BeritaSeo: Gubernur DKI

Viral FB! Utang Janji Mulyono Pada Anak Di Lunaskan oleh Ahok di Pernikahan Warga Jabar

Viral FB! Utang Janji Mulyono Pada Anak Di Lunaskan oleh Ahok di Pernikahan Warga Jabar

Beritahangat5 - Viral FB! Utang Janji Mulyono Pada Anak Di Lunaskan oleh Ahok di Pernikahan Warga Jabar

Beritahangat5, DEPOK - Kisah Mulyono beredar dengan sangat cepat di Fb. Ia berhasil menepati janji utk hadirkan Ahok di pernikahan anaknya, Sabtu (3/10/2016).

Kisah ini menjadi viral di Facebook macam mana pusingnya orang tua yg mau bahagiakan anaknya.

Ia pusing sebab bukan KTP Jakarta melainkan Depok Jawa Barat.

Namun permintaan anaknya mesti dia upayakan.

Seperti ini status Mulyono

"Anak gw mao nikah tanggal 1 Oktober 2016."

"Minta kado dari gw cuman "ahok datang kepernikahannye"

"Gw bilang," Ayah bukan Allah. Bukan Tuhan. Jadi ayah cuman mengupayakan dgn cara Ngundang Ahok"

"Dia bilang "Gpp....yang paling penting ayah bisa buktiin. Kasih undangan langsung ke Tangan Pak Ahok"

"Yahhh..."

"Pagi pagi cepat gw ke Balaikota kasih undangan."

"Mudah mudahan Ahok ade waktu untuk dateng ke DEPOK."

"Aamiiinnn...."

"Hehehe."

Dan akhirnya Mulyono sukses wujudkan kemauan anaknya Ahok untuk menghadiri acara pernikahan anak Mulyono sