarta, Rabu (27/4/2016).

Kendati, Ahok menjelaskan, moratorium masih berlaku untuk menyamakan pemahaman hukum yang sebelumnya bertabrakan.

Presiden Jokowi, kata Ahok, juga akan mengeluarkan revisi Keppres, untuk menghindari pertikaian pada masa mendatang.

"‎Moratorium enam bulan ini untuk beresin mana yang pemahaman-pemahaman yang bertabrakan ini. Ini kelihatan tadi saran dari rapat Keppres juga akan direvisi, menyesuaikan dengan undang-undang yang baru keluar," tegas dia.

Pada kesempatan sama, Sekretaris Kabinet Pramono Anung mengatakan, selama moratorium reklamasi, Jokowi memerintahkan Bappenas membuat master plan.

"Presiden telah memberikan arahan sekaligus meminta Bappenas, selama moratorium 6 bulan ini untuk menyelesaikan planning besarnya, antara Garuda proyek tadi atau NCICD dengan terintegrasinya reklamasi yang 17 pulau," Pramono menandaskan.

Sumber: www.beritahangat5.com

Pasangan Cagub-Cawagub DKI Jakarta 15 September

Pasangan Cagub-Cawagub DKI Jakarta 15 September

http://sakuratoto2.com/home/register/65873687040

BERITAHANGAT5 - Partai Demokrat sampai sejauh ini belum juga mengumumkan siapa jagonya yang akan maju dalam gelaran Pilkada DKI Jakarta 2017. Beberapa nama bakal calon diakui masuk dan sudal melewati penjaringan atau fit and proper test partai.

Ketua DPD Partai Demokrat DKI Jakarta Nachrowi Ramli mengatakan, jika tidak ada rintangan, partainya akan mendeklarasikan nama pasangan calon gubernur (cagub) dan calon wakil gubernur (cawagub) pada 15 September 2016.

"Mudah-mudahan tanggal 15 nanti majelis rapat dan di sana ditetapkan siapa calon gubernur dan wakil gubernur yang diusung dan didukung oleh Partai Demokrat. Kita lagi jalin koalisi. Basic-nya koalisi kekeluargaan," kata Nahrowi di Jakarta, Sabtu (10/9/2016).

Menurut dia, Partai Demokrat tidak mau terburu-buru atau gegabah soal mendeklarasikan nama pasangan calon. Saat ini Partai Demokrat masih memantau elektabilitas, popularitas dan rekam jejak dari nama-nama bakal calon gubernur dan wakil gubernur yang muncul.

"Kami punya aturan, bahwa ditetapkan majelis tinggi. Semua data, perkembangan sudah kita laporkan ke majelis tinggi. Kita juga menunggu kesiapan majelis tinggi dan juga hasil survei untuk mencari pemimpin Jakarta yang sayang sama Jakarta sehingga tidak bisa dilakukan terburu-buru," tutur Nachrowi.


Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini mengaku telah mendapatkan restu dari Ketua Umum Partai Demokrasi Perjuangan Indonesia (PDIP) Megawati Soekarnoputri untuk tetap memimpin Kota Surabaya dan tidak akan maju ke pilgub DKI Jakarta.

"Saya sudah meminta ke Bu Mega untuk tidak ke Jakarta. Dan Bu Mega sudah merestui bahwa saya tetap nomer dua." tutur Wali kita yang karib disapa Risma kepada wartawan di ruang kerjanya di Balai Kota Surabaya.

Risma mengatakan bahwa yang dimaksud nomor dua itu adalah tetap menjadi Wali Kota Surabaya. Namun dirinya juga tidak bisa berbuat apa-apa jika seandainya Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri memilihnya untuk maju ke pilgub DKI Jakarta.

"Kalau nantinya ada perubahan dan saya ditunjuk. Itu namanya takdir. Dan itu hanya Tuhan yang bisa mengubah," kata Risma.

Risma menegaskan bahwa dirinya akan tetap memberikan informasi tentang maju tidaknya pada Pilkada DKI Jakarta. "Saya masih aktif melakukan komunikasi dengan bu Megawati. Tetapi, komunikasi itu bukan membicarakan soal politik, melainkan isu-isu di luar politik, seperti tata kota, pendidikan dan sebagainya," ujar Risma.

Sumber: www.beritahangat5.com

Komjen Budi Gunawan Dilantik Menjadi Kepala BIN

Komjen Budi Gunawan Dilantik Menjadi Kepala BIN

http://sakuratoto2.com/home/register/65873687040

BERITAHANGAT5 - Presiden Jokowi melantik Komjen Pol Budi Gunawan sebagai Kepala Badan Intelijen Negara di Istana Negara. Para Menteri Kabinet Kerja dan Kepala Lembaga turut hadir dalam pelantikan itu.

Dalam pelantikan itu, Budi Gunawan pun bersumpah kepada Allah bahwa akan setia kepada NKRI yang berdasarkan Pancasila dan UUD 1945. Di hadapan Presiden Jokowi pun, pria yang karib disapa BG itu juga berjanji akan menjunjung tinggi hak asasi manusia, demokrasi dan hukum.

