BeritaSeo: Olahraga

Tiga jenderal Maju dalam bursa pencalonan ketua umum PSSI



Kantor PSSI

Tiga Jenderal akan maju sebagai calon Ketua Umum PSSI dalam kongres PSSI di Makassar bulan Oktober mendatang mereka akan bersaing dengan 2 calon lainnya yakni Kurniawan Dwi Julianto serta Edi Sofian

Mantan Panglima TNI Jenderal Purnawirawan Moeldoko kemarin menyerahkan berkas administrasi pencalonan kepada Ketua Komite pencalonan Agung Gumelar, Moeldoko adalah calon ke tiga dari

Atlet Olimpiade Dilema dengan Jenis Kelamin yang 'Tak Jelas'

Atlet Olimpiade Dilema dengan Jenis Kelamin yang 'Tak Jelas'

http://sakuratoto2.com/home/register/65873687040

Rio de Janeiro - Atlet lari asal Afrika Selatan, Caster Semenya, tengah menjadi perbincangan hangat. Pasalnya, orang-orang menganggapnya tak pantas mengikuti lomba lari 800 meter kategori putri di Olimpiade 2016. Apa yang memicu perdebatan tersebut?

Semenya memiliki kadar testosteron tiga kali lebih banyak dari yang ditemukan pada wanita normal --hampir mendekati laki-laki. Perempuan berusia 25 tahun tersebut juga tak memiliki rahim atau indung telur. Sebaliknya, ia memiliki testis internal karena kelainan kromosom.

Hal tersebut dialami Semenya karena mengidap hiperandrogenisme, yang mengakibatkan tubuhnya memproduksi dan menyerap hormon laki-laki secara berlebih.

Walaupun Semenya mengindentifikasi dirinya sebagai seorang perempuan, namun dunia kedokteran menggambarkannya sebagai interseks atau hermaprodit.

Dengan keadaan fisik yang lebih maskulin, apakah adil jika Semenya berkompetisi sebagai perempuan? Pertanyaan tersebut yang membuat kemunculannya di Olimpiade Rio de Janeiro 2016 menimbulkan dilema etik.

Selasa (16/8/2016), sejumlah orang mungkin menganggap perbedaannya sebagai salah satu bentuk semangat Olimpiade: kesetaraan. Namun kenyataannya, dengan kelebihan hormon testosteron, ia memiliki keuntungan dibanding dengan rival perempuan lainnya.


Atas alasan itu, dalam kompetisi olaharaga pria dan wanita harus dipisah, karena kedua jenis kelamin ini memiliki kemampuan fisik yang berbeda.

Jika Semenya tak diperbolehkan berkompetisi dalam regu putri, maka muncul anggapan bahwa hal itu sebagai bentuk diskriminasi atas kondisi yang bukan merupakan kesalahannya. Namun jika ia tetap berlomba, muncul ketakutan bahwa atlet interseks akan mendominasi olahraga perempuan.

Beberapa orang pun berkomentar atas hal tersebut. Salah satunya dokter dan penasihat isu gender pada Komite Olimpiade Internasional, Joanna Harper.

"Aku percaya bahwa tak beralasan untuk menyatakan bahwa setengah dari delapan wanita di perlombaan lari 800 m merupakan interseks," ujar Harper.

"Dan tampaknya tak mungkin terdapat tiga wanita diduga interseks akan menyapu bersih podium," imbuhnya.

Konsumsi Obat untuk Menekan Kadar Testosteron

Ketika International Association for Athletics Federations (IAAF) mengeluarkan peraturan yang meminta atlet wanita dengan kadar testosteron berlebih mengonsumsi obat untuk menurunkan kadarnya pada 2011, dunia olahraga menganggap bahwa masalah seperti yang dihadapi Semenya telah berakhir.

Semenya yang mendapat medali emas pada kompetisi lari 800 meter di World Championships 2009 pun menjadi subyek pemeriksaan. Sayangnya, hasil pemeriksaan tersebut bocor kepada awak media--hal tersebut yang membuat media tahu bahwa ia memiliki testis internal.


"Daerah paling intim dan pribadiku telah diperiksa dengan sangat detail dan tanpa alasan," protes Semenya.

Menanggapi perlakuan itu, politikus Afrika Selatan mengaku terkejut dengan apa yang telah dilakukan otoritas olahraga terhadap Semenya, atlet dari sebuah desa miskin di utara negara tersebut.

Menghindari terjadinya hal serupa, IAAF memutuskan apakah seseorang berhak untuk bersaing dalam kompetisi dengan mengecek kadar testosteron dalam tubuhnya.

Untuk beberapa waktu, sistem tersebut berjalan lancar. Bahkan Semenya menerima dan mulai mengonsumsi obat untuk menurunkan kadar testosteronnya.

Kontroversi

Penangguhan Peraturan IAAF

Dengan mengonsumsi obat penurun kadar testosteron, kemampuan Semenya menjadi menurun. Hal tersebut juga dialami oleh pelari cepat asal India, Dutee Chand, yang juga pengidap hiperandrogenisme.

Menganggap peraturan IAAF tak adil, Chand dan pemerintah India mengajukan banding ke Pengadilan Arbitrasi Olahraga.

Pada Juli tahun lalu, Mahkamah menangguhkan peraturan IAAF dengan alasan tidak ada cukup bukti untuk menghubungkan hiperandrogenisme dengan peningkatan kinerja fisik.

Setelah tak dituntut untuk mengurangi kadar testosteronnya, Semenya kembali memimpin klasemen.

Beberapa pendapat mengatakan, bukan hak dunia olahraga untuk memaksa atlet menjalani sejumlah program kesehatan untuk mengubah diri mereka. Mereka menambahkan, mengapa atlet pria yang mengidap kadar testosteron berlebih tak dipaksa untuk menjalani pengobatan.

Berlanjutnya Perdebatan

Terlepas apakah Semenya mengidentifikasi dirinya sebagai seorang wanita atau tidak, dia dianggap menikmati keuntungan fisik atas pesaingnya.

"Ini bukan kesalahan mereka karena terlahir dengan lebih banyak hormon laki-laki daripada wanita. Namun bukan berarti mereka dapat diklasifikasikan sebagai perempuan dan diizinkan mengambil bagian dalam kompetisi untuk kategori wanita," ujar mantan juara dunia asal Irlandia, Sonia O’Sullivan.

Dilema serupa pun dialami oleh atlet transgender. Pada Olimpiade Rio, Komite Olimpiade Internasional memutuskan bahwa transgender pria--secara biologis terlahir sebagai wanita--diperbolehkan untuk bersaing dalam kategori laki-laki.


Sementara itu untuk transgender perempuan--secara biologis terlahir sebagai laki-laki-- dapat bersaing sebagai wanita asalkan kadar testosteronnya sebanding dengan cisgender wanita, yakni seseorang yang memiliki persepsi gender sesuai dengan jenis kelaminnya.

Menanggapi perdebatan tentang isu gender pada kompetisi olahraga, mungkin kita harus mengingat prinsip keempat Piagam Olimpiade, yakni "Setiap individu harus memiliki kemungkinan berlatih olahraga, tanpa diskriminasi apapun dan dalam semangat Olimpiade, yang membutuhkan rasa saling pengertian dengan semangat persahabatan, solidaritas dan bermain secara adil."

Berdasarkan piagam tersebut, pertanyaan lain pun muncul: Apakah Caster Semenya bermain seadil mungkin? Bagaimana menurut Anda?

Sumber: www.beritahangat5.com

Bangunan 'Kota Hantu' Olimpiade di Masa Lalu

Bangunan 'Kota Hantu' Olimpiade di Masa Lalu

http://sakuratoto2.com/home/register/65873687040

Jakarta - Setiap 4 tahun sekali, seluruh penjuru dunia menyaksikan ajang olahraga bergengsi, Olimpiade. Pertandingan yang diikuti oleh ratusan atlet dari seluruh belahan Bumi itu, dilaksanakan di negara-negara berbeda setiap musim.

Mulai dari Salt Lake City, Utah, AS, London, Inggris, Beijing, China, dan kini Rio de Janeiro, Brasil, berbagai kota di dunia menjadi tuan rumah perayaan ajang bergengsi tersebut.

Dengan menjadi negara penyelenggara Olimpiade, pemerintah setempat berarti harus melakukan berbagai persiapan, salah satunya pembangunan tempat pertandingan.

Konstruksi tempat yang akan dipenuhi atlet mancanegara itu tentunya tidak selesai dalam waktu yang singkat. Butuh berbulan-bulan, bahkan tahunan, untuk menyelesaikannya.

Sayangnya, setelah Olimpiade selesai, bangunan yang dibuat selama berbulan-bulan lamanya itu, menjadi terbengkalai, tak terurus, dan terlihat seperti tempat angker atau kota hantu.

Minggu (14/8/2016), ketika Olimpiade usai dan para atlet kembali ke negara mereka masing-masing dengan membawa kehormatan dan kemenangan, beberapa tempat di dunia 'bekas' ajang tersebut menjadi kota hantu.

Seperti stadium besar usang, hingga kolam renang yang berubah menjadi tempat pembuangan sampah.

Berikut selengkapnya 5 'kota hantu' peninggalan Olimpiade di seluruh dunia.

1. Olimpiade Musim Dingin Sarajevo 1984


Pada 1984, Olimpiade ke-11 diadakan di Sarajevo, Bosnia. Ajang tersebut dilaksanakan pada musim dingin, dengan salah satu pertandingan populer Bobsleigh -- cabang olah raga meluncur menggunakan kereta salju.

Setelah ajang internasional tersebut berakhir beberapa arena pertandingan menjadi tidak terurus dan akhirnya terbengkalai.


Beberapa kelompok pemuda pencinta olahraga sepeda downhill kini mengambil alih tempat tersebut, menjadi arena latihan bersepeda turun bukit mereka.

2. Olimpiade Musim Panas Athena 2004


Pada Olimpiade musim panas Athena 2004, Taufik hidayat menjadi satu-satunya atlet yang mendapatkan medali emas, dalam kategori pertandingan Badminton tunggal putra.

Setelah ajang internasional yang mengharumkan nama Indonesia itu berakhir, beberapa fasilitas serta area pertandingan selama Olimpiade berlangsung, berubah menjadi 'kota hantu'.


Seperti kolam renang atlet yang kini menjadi tempat pembuangan sampah, serta area kayak yang terbengkalai.


Tidak hanya itu, jalanan serta jejeran tempat duduk penonton pun menjadi seram jika dilewati sendirian. Tempat-tempat itu kini terlihat seperti lokasi mengerikan yang ada dalam tayangan film horor.

3. Olimpiade Musim Panas Berlin 1936


Olimpiade musim panas Berlin 1936, atau yang juga dikenal sebagai Olimpiade Nazi, kini hanya tinggal kenangan. Terutama olympic village.


Bangunan yang dulunya merupakan tempat tinggal sementara atlet itu, kini berubah menjadi rumah hantu. Rumput tinggi berkeliaran di halamannya.


Tidak terawat dan ditumbuhi lumut serta ilalang, kampung olimpiade Berlin itu kini lebih tepat disebut sebagai 'kampung hantu'.

4. Olimpiade Musim Panas Beijing 2008


Persiapan Olimpiade Beijing 2008 mendapatkan perhatian dari seluruh dunia. Bagaimana tidak, Negara Tirai Bambu tersebut mempekerjakan beberapa arsitek mancanegara, untuk membangun stadion yang kini dikenal sebagai National Stadion.

Setelah ajang internasional tersebut berakhir, bangunan itu kini dialihfungsikan sebagai tempat pertunjukan seni dan berbagai acara olahraga lainnya.


Namun, sayangnya beberapa bangunan dan area Olimpiade tidak terurus dengan baik dan terbengkalai. Seperti salah satunya lokasi pertandingan baseball.

Bangunan tersebut kini tidak digunakan sama sekali. Arena lainnya seperti kayak dan jalur BMX (sepeda gaya bebas), bahkan dihancurkan.

5. Olimpiade Musim Dingin Turin 2006


Olimpiade Turin, berlangsung selama 16 hari, dari 10 Februari hingga 26 Februari 2006, di Turin, Italia. Setelah ajang internasional musim dingin itu berakhir, beberapa bangunan yang digunakan selama pertandingan dialihfungsikan.


Seperti salah satunya, bangunan kampung olimpiade. Rumah sementara atlet itu menjadi tak terurus setelah Olimpiade. Alhasil, kini olympic village itu ditempati oleh para pengungsi.

Sumber: www.beritahangat5.com

Rossi di Barisan Depan Pada Kualifikasi MotoGP Austria

Rossi di Barisan Depan Pada Kualifikasi MotoGP Austria

http://sakuratoto2.com/home/register/65873687040

Spielberg - Valentino Rossi sukses berada di barisan depan usai merebut posisi dua pada kualifikasi MotoGP Austria di Sirkuit Red Bull Ring, Sabtu (13/8/2016). Rossi mampu sedikit kikis dominasi Ducati Corse yang terus-terusan menguasai sirkuit sejak sesi latihan bebas.

Pembalap Ducati Corse, Andrea Iannone berhasil merebut pole usai mencatatkan waktu terbaik 1 menit 23,142 detik. Iannone berhasil asapi Rosssi dan juga rekannya sendiri Andrea Dovizioso yang kali ini bertengger di posisi ketiga.

Sesi kualifikasi ditandai oleh dominasi Ducati sejak latihan bebas. Iannone sukses menampilkan kemampuan terbaiknya meski dalam 4 kali latihan bebas tampak masih kalah dari Dovizioso. Namun, pembalap asal Italia itu keluarkan kemampuan kala kualifikasi dimulai.

Sedangkan Jorge Lorenzo harus puas start dari posisi empat dan Marc Marquez di posisi lima. Lorenzo sempat berada di posisi dua saat kualifikasi, tapi catatan waktunya mampu disalip Rossi.
Hasil Lengkap:

Qualifying 2:

1. Andrea Iannone ITA Ducati Team (Desmosedici GP) 1m 23.142s [Lap 8/8] 310km/h (Top Speed)
2. Valentino Rossi ITA Movistar Yamaha MotoGP (YZR-M1) 1m 23.289s +0.147s [9/9] 309km/h
3. Andrea Dovizioso ITA Ducati Team (Desmosedici GP) 1m 23.298s +0.156s [9/9] 310km/h
4. Jorge Lorenzo ESP Movistar Yamaha MotoGP (YZR-M1) 1m 23.361s +0.219s [7/9] 308km/h
5. Marc Marquez ESP Repsol Honda Team (RC213V) 1m 23.475s +0.333s [8/9] 308km/h
6. Maverick ViƱales ESP Team Suzuki Ecstar (GSX-RR) 1m 23.584s +0.442s [7/8] 306km/h
7. Cal Crutchlow GBR LCR Honda (RC213V) 1m 23.597s +0.455s [9/9] 305km/h
8. Scott Redding GBR Octo Pramac Yakhnich (Desmosedici GP15) 1m 23.777s +0.635s [6/8] 303km/h
9. Aleix Espargaro ESP Team Suzuki Ecstar (GSX-RR) 1m 23.813s +0.671s [7/8] 304km/h
10. Hector Barbera ESP Avintia Racing (Desmosedici GP14.2) 1m 23.822s +0.680s [7/8] 309km/h
11. Eugene Laverty IRL Aspar MotoGP Team (Desmosedici GP14.2) 1m 24.218s +1.076s [2/9] 308km/h
12. Dani Pedrosa ESP Repsol Honda Team (RC213V) 1m 24.263s +1.121s [9/9] 308km/h

Qualifying 1:

13. Danilo Petrucci ITA Octo Pramac Yakhnich (Desmosedici GP15) 1m 24.123s 306km/h
14. Bradley Smith GBR Monster Yamaha Tech 3 (YZR-M1) 1m 24.126s 305km/h
15. Pol Espargaro ESP Monster Yamaha Tech 3 (YZR-M1) 1m 24.265s 306km/h
16. Yonny Hernandez COL Aspar MotoGP Team (Desmosedici GP14.2) 1m 24.472s 304km/h
17. Michele Pirro ITA Ducati Team (Desmosedici GP) 1m 24.593s 312km/h
18. Tito Rabat ESP Estrella Galicia 0,0 Marc VDS (RC213V)* 1m 24.665s 302km/h
19. Alvaro Bautista ESP Factory Aprilia Gresini (RS-GP) 1m 24.673s 307km/h
20. Jack Miller AUS Estrella Galicia 0,0 Marc VDS (RC213V) 1m 24.852s 305km/h
21. Stefan Bradl GER Factory Aprilia Gresini (RS-GP) 1m 24.895s 307km/h
22. Loris Baz FRA Avintia Racing (Desmosedici GP14.2) 1m 25.192s 302km/h

76 Peserta Meriahkan Lomba Renang Teluk Ambon

Sebanyak 76 peserta memeriahkan lomba renang terbuka teluk Ambon "Open Water Swimming" II yang dilaksanakan 1-3 Agustus 2016
Ambon, Tribun-Maluku.com : Sebanyak 76 peserta memeriahkan lomba renang terbuka teluk Ambon "Open Water Swimming" II yang dilaksanakan 1-3 Agustus 2016.

Ke-76 peserta yang berasal dari sejumlah daerah di Indonesia serta perwakilan tiga negara yakni Singapura, Malaysia dan Thailand memeriahkan lomba yang digelar di pantai Halong mulai Senin (1/8).

Wali Kota Ambon yang diwakili Staf Ahli Wali Kota Ambon, Pieter Ohman saat membuka kegiatan menyatakan, kejurnas renang terbuka yang dilakukan kedua kalinya merupakan upaya untuk mempromosikan keindahan teluk Ambon kepada wisatawan nusantara dan mancanegara.

"Keindahan teluk Ambon harus diperkenalkan kepada wisatawan nusantara maupun mancanegara, ditambah saat ini Jembatan Merah Putih(JMP) yang menghubungkan dua kawasan di kota Ambon membentang teluk Ambon dan menjadi nilai jual yang tinggi," katanya.

Ia menyatakan, kehadiran para perenang juga diharapkan dapat menjadi duta kota Ambon di setiap kota maupun negara asal.

Kota Ambon lanjutnya merupakan kota kecil tetapi namanya sudah terkenal sampai ke belahan dunia, karena berbagai potensi alam, wisata yang dimiliki.

"Karena itu para perenang yang datang mengikuti lomba saat ini, kami sangat berharap sekembalinya ke kota atau negara asal dapat menceritakan keindahan alam terutama teluk Ambon," ujarnya.

Ia berharap, kegiatan ini selanjutnya dapat ditingkatkan bukan saja berskala nasional tetapi akan ditingkatkan ke taraf internasional.

 "Kegiatan yang dilaksanakan bertaraf internasional secara langsung memberikan dampak bagi pariwisata Maluku dan khususnya kota Ambon, agar kedepan semakin banyak dikunjungi wisatawan macanegara terutama menikmati keindahan teluk Ambon," tandasnya.

Sementara itu Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) kota Ambon, Henry Sopacua mengatakan, lomba renang teluk tahun ini merupakan yang kedua kalinya digelar sebagai upaya meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan ke Ambon.

Kota Ambon sementara dipersiapkan menjadi kota destinasi wisata nasional, karena memiliki aneka pesona wisata maupun kekayaan alam lainnya, dengan digelarnya Kejurnas renang diharapkan meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan ke sini.

Henry menambahkan, tahun 2017 kejuaraan renang teluk akan dipersiapkan menjadi internasional Ambon Bay Festival, yakni paket bukan hanya renang teluk tetapi duta bahari, lomba dayung, dan diisi rangkaian musik.

Pelaksanaan turnamen renang melombakan tiga nomor yakni 3.000 meter, 5.000 meter, 10.000 meter. Hari pertama pelaksanaan digelar nomor lomba 3.000.

161 Siswa O2SN Maluku Akan Berlaga Di Jakarta

Ibrahim Parera, S.Sos
AMBON Tribun-Maluku.com-  Sebanyak 161 siswa atlit asal Maluku bersama official dilepas Kadis Dikbud Maluku Drs. M. Saleh Thio, M.Si bertempat di Aula Dikbud Jumat (22/7), untuk berlaga atau mengikuti Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) tingkat Nasional di Jakarta tanggal 24 sampai 30 Juli 2016.

Ketua panitia sekaligus pimpinan kontingen Ibrahim Parera, S.Sos saat ditemui Tribun-Maluku.com diruang kerjanya membenarkan, Kadis Dikbud Maluku telah melepaskan 161 siswa O2SN asal Maluku bersama official mulai dari tingkat SD, SMP, SMA, SMK dan SLB.

Kontingen O2SN berangkat ke Jakarta Sabtu 23 Juli 2016 untuk mengikuti pertandingan tingkat Nasional. Mereka semua siswa terbaik sebagai peringkat pertama pada masing-masing cabang Olahraga.

"Saya dipercayakan oleh Kadis sebagai pimpinan kontingen bukan karena rekayasa atau karena senang dan tidak senang, namun karena beberapa kali dipercayakan dan membawa nama baik O2SN Maluku,"kata Parera.

Dirinya menargetkan minmal 10 medali emas harus diraih oleh kontingen O2SN Maluku, karena melihat dari kesiapan atlit dibeberapa cabang Olahraga yang diunggulkan seperti karate, pencak silat, tenis meja dan atletik.      

Parera bersama 161 atlit dan official O2SN Maluku telah siap melaksanakan tanggung jawab yang dipercayakan dan kontingen Maluku harus menang guna mengharumkan nama baik Provinsi Maluku dikancah Nasional,"tandasnya.(TM04)

Gubernur Apresiasi Balap Sepeda Tour De Maluku

Gubernur Maluku, Said Assagaff mengapresiasi penyelenggaraan balap sepeda "tour de Maluku" yang penyelenggaraannya dijadwalkan 2017.
Ambon, Tribun-Maluku.com : Gubernur Maluku, Said Assagaff mengapresiasi penyelenggaraan balap sepeda "tour de Maluku" yang penyelenggaraannya dijadwalkan 2017.

"Strategis dalam mendorong Pemprov Maluku mendorong percepatan pembangunan karena even ini secara tidak langsung mempromosikan potensi sumber daya alam (SDA), baik nasional maupun intenasional," katanya saat dikonfirmasi di Ambon, Selasa (19/7).

Karena itu, dia telah menginstruksikan Dinas PU dan Perumahan Rakyat Maluku berkoordinasi dengan Pemkab Seram Bagian Barat (SBB), Maluku Tengah dan Seram Bagian Timur (SBT) yang merupakan rute balapan sepeda nantinya.

"Kami menawarkan ruas jalan Trans Seram yang telah dibangun Kementerian PUPR untuk disurvei tim dari penyelenggaraan dikoordinasikan Pengurus Besar Ikatan Sepeda Seluruh Indonesia (ISSI) karena membutuhkan rute sepanjang lebih dari 600 kilometer," ujar Gubernur.

Dia mengemukakan, para peserta diprogranmkan dilepas dari kawasan Manggadua, Kecamatan Nusaniwe, Kota Ambon, selanjutnya ke dermaga penyeberangan Hunimua di Desa Liang, Pulau Ambon guna diseberangkan kapal motor penyeberangan (KMP) ke dermaga Waipirit, kabupaten SBB.

Peserta dari dermaga Waipirit bisa memanfaatkan ruas jalan Trans Seram melalui Kabupaten Maluku Tengah hingga ke Bula, ibu kota kabupaten SBT.

"Ruas jalan Trans Seram yang berliku dan memiliki tanjakan merupakan tantangan menggairahkan bagi para peserta untuk menggayuh sepeda diselingi pesona alam dengan udara sejuk saat melewati kawasan pengunungan di Pulau Seram," katanya.

Para peserta juga bisa menikmati pesona pariwisata, baik bahari, alam, budaya/sejarah yang memiliki keunggulan komparatif.

"Saya menjamin para peserta tour de Maluku bila melintasi ruas jalan Trans Seram dengan alamnya yang mempesona bakal tertarik untuk kembali menikmatinya," ujar Gubernur.

Karena itu, dia termotivasi untuk mengundang Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Arief Yafya agar membuka Pesta Teluk Ambon yang penyelenggaraan pada September 2016.

"Saya akan meminta Menparekraf membuka Pesta Teluk Ambon, sekaligus dimanfaatkan untuk peluncuran Hari Pers Nasional (HPN) yang dipercayakan PWI Pusat untuk diselenggarakan di Ambon pada 9 Februari 2017," ujarnya.

Pertimbangannya, Pesta Teluk Ambon sudah menjadi kalender tetap Dinas Parekraf Maluku yang telah diselenggarakan sejak 2006.

"Saya menginginkan Menparekraf menyaksikan pesona wisata Teluk Dalam Ambon sehingga memprogramkan pariwisata bahari yang memiliki keunggulan komparatif, sekaligus menyakinkannya soal kesiapan menyelenggarakan balap sepeda tour de Maluku," kata Gubernur Said.

Maluku Terjunkan 15 Atlet Di Porwanas XII

Ambon, Tribun-Maluku.com : Pengurus Seksi Wartawan Olahraga (SIWO) PWI Maluku menerjunkan 15 atlet di Pekan Olahraga Wartawan Nasional (Porwanas) XII yang penyelenggaraannya dijadwalkan di Bandung, Jawa Barat pada 25 - 30 Juli 2016.

"15 atlet itu berlaga di cabang olahraga atletik, catur, futsal dan biliar serta tiga lomba ekshibisi yakni karya tulis jurnalistik, fotografi, dan reportase radio," kata Ketua SIWO PWI Maluku, Izaac Tulalessy saat pelepasan tim oleh Gubernur Maluku, Said Assagaff, di Ambon, Senin (18/7).

Tim Porwanas Maluku XII tercatat yang terbesar dibandingkan selama ini, menyusul Porwanas XI di Banjamasin dengan enam atlet berhasil meraih medali perak dari cabang olahraga biliar.

"Kami bertekad mengharumkan nama Maluku di Porwanas XII dengan para atlet telah menjalani latihan intensif sebulan terakhir ini," ujar Izaac.

Hanya saja, dia tidak merinci peluang mengukir prestasi terbaik dari cabang olahraga mana.

"Terpenting para atlet telah menyatakan keseriusan untuk bertanding dengan menjunjung tinggi sportivitas dan bertekad mengukir prestasi terbaik agar mengharumkan nama Maluku di event tiga tahunan tersebut," kata Izaac.

Gubernur Maluku, Said Assagaff, memotivasi para atlet dengan siap memberikan satu unit mobil avansa bagi yang berhasil meraih medali emas.

"Pastinya yang perak maupun perunggu juga kebagian hadiah. Hanya, nilainya dibawah Rp150 juta karena berdasarkan prestasi," ujarnya disambut tepuk tangan tim Porwanas PWI Maluku.

Gubernur juga menginginkan tim Porwanas XII agar menyosialisasikan bahwa pemerintah maupun masyarakat Maluku siap menyelenggarakan Hari Pers Nasional (HPN) ke-72 pada 9 Februari 2017.

"Peluncuran HPN 2017 dijadwalkan di Jakarta pada 23 Juli 2016, makanya tim Porwanas menyosialisasikannya ke rekan - rekan wartawan dari provinsi lainnya," kata Gubernur.

Bahkan, lanjutnya, dia akan mengundang Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Arief Yafya untuk menghadiri peluncuran HPN tingkat lokal yang penyelenggaraannya bersamaan dengan Pesta Teluk Ambon dijadwalkan pada 8 - 10 September 2016.

"Saya telah menjadwalkan pertemuan dengan Menteri Arief dan kesempatan ini dimanfaatkan untuk mengundangnya menghadiri Pesta Teluk Ambon, sekaligus peluncuran HPN tingkat lokal," tandas Gubernur.

Dia juga bahkan mengarahkan SIWO PWI Maluku untuk mengecek penyelenggaraan Porwanas XIII yang dijadwalkan di Papua pada 2019.

"Sekiranya bisa, maka nyatakan bahwa Maluku siap menyelenggarakan Porwanas XIII karena pemerintah maupun masyarakat Maluku menginginkan berbagai event nasional diselenggarakan di daerah ini guna menunjukkan bahwa keamanan terjamin," tegas Gubernur Said.

Jelang laga El Clasico Persib VS Persija, Pendukung tandatangani Ikrar Damai



Menjelang laga El Clasico Indonesia antara Persib Bandung melawan Persija Jakarta di stadion Bandung lautan api bobotoh atau pendukung Persib menggelar ikrar damai

Dalam ikrar damai tersebut bobotoh berjanji akan melakukan keamanan dan ketertiban selama pertandingan berlangsung

Laga antara Persib Bandung melawan Persija Jakarta di stadion gelora Bandung lautan api di jadwalkan pada hari Sabtu

Widih! Gaya dan Style Anak Ahok Vs Haji Lulung : Satu Anak "Rumahan", Satu "Petakilan"

Jakarta, Lensaberita.Net - Orangtuanya pernah berseteru di media massa. Bahkan sebentar lagi mereka akan bersaing dalam ajang Pilkada DKI. Di balik kegaduhan politik itu, dua anak laki-lakinya berhasil HAI ajak nongkrong bareng.


Kali ini ada cerita yang lebih ekslusif dari dua anak orang yang berpengaruh di Ibukota. Mereka adalah Nicholas Sean Purnama, putra pertama dari Gubernur DKI Jakarta saat ini, Bapak Basuki Tjahaja Purnama. Dan yang kedua adalah hadirnya sosok Hawali Mughni Razan Rizki Lunggana, anak kelima dari Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, sekaligus bakal calon Gubernur DKI Jakarta nanti, Pak Haji Abraham Lunggana S.H.

Seperti apa keseharian mereka? biar nggak penasaran, mending cek langsung aja!


Cowok satu ini betahnya nongkrong di rumah. Bukan anak cafe, apalagi anak mal. Namun demikian, Nicholas Sean Purnama tetap punya segudang aktivitas untuk dilakukan. Pokoknya, produktif banget! Kenalan lebih dalam yuk, sama putra Gubernur DKI Jakarta ini.

Menelisik kesehariannya, ternyata kebiasaan nempel di kasur kelamaan dan susah bangun itu sama sekali nggak berlaku di kamus cowok satu ini. Yang ada buat dia, bangun pagi itu adalah suatu keharusan yang nggak boleh disepelekan.

Biar nggak telat sekolah, katanya. “Malam itu aku usahain udah tidur dari jam 10. Jadi bangun pagifresh. Jam 5.45 aku udah bangun terus langsung siap-siap berangkat sekolah. Dulu ya, mungkin beberapa kali pernah (telat), waktu kelas 10. Tapi sekarang, sih, udah nggak pernah telat lagi. Aku lebih suka yang on time on time aja.” tutur cowok berkulit putih ini sambil mengembangkan senyum.

Gara-gara terbiasa disiplin soal waktu, Nicho pun memberlakukan hal yang sama dalam soal menyelesaikan tugas. Dari jauh-jauh hari, Nicho bakal langsung berusaha menyelesaikan sederet tugas yang ada.

Patuh mengerjakan PR sesuai deadline dan nggak pernah telat masuk sekolah, lantas nggak begitu aja bikin cowok yang ngakunya alim dan kalem di sekolah ini jadi anak yang berpredikat kutu buku dan belajar melulu. Soalnya di luar sekolah, doi juga punya banyak aktivitas lain, sob!

Lebih detail tentang keseharian Nicholas bisa klik disini:

Cerita Anak Koh Ahok, Nicholas Sean Purnama tentang FPI Sampai Curhat Lagi Jomblo ......

Hawali Lunggana (Anak wakil ketua dprd DKI Jakarta, hj. abraham lunggana S.H.)
Meskipun nama sang bokap kerap jadi “santapan” media sehari-hari, nggak ada kata minder dalam kamus hidup Hawali. Rasa percaya diri dan nyali adalah dua bukti yang bisa kita lihat dalam ceritan HAI satu hari bersama Hawali Lunggana.

Seperti kebanyakan remaja seusianya, kegiatan sehari-hari Hawali juga nggak bisa lepas dari social media. Salah satu social media yang bikin Hawali betah berjam-jam aktif adalah Ask.Fm. Lewat akun bernama Hawali Lunggana, dia mulai menarik perhatian banyak orang. Bahkan, bisa dibilang Hawali adalah satu-satunya “seleb” Ask.Fm yang cukup berpengaruh.

Efek jadi terkenal, pastinya bukan hanya fans dan hal-hal menyenangkan aja yang didapat, munculnyahaters juga turut nggak bisa terelakan. Terlebih lagi, dia nggak bisa melepaskan sosok sang bokap yang ada di belakang namanya. Pihak-pihak yang nggak suka sama bokapnya juga sering kali “menyerang” Hawali lewat social media.

“Padahal gue ya gue, bokap gue ya bokap gue. Nggak ada urusannya sama gue. Nanggepinnya, gue sama keluarga cuma ketawa-ketawa aja, bahkan itu jadi bahan becandaan kami juga kadang-kadang,” tambah cowok yang menyimpan banyak koleksi batu akik sang bokap di dalam kamar tidurnya itu.

Selain di dunia maya, Hawali juga menghabiskan waktunya selepas sekolah dengan bermusik. Bahkan, di lantai atas rumahnya, dia punya studio pribadi yang sering ia gunakan dan teman-temannya untuk ngeband bareng.(majalah Hai)

Nama Leo Messi Masuk Daftar Dokumen Panama Papers

Washington, Lensaberita.Net - Dokumen rahasia transaksi keuangan dan investasi para pesohor dunia diunggah oleh komunitas yang menamakan dirinya Panama Papers. Dalam dokumen itu mengatakan bahwa pesepakbola Barcelona, Lionel Messi, terlibat penggelapan pajak. Parahnya lagi hasil dari penggelapan pajak tersebut digunakan untuk membangun perusahaan fiktif di Panama, Uruguay dan Belize (sebuah negara di Amerika Tengah).


Messi dan sang ayah, Jorge Horacio, saat ini memang sedang memiliki masalah dengan pengadilan Spanyol. Penyebabnya karena La Pulga dan sang ayah yang sekaligus agen dari Messi didakwa menggelapkan pajak sebesar USD6,5 juta (Rp85,6 miliar). Penggelapan pajak tersebut dilakukan mulai 2007 hingga 2009 dengan modus antara lain menyembunyikan pemasukan total Messi dari berbagai kegiatan komersial dan sponsor. Sidang Messi dan ayahnya baru akan dilakukan pada 31 Mei 2016.

Menurut laporan Panama Papers, Senin (4/4/2016), Messi dan sang ayah membangun perusahaan fiktif bernama Mega Star Enterprises yang berdomisili di Panama. Menurut dokumen Firma Hukum, Mossack Fonseca, yang sudah bocor, Mega Star Enterprises dibangun pada 13 Juni 2013. Messi dan ayahnya menggunakan Mossack Fonseca untuk mengurusi dokumen dan keuangan perusahaan fiktif itu demi menyembunyikan harta mereka dari kewajiban membayar pajak.

Seperti diberitakan oleh The Guardian, Jorge bahkan telah mengeluarkan uang sebesar lima juta euro atau sekira Rp75 miliar pada Agustus 2013 untuk investasi perusahaan tersebut. Menurut Panama Papers, Messi bahkan setidaknya menandatangani satu dokumen sebelum akhirnya semua tanda tangan diambil oleh sang ayah.

The Guardian mengaku sempat menghubungi Messi dan sang ayah untuk mendapatkan informasi mengenai berita dari Panama Papers. Namun tak ada jawaban dari Messi sementara sang ayah enggan berkomentar kepada Konsorsium Jurnalis Invenstigasi Internasional.

Sumber : bbc

214 Petinju Siap Bersaing di Piala Gubernur Maluku II

Perhelatan kejuaraan tinju terbuka piala gubernur Maluku II yang digelar pada 28 Maret 2016 hingga 2 April 2016 mendatang, di lapangan Merdeka Ambon akan diikuti oleh 214 petinju dari 38 kontingen.
Ambon, Tribun-Maluku.com : Perhelatan kejuaraan tinju terbuka piala gubernur Maluku II yang digelar pada 28 Maret 2016 hingga 2 April 2016 mendatang, di lapangan Merdeka Ambon akan diikuti oleh 214 petinju dari 38 kontingen.

"Dalam perhelatan kejuaraan tinju amatir piala gubernur Maluku II tahun 2016 ini, juga akan diikuti oleh petinju dari luar negeri," kata ketua harian Pengprov Pertina Maluku, Brury Nanulaitta di Ambon, Kamis (10/3).

Dijelaskan Nanulaitta, peserta dari luar negeri yang akan ambil bagian dalam kejuaraan tinju amatir piala gubernur Maluku tahun 2016 ini berasal dari Korea Selatan (Korsel) .

"Korsel dalam kejuaraan tinju amatir piala gubernur Maluku tahun 2016 ini akan menurunkan 7 petinju putra dan 2 petinju putri dan didampingi 4 orang official," terangnya.

Untuk peserta dari dalam negeri, sebagian besarnya adalah pengurus pengprov yang ada di Indonesia karena ajang kejuaraan tinju amatir piala gubernur Maluku II tahun 2016 ini akan dijadikan ajang uji coba para petinju sebelum terjun dalam Pekan Olahraga Nasional di Jawa Barat nanti.

"Ini lantaran tidak ada lagi ajang kejuaraan tinju resmi yang akan digelar Pertina pusat. Oleh karena itu maka ajang piala gubernur Maluku dijadikan sebagai ajang uji coba sebelum PON di Jawa Barat September nanti," ungkapnya.

Banyaknya jumlah peserta dalam kejuaraan tinju piala amatir ini, tambah Nanulaita, menunjukan bahwa pamor kejuaraan tinju piala gubernur Maluku sudah bisa disejajarkan dengan kejuaraan berskala nasional lainnya.

"Melihat banyaknya peserta yang akan mengambil bagian, maka kemungkinan pertandingannya akan digelar pagi dan sore," katanya.

KONI Maluku Degradasi Tiga Cabor, 14 Ditetapkan Ikut PON XIX Jabar

BERITA MALUKU. Dari 17 Cabang Olahraga (Cabor) yang dinyatakan lolos untuk mengikuti Pekan Olahraga Nasional (PON) XIX di Provinsi Jawa Barat, tiga diantaranya di degradasi KONI Maluku. Sehingga dipastikan hanya ada 14 Cabor yang ditetapkan untuk terjun ke PON XIX, yang berlangsung dari tanggal 9 – 21 September 2016 mendatang.

Ketua KONI Maluku, Karel Ralahalu mengatakan penetapan Cabor yang ikut atau yang tidak ikut dalam PON XIX di Jabar sesuai keputusan rapat anggota KONI Maluku tahun 2015 dan diperkuat dengan rapat anggota KONI tahun 2016.

“Kami tidak mengikutisertakan tiga Cabor yaitu balap sepeda, pencak silat dan karung drajat, karena ketiga Cabor tersebut lolos dengan well card,” ujar Ralahalu kepada wartawan, usai mengikuti pencangan Pelatda Maluku, Rabu (02/03/2016).

Untuk 14 Cabor yang dinyatakan mengikuti PON XIX, yaitu anggar, ateltik, billiard, bermotor, dayung, karate, tenis meja, layar, selam, ski air , twaekondo, tinju, dan voli pantai.

“Untuk Cabor tenis meja yang meloloskan lima atlit hingga saat ini belum bergabung ke Pemusatan Latihan Daerah (Pelatda) Maluku, mengingat masih terdapat dualisme di dalam Pengurus Besar Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia (PB PTMSI) pusat,” ucapnya.

Menyikapi hal ini, KONI Maluku masih terus mendorong agar dalam waktu singkat dapat diperoleh keputusan yang tidak merugikan semua pihak termasuk Maluku, sehingga atlit tenis meja Maluku dapat segera bergabung di dalam Pelatda. 

Gubernur Resmikan Pelatda Maluku

BERITA MALUKU. Gubernur Maluku Said Assagaff meresminkan Pemusatan Latihan Daerah (Pelatda) Maluku untuk Pekan Olahraga Nasional (PON) XIX di Provinsi Jawa Barat.  Peresmian Pelatda Maluku bertempat di Dinas Pemuda dan Olahraga Maluku, Rabu (2/3/2016).

Gubernur Maluku dalam sambutannya mengatakan, Pelatda yang dilaksanakan oleh Komite olaharag Nasional Indonesia (KONI) Maluku sangat penting untuk mengintegrasikan program latihan yang lebih optimal, sehingga diharapkan dapat meningkatkan kualitas fisik, teknik, taktik, strategi dan mental para atlet yang akan berlaga di PON XIX Jawa Barat.

Momen ini diharapkan tidak saja membentuk dan memperkokoh karakter dan kepribadian atlet dan pelatih,  tetapi juga dapat membangun fanatisme dan kebanggaan setiap anak negeri dalam membela panji-panji olahraga Provinsi Maluku.

Menurutnya, dalam Pelatda ada banyak komponen yang mesti dipersiapkan. Baik sikap disiplin, semangat dan daya juang yang tinggi dari setiap atlet dalam menjalani latihan, metode kepelatihan yang profesional dan berbasis ilmu pengetahuan telekomunikasi, sarana prasarana dan kelengkapan olahraga yang memadai, dukungan anggaran yang cukup, serta pemantauan dan pengukuran kondisi atlet secara periodik.

"Saya percaya, semua komponen ini sudah disiapkan dengan baik oleh KONI Provinsi Maluku," kata gubernur.

Pemerintah Daerah mencatat bahwa ada ketidakstabilan capaian prestasi kontingen Maluku selama mengikuti event PON.

Prestasi yang cukup menggembirakan hanya terjadi pada beberapa PON saja. Ini berarti perlu optimalisasi pembinaan melalui program yang representatif dan handal. Yaitu, program Maluku Bangun, Maluku Medali dan Maluku Prestasi adalah program pembinaan 4 (empat) tahunan yang dikumandangkan oleh KONI Maluku, dirasakan cukup efektif untuk meningkatkan prestasi olahraga Maluku.

Tentunya dengan memperhatikan pola pembinaan, koordinasi dan sinkronisasi program kerja dan program pembinaan, sehingga pada waktunya dapat mencapai sasaran yang diharapkan.

Dirinya Juga berpesan kepada para atlet dan pelatih untuk tetap menjaga kesehatan dan keamanan diri masing-masing selama Pelatda berlangsung.

"Jaga keharmonisan dan bangun rasa persaudaraan diantara saudara-saudara sekalian, serta laksanakan semua program latihan dengan penuh kedisiplinan dan rasa percaya diri yang tinggi," pinyanya.

Sementara itu, Ketua KONI Maluku, Karela Ralahalu mengatakan, Pelatda yang dilakukan oleh KONI Maluku adalah upaya pembinaan maksimal sebagai implementasi dari program kerja KONI melalui bidang pembinaan prestasi yang mengemban misi antara lain meningkatkan seluruh potensi atlit, pelatih dan satgas melalui sistim kepelatihan yang handal sehingga dapat meningkatkan harkat, martabat serta citra Maluku PON.

“PON sudah di depan mata dan waktu pembinaan mencapai 243 hari, sedangkan waktu yang tersedia hanyalah 200 hari. Waktu pembinaan 243 tersebut bukanlah waktu yang panjang, karena sesuai strategis Pelatda Maluku akan diimplementasikan dalam bentuk periodisasi latihan, yang terdiri dari periode persiapan umum, persipan khusus, pra kompetisi, kompetisi dan masa transisi,” tuturnya.

Menurut Ralahalu, hal Ini merupakan fase-fase latihan yang perlu dilakoni oleh seluruh atlit, karena fase-fase latihan tersebut merupakan jembatan emas menuju pada capaian atlit. 

Gubernur Maluku Canangkan Pelatda PON XIX

Gubernur Maluku, Said Assagaff, di Ambon, Rabu (2/3), mencanangkan Pemusatan Latihan Daerah (Pelatda) Pekan Olahraga Nasional (PON) XIX Provinsi Jawa Barat pada 2016.
Ambon, Tribun-Maluku.com : Gubernur Maluku, Said Assagaff, di Ambon, Rabu (2/3), mencanangkan Pemusatan Latihan Daerah (Pelatda) Pekan Olahraga Nasional (PON) XIX Provinsi Jawa Barat pada 2016.

"Menjadi duta-duta olahraga prestasi mewakili daerah ke event-event bertaraf nasional maupun internasional merupakan kebanggaan tersendiri para atlet," kata Gubernur.

Menurut dia, kebanggaan tidak diperoleh dengan mudah, tetapi melalui proses perjuangan dan kerja keras yang tidak kenal lelah maupun putus asa.

Filosofi seperti ini, mesti ditanamkan dalam jiwa setiap atlet untuk berjuang meraih prestasi terbaik di berbagai ajang kompetisi olahraga.

"Saya menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang tinggi kepada para atlet yang akan mengikuti Pelatda ini. Saya percaya, saudara-saudara merupakan putra-putri terbaik Maluku, yang telah terpilih melalui seleksi ketat berdasarkan prestasi diraih selama ini," ujarnya.

Gubernur mengatakan PON adalah pesta multi event yang dilaksanakan setiap empat tahun, dan sejatinya mengandung nilai-nilai historis pembangunan keolahragaan.

Karenanya, tidak hanya sebagai ajang peningkatan prestasi olahraga Indonesia, tetapi lebih dari itu, terkandung nilai-nilai nasionalisme yang tinggi karena menjadi alat pemersatu bangsa.

"Jalan menuju PON tidak mudah, karena itu para atlet harus berjuang keras menunjukan kemampuan dan prestasi terbaiknya," tandasnya.

Untuk mengukur prestasi, katanya, perlu melakukan uji coba melalui ajang Pra PON yang sudah dilaksanakan sepanjang 2015.

Bagi para atlet yang lolos seleksi Pra PON perlu diberikan apresiasi, karena mereka yang unggul dan berkualitas, baik secara fisik, teknik, taktik maupun mental dan strategi.

"Pembinaan atlet berprestasi bukan semata-mata menjadi tanggungjawab KONI Maluku atau pengurus provinsi cabang Olahraga, melainkan tanggungjawab semua pihak, karena proses pembinaan tidak bisa dilakukan secara parsial atau sendiri-sendiri tetapi harus dilakukan secara sistemik, terpadu, terarah, terprogram, berjenjang dan berkelanjutan hingga mencapai puncak prestasi," tandas Gubernur.

Karena itu, Pelatda yang dilaksanakan ini, sangat penting untuk mengintegrasikan program latihan lebih optimal, sehingga dapat meningkatkan kualitas fisik, teknik, taktik, strategi dan mental para atlet yang akan berlaga di PON XIX Jawa Barat nanti.

"Saya mengharapkan pelaksanaan Pelatda ini, tidak saja membentuk dan memperkokoh karakter maupun kepribadian para atlet maupun pelatih, tetapi juga dapat membangun optimisme dan kebanggaan anak negeri seribu pulau ini, dalam membela panji-panji olahraga Provinsi Maluku," tegas Gubernur.

Ditata Ulang, CFD Kota Blora Setiap Minggu Bakal Dimeriahkan Berbagai Komunitas

Wakil Bupati Blora H.Arief Rohman M.Si bersama Kepala DPPKKI Blora Slamet Pamudji memimpin rapat koordinasi pelaksanaan CFD, Selasa (1/3). (foto: ar-infoblora)
BLORA. Pelaksanaan Car Free Day (CFD) atau hari bebas kendaraan bermotor di kawasan Alun-alun Blora hingga Jl.Pemuda tepat di Perempatan Grojogan yang selama ini telah dilaksanakan sejak September 2014 setiap Minggu pagi atas gagasan Kapolres Blora saat itu, kini akan ditata kembali oleh Pemkab Blora.

Dengan merangkul beberapa pihak terkait dari Dinas Perhubungan Pariwisata Kebudayaan Komunikasi dan Informatika (DPPKKI), Badan Lingkungan Hidup (BLH), Satlantas Polres Blora, BUMN/BUMD serta berbagai komunitas yang ada di Kota Blora, Pemkab ingin mengemas kegiatan CFD lebih menarik dan menjadi pusat kegiatan masyarakat setiap Minggu pagi.

Untuk mewujudkan hal tersebut, pada Selasa pagi (1/3) pukul 09.30 WIB di ruang rapat Gedung Setda Blora digelar rapat koordinasi pelaksanaan CFD yang dihadiri langsung oleh Wakil Bupati H.Arief Rohman M.Si mewakili Pak Kokok (sapaan akrab Bupati Blora), Kepala DPPKKI Slamet Pamudji, Kepala BLH Wahyu Agustini, Kepala Satpol PP Sri Handoko, Kasatlantas Polres Blora AKP Handoko Suseno, Kabid Pemuda dan Olahraga Dindikpora Blora, Camat Blora Kota, Ketua Formi, Komunitas Jantung Sehat, BMC dan paguyuban pedagang kaki lima Pujakumara.

Dalam rapat tersebut H.Arief Rohman M.Si memaparkan bahwa atas anjuran Bupati Blora H.Djoko Nugroho, perlu diadakan penataan ulang tentang konsep pelaksanaan CFD. “Pak Kokok menghendaki ada penataan ulang pelaksanaan CFD. Jangan hanya sekenanya untuk ajang olahraga saja. Karena CFD juga bisa dimanfaatkan untuk kegiatan masyarakat lainnya,” ucapnya.

Ia menyampaikan bahwa selama ini pantauan di media sosial, media online dan beberapa laporan yang masuk kepada dirinya menunjukkan bahwa pelaksanaan CFD masih kurang greget dan minim dukungan dari beberapa pihak terkait. “Yang ada hanya jalan ditutup oleh Satlantas dan warga dipersilahkan berolahraga sepuasnya mulai pukul 05.00 WIB hingga 08.00 WIB. Tidak ada pengisi acara yang terkonsep dengan baik,” lanjutnya.

Kegiatan CFD minggu lalu hanya dimanfaatkan untuk olahraga saja, padahal
banyak kegiatan yang bisa dilaksanakan dalam aktifitas CFD. (foto: nws-infoblora)
Melalui rapat tersebut, Pemkab ingin beberapa pihak terkait bisa ambil peran dalam mengisi pelaksanaan CFD baik dengan kegiatan olahraga, kesenian, komunitas hobby, kuliner hingga event-event sosialisasi program pembangunan kepada masyarakat umum.

Sementara itu, Kepala DPPKKI Blora Slamet Pamudji setuju dengan konsep yang diminta oleh Bupati dan Wakil Bupati terkait pelaksanaan CFD. Pihaknya bersama BLH akan mengkoordinasi pelaksanaan CFD yang selama ini dilaksanakan oleh Satlantas Polres Blora.

“Forum rapat tadi menyetujui usulan Pemkab, kami siap melaksanakannya mulai minggu depan dan akan dilaunching pada 13 Maret 2016. Kalaupun butuh anggaran, Pemkab siap mencarikan solusinya agar pelaksanaan CFD bisa terlaksana dengan baik,” ujar Slamet Pamudji.

Slamet Pamudji menjelaskan bahwa nantinya CFD akan diramaikan oleh aktifitas beberapa komunitas seperti senam, bersepeda, jogging, futsal, sepatu roda, dan lainnya. Selain itu juga ada perpustakaan keliling, samsat keliling, sosialisasi pajak, kegiatan seni budaya, baik musik ataupun komunitas hobby lainnya sehingga CFD lebih ramai dan bermanfaat untuk kegiatan akhir pekan di Kota Blora.

“Sebelumnya pelaksanaan CFD hanya digelar setiap minggu pertama dan minggu ketiga, namun setelah rapat tadi disepakati pelaksanaan CFD akan dilakukan setiap hari Minggu pagi. Jadi sebulan 4 kali secara rutin, dan pengisi acaranya nanti bergantian,” lanjut Slamet Pamudji.

Pihak BUMD dan BUMN serta kantor-kantor SKPD yang terkait dengan layanan publik nantinya juga dipersilahkan untuk membuka pos sosialisasi program layanan masyarakat disaat pelaksanaan CFD.

Selain di Blora, menurut Slamet Pamudji pelaksanaan CFD juga digelar di Kecamatan Cepu. Untuk di Kecamatan Cepu pelaksanaannya digelar di kawasan Lapangan Tuk Buntung Kelurahan Balun. (ag-infoblora)

Thahir: Dispora Maluku Harus Bisa Jadi Payung Lahirkan Pelajar Berprestasi

BERITA MALUKU. Di usia yang baru satu tahun ini, sejak dibentuk pada 28 Febuari 2015 lalu, Dinas Pemuda dan Olaraga (Dispora) Provinsi Maluku, dituntut menjadi payung untuk melahirkan pelajar beprestasi. 

“Kegiatan-kegiatan kepemudaan dan olahraga harus terus menerus dikembangkan guna meningkatkan kualitas atlit pelajar dan pemuda di daerah, sehingga untuk kedepannya Dispora Maluku dapat menjadi payung yang mampu melahirkan Atlit Pelajar Berprestasi dan Pemuda Maluku yang berdaya saing di Dunia Internasional,” kata Seketaris Daerah Maluku, Hamin Bin Thahir saat membuka Forum SKPD Dinas Kepemudaan dan Olahraga se- Provinsi Maluku, berlangsung di Elisabeth Hotel, Senin (29/2/2016).

Dikatakan, pemerintah provinsi terus berupaya meningkatan kualitas SDM aparatur dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah, dan itu telah dilakukan. Hal ini terlihat pada pembaharuan terhadap upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan sumber daya pemuda dalam mendukung pembangunan, serta upaya pemerintah memajukan olahraga.

Dimana upaya tersebut bertujuan untuk mewujudkan Dinas Kepemudaan dan Olahraga yang profesional dalam program-program yang akan melahirkan pemuda-pemuda Maluku yang kreatif dan mandiri, serta mampu bersaing dalam dunia internasional, serta menjadikan atlet-atlet pelajar Maluku berprestasi di kelas dan di lapangan.

"Sebagai salah satu Dinas Daerah, Dispora bertugas melaksanakan penyusunan dan pelaksanaan kebijakan daerah di bidang kepemudaan dan olahraga. Peran Dinas Kepemudaan dan Olahraga Provinsi Maluku dititikberatkan sebagai unsur pengembang kreatifitas dan kemandirian pemuda, serta peningkatan mutu olahraga di lingkungan pemerintahan daerah provinsi maupun kabupaten/kota, yang
difokuskan untuk memenuhi kebutuhan peningkatan kompetensi pemuda dan masyarakat dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah," pesan Sekda Hamin.

Oleh karena itu, melalui kegiatan ini diharapkan agar dapat disusun rancangan program/kegiatan yang lebih berkualitas untuk mencapai visi dan misi Dinas Kepemudaan dan Olahraga Provinsi Maluku maupun kabupaten/kota se-Maluku.

Pulang Kampung, Atlet Bulutangkis Nasional Luluk Hadiyanto Memotivasi Atlet Blora

Luluk Hadiyanto Pebulutangkis Nasional saat memberikan motivasi kepada atlet bulutangkis Blora di GOR Kol.Sunandar, semalam. (foto: tq-infoblora)
BLORA. Atlet bulutangkis nasional asal Desa Pengkolrejo Kecamatan Japah, Luluk Hadiyanto yang kini menjadi pengurus cabang olahraga bulutangkis di Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) RI ternyata sedang pulang kampung ke Blora.

Kepulangannya ke tanah kelahiran dalam rangka menghadiri pelantikan pengurus Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Kabupaten Blora yang diketuai oleh H.Arief Rohman M.Si di GOR Kolonel Sunandar, Sabtu (27/2) semalam.

“Alhamdulillah bisa hadir di Blora, di tengah-tengah para pecinta bulutangkis se Kabupaten Blora. Semalam (kemaren-red) saya masih di Kalimantan mendampingi anak didik mengikuti turnamen bulutangkis, kemudian ditelpon Wakil Bupati Blora Mas Arief Rohman untuk hadir ke Blora agar memberikan motivasi dan semangat kepada atlet muda disini,” ujarnya.

Luluk Hadiyano (kaos biru tengah) berfoto dengan pengurus PBSI Blora setelah
memberikan motivasi kepada para atlet. (foto: tq-infoblora)
Dihadapan para atlet muda Blora, atlet nasional yang pernah beberapa kali menjuarai kejuaraan bulutangkis tingkat dunia ini mulai berbagi pengalaman dan motivasi. Ia memberikan semangat kepada para atlet muda Blora untuk tetap rutin berlatih dan terbuka untuk menerima saran serta masukan pelatih.

“Kunci menjadi pemain yang baik adalah rajin berlatih dan tidak mudah sakit hati. Dalam artian ketika kemampuan kita masih ada yang kurang, jangan sakit hati jika pelatih memberikan kritikan pedas, karena itu juga demi peningkatan kemampuan atlet,” ucapnya.

Ia menjelaskan, untuk bibit-bibit muda jika memang mempunyai kemampuan yang baik dan mau terus berlatih akan ada banyak tawaran beasiswa yang berdatangan untuk meningkatkan kemampuan ber-bulutangkisnya. Seperti dari Djarum Foundation dalam kegiatan PB.Djarum Indonesia.

“Saya sangat berharap jika kelak ada atlet nasional lagi yang lahir dari Blora. Saya dengar tadi dari Mas Arief Rohman bahwa antusias anak-anak muda untuk berlatih bulutangkis di Blora cukup bagus. Semoga ini langkah awal lahirnya pebulutangkis nasional dari Blora,” lanjutnya.

Usai memberikan sambutan dan motivasi, Luluk Hadiyanto menyempatkan diri untuk menyaksikan turnamen bulutangkis PBSI Blora yang malam itu digelar juga di lokasi yang sama. Ia tampak senang melihat bibit-bibit muda atlet bulutangkis di Kabupaten Blora. (ag-infoblora)

Bupati Kokok Minta Pembinaan Atlet Bulutangkis Muda di Blora Ditingkatkan

Bupati Djoko Nugroho (Pak Kokok) tengah memberikan sambutan dalam pelantikan pengurus PBSI Kabupaten Blora di GOR Kolonel Sunandar, Sabtu (27/2) semalam diapit Ketua Umum PBSI Blora, H.Arief Rohman M.Si (kanan) dan Ketua Umum PBSI Jateng, Andi Krisdasusila (kanan). (foto: tq-infoblora)
BLORA. Bupati Blora H.Djoko Nugroho yang lebih akrab dipanggil Pak Kokok ini meminta pembinaan bibit-bibit atlet bulutangkis muda di Kabupaten Blora bisa terus ditingkatkan agar bisa mencetak prestasi dan mengharumkan tanah kelahirannya.

Hal tersebut disampaikan Bupati Kokok saat memberikan sambutan dalam acara Pelantikan Pengurus Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Kabupaten Blora masa bakti 2015-2019 di GOR Kolonel Sunandar, Sabtu (27/2) semalam, seperti diberitakan info Blora sebelumnya.

“Kepada pengurus PBSI yang baru saja dilantik dan kebetulan ketua umumnya adalah wakil saya sendiri, Mas Arief Rohman, saya minta pembinaan bibit-bibit muda terus dilakukan dan ditingkatkan. Ajak mereka meningkatkan jam terbang pertandingannya dengan mengikutsertakan pada turnamen regional atau nasional sehingga bisa membawa nama baik Blora,” ucap Bupati Kokok.

Bupati Kokok juga mengucapkan terimakasih kepada Ketua Umum PBSI Jawa Tengah, Andi Krisdasusila yang sudah bersedia datang ke Blora untuk melantik pengurus PBSI Kabupaten Blora.

“Terimakasih Pak Andi atas kedatangannya, beliau ini saah satu pejabat yang suka dengan badminton. Di tengah kesibukannya sebagai wakil rektor di USM Semarang, beliau masih mau menyempatkan diri datang ke Blora,” lanjut Kokok, disambut tepuk tangan tamu undangan.

Dirinya meminta PBSI Jawa Tengah untuk selalu ingat kepada Blora. “Saya minta PBSI Jateng agar setiap tahun bisa memberikan kuota atlet kepada Blora untuk tampil di kejuaraan nasional. Dengan demikian atlet-atlet Blora bisa mempunyai kesempatan tampil di tingkatan yang lebih bagus,” ujarnya.

Sementara itu, untuk mendukung kemajuan bulutangkis di Kabupaten Blora, dirinya menjanjikan akan melengkapi fasilitas lapangan bulutangkis di GOR Kolonel Sunandar dengan pengadaan karpet pertandingan.

“Saya akan beri karpet untuk 3 lapangan yang berada di dalam GOR ini. Tolong nanti Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga bisa menganggarkannya. Dengan catatan, sesudah diberikan karpet lapangan, dalam 2 tahun kedepan harus ada peningkatan prestasi bulutangkis di Blora. Nek prestasine ora ono peningkatane, aku moh mrene neh,” tegas Kokok disambut tawa tamu undangan. (ag-infoblora)

Dilantik Jadi Ketua PBSI Blora, Arief Rohman Siap Majukan Bulutangkis dari Desa

H.Arief Rohman, M.Si (kiri) menerima SK pengangkatan sebagai Ketua Umum PBSI Kabupaten Blora dari Ketua PBSI Jawa Tengah usai pelantikan, Sabtu (27/2) semalam di GOR Kolonel Sunandar. (foto: tq-infoblora) 
BLORA. Tidak hanya terpilih sebagai wakil bupati untuk mendampingi bupati H.Djoko Nugroho di masa jabatan 2016-2021, H.Arief Rohman, M.Si, ternyata juga dipercaya memimpin Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Kabupaten Blora masa bakti 2015-2019 sebagai ketua umum.

Posisinya sebagai Ketua Umum tersebut diresmikan pada acara Kejuaraan PBSI Kabupaten Blora, Sabtu (27/2) semalam di GOR Kolonel Sunandar yang dirangkaikan dengan pelantikan pengurus PBSI Blora 2015-2019 oleh Ketua Umum PBSI Provinsi Jawa Tengah, Andi Krisdasusila.

Dalam acara tersebut, Ketua PBSI Jateng Andi Krisdasusila memimpin pengambilan sumpah jabatan pengurus PBSI Blora yang diketuai oleh H.Arief Rohman, M.Si. PBSI Jateng menyetujui dan mengesahkan kepengurusan PBSI Blora 2015-2019 berdasarkan usulan hasil Musyawarah Kabupaten (Muskab) PBSI Blora tahun 2015 yang digelar akhir Desember 2015 lalu.

Sebagai Ketua Umum yang baru, H.Arief Rohman, M.Si dalam sambutannya usai pelantikan, menjelaskan bahwa dirinya akan menjalankan amanah ini dengan semaksimal mungkin demi memajukan dunia olahraga khususnya bulutangkis di Kabupaten Blora.

Pengurus PBSI Kabupaten Blora 2015-2019 dilantik dan diambil sumpah jabatannya oleh Ketua PBSI Jawa Tengah, semalam. (foto: tq-infoblora)
Tentang misi kedepan untuk PBSI Blora, ia menyatakan ingin melakukan peningkatan pembinaan atlet muda dari seluruh wilayah Blora. Tidak hanya di wilayah perkotaan saja, ia berencana di setiap desa dibuatkan lapangan bulutangkis untuk anak-anak muda berlatih. Karena di usia mudalah bakat-bakat itu akan muncul sehingga bisa dibina menjadi atlet profesional.

“Warga Blora mulai pedesaan hingga perkotaan banyak yang suka dengan bulutangkis. Saya ingin pelatihan bulutangkis ini bisa dilakukan mulai dari desa hingga kota. Nanti akan dibahas lebih serius tentang mekanisme pengadaan lapangan bulutangkis di desa-desa. Bisa jadi satu dengan balaidesa atau bagaimana nanti kita rumuskan lebih lanjut,” tegasnya.

Dirinya juga berkeinginnan agar atlet-atlet berprestasi yang sudah ada bisa terus ditingkatkan jam bertandingnya. “Yang sudah berprestasi harus lebih banyak diikutkan turnamen baik di tingkat regional maupun nasional. Kalau perlu nanti kita adakan event bulutangkis nasional di Blora,” pungkasnya.

Selain Ketua PBSI Jawa Tengah, pelantikan juga dihadiri Bupati Blora H.Djoko Nugroho, Atlet Bulutangkis Nasional Luluk Hadiyanto yang juga putra asli Blora asal Kecamatan Japah, dan para pecinta olahraga bulutangkis se Kabupaten Blora.

Adapun susunan pengurus PBSI Kabupaten Blora masa kerja 2015-2019 yang dilantik semalam adalah sebagai berikut :
PELINDUNG : Bupati Blora H.DJOKO NUGROHO
DEWAN PENASEHAT : H.Sunarto, Arief Syarif Hidayat, Sukartono, SE, MM, Drs.Endro Suwarno, Siran, S.Pd.
KETUA UMUM : H ARIEF ROHMAN, M.Si
WAKIL KETUA UMUM I : Sasono Kurniadi Sp. M.Si
WAKIL KETUA UMUM II : Drs.H Setyo Subagyono
Sekretaris I : Sutarto, S.Pd
Sekretaris II : H Ahmad Labib Hilmy
Bendahara I : Yongki Hartono
Bendahara II : Elvina Mamik, SE
Bidang Keorganisasian : 1. Hantoyo, 2. Indra Beny Pratomo SE
Bidang Kejuaraan dan Perwasitan : 1. Ginanjar Sakti Dwi Widodo, S.Pd, 2. Deny Rahmad Triyadi, S.Pd
Bidang Pembinaan dan Prestasi : 1. Sumarno, SH, 2. Mas Kuncoro
Bidang Dana dan Usaha : 1. Baharudin, 2. Maman Suryaman

(ag-infoblora)