BeritaSeo: Haris Azhar

Presiden Jokowi Dukung Penuh Tim Pencari Fakta Penyataan Freddy Budiman



Mabes Polri akhirnya menunda sementara laporan terhadap Haris Azhar atas dugaan pencemaran nama baik Polri akan fokus mendalami dugaan aparat penegak hukum yang menerima suap dari terpidana mati Freddy budiman telusuri pernyataan Freddy Polri bersama sejumlah pakar membentuk tim pencari fakta gabungan presiden Joko Widodo merespons baik adanya tim ini
"Semakin ada banyak pakar yang punya

PPATK Temukan Aliran Dana Ratusan Miliar Dari Freddy Budiman Kesejumlah Oknum Aparat



Pusat pelaporan dan analisis transaksi keuangan PPATK menemukan aliran dana ratusan miliar yang di duga dari sindikat Freddy budiman ke oknum aparat penegak hukum aliran dana ini terjadi pada tahun 2013 hingga 2015 namun PPATK menegaskan oknum aparat tersebut bukan dari badan narkotika nasional (BNN) PPATK pun telah menyerahkan seluruh data temuan aliran dana ini pada penyidik BNN

"kepada

Tito Karnavian : Haris Azhar Menuduh Tanpa bukti, Tindakan Polri, TNI dan BNN Melaporkan Ke Bareskrim Sudah Tepat



Tito Karnavian : Suatu Pernyataan harus disertai dengan Bukti

Kapolri jenderal Tito Karnavian menilai pelaporan koordinator kontras Haris Azhar oleh Polri, TNI dan BNN sudah tepat Haris Azhar di anggap sudah menyebarkan informasi yang belum jelas kebenarannya dan dapat melemahkan kinerja penegak hukum

"Oleh karena itu beberapa pihak yang merasa berkeberatan atau di rugikan dengan penyebaran

Merasa Dicemarkan Nama Baik, Haris Azhar dilaporkan 3 Institusi Hukum Ke Polisi



Cerita koordinator kontras Haris Azhar yang mengaku mendapatkan curhatan dari terpidana mati Freddy budiman memasuki babak baru Haris Azhar kini di laporkan ke kepolisian pelaporan ini terkait cerita Freddy soal bisnis narkoba Freddy mengaku selama jadi gembong narkoba ia bekerja sama bahkan menyetor ke penegak hukum seperti BNN dan Kepolisian Freddy juga menggunakan mobil milik seorang