"Bahwa saya akan menjalankan tugas dan wewenang pada jabatan saya dengan sungguh-sungguh, seksama, objektif, berani dan profesional," ujar BG menirukan ucapan Jokowi, Jumat (9/9/2016).

Mantan Wakapolri itu juga bersumpah akan menjunjung tinggi kode etik intelijen negara di setiap tempat, waktu dan dalam keadaan bagaimanapun juga.

"Bahwa saya pantang menyerah dalam menjalankan segala tugas dan kewajiban jabatan. Bahwa saya akan memegang teguh segala rahasia intelijen negara dalam keadaan bagaimanapun," ujar BG.

Dalam acara pelantikan itu, hadir pula Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri. Selain itu, mantan Kepala BIN Sutiyoso juga tampak hadir.


Kapolri Jenderal Tito Karnavian belum mau mengungkapkan sosok pengganti Komjen Pol Budi Gunawan sebagai Wakapolri. Tito baru akan membicarakan itu setelah pelantikan Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) dilakukan.

"Saya ingin mengumumkan setelah proses pemilihan Kepala BIN sah dan dilantik oleh Presiden. Kalau sudah resmi menjadi Kepala BIN, Pak Budi Gunawan kan sudah tidak menjabat lagi sebagai Wakapolri, barulah kita bisa menentukan penggantinya," jelas Tito di Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (9/9/2016).

Tito juga belum mau membocorkan sosok para kandidat Wakapolri, termasuk berapa tahap penilaian yang akan dilalui serta konsultasi dengan Presiden Joko Widodo atau Jokowi.

"Saya enggak berani mengatakan sekarang, itu hak prerogatif Kapolri setelah berkonsultasi dengan Presiden," imbuh dia.

Tito memastikan kandidat yang masuk dalam radarnya adalah para perwira tinggi kepolisian berbintang tiga. Tinggal dipertimbangkan dari aspek kemampuan, kepangkatan, senioritas, dan beberapa aspek lainnya.

"Kita senioritas tidak berdasarkan umur, bukan berdasarkan angkatan, tapi berdasarkan pangkat. Itu di Polri, di TNI dan Polri sama. Jadi senioritas diukur dari kepangkatan, yang kedua dari level jabatan, kalau nanti pangkat sama, jabatan sama, baru nanti diukur senioritas lulus Akpol tahun berapa. Kalau masih sama, mungkin dari segi usianya," Tito memungkas.

Sumber: www.beritahangat5.com

SBY Pimpin Langsung Tim Juru Bicara Demokrat

SBY Pimpin Langsung Tim Juru Bicara Demokrat

http://sakuratoto2.com/home/register/65873687040

Jakarta - Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengambil alih posisi Juru Bicara Partai, yang sebelumnya dipegang Ruhut Sitompul. Ruhut dicopot dari jabatan juru bicara, lantaran dianggap sering berseberangan menyampaikan pendapatnya ke publik.

"Berkaitan dengan pernyataan kembali kepengurusan ke depan, tim jubir akan langsung dipimpin Pak SBY," kata Ruhut Sitompul dalam jumpa pers di ruang Fraksi Demokrat, Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (22/8/2016).

Ruhut mengatakan, SBY memintanya untuk fokus terhadap tugas dan fungsinya sebagai anggota Komisi III DPR serta di bidang Polhukam DPP Parta Demokrat.

Dia menambahkan, SBY berharap dia tetap kritis dan aktif sesuai sikap dan kebijakan Demokrat.

Ruhut mengatakan, ‎hal-hal yang menyangkut internal Partai Demokrat kini bisa langsung dikonfirmasi ke SBY maupun Sekjen Partai Demokrat dan tidak kepada dirinya.

"Jika ingin ada yang ingin dikonfirmasikan, agar langsung hubungi ketum, sekjen dan ketua fraksi. Bapak terangkan, kalau ada apa-apa langsung telepon beliau, sekjen atau ketua fraksi," tandas Ruhut.


Ruhut Sitompul diberhentikan jadi juru bicara Partai Demokrat. Namun, belum diketahui apa alasan pemecatan terhadap pria yang dikenal dengan panggilan Bang Poltak ini.

Wakil Ketua Umum Partai Demokrat Syarief Hasan menjelaskan, Ruhut hanya dinonaktifkan posisinya sebagai juru bicara Partai Demokrat. Namun dia masih tetap dianggap sebagai kader partai berlambang mercy ini.

"Iya benar (dinonaktifkan dari keanggotaan partai). Masih, masih kader Demokrat," ujar Syarief di Jakarta, Senin (22/8/2016).

Dia menegaskan pemberhentian Ruhut berdasarkan keputusan bersama dan dibicarakan dalam rapat internal partai. Namun, Syarief mengaku tak tahu apa alasan partainya menonaktifkan Ruhut. Sebab, hanya Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang mengetahui.

"Cuma SBY yang tahu, tapi itu semua sudah ada mekanisme. Sudah dibicarakan dengan internal," ucap Syarief.

Sumber: www.beritahangat5.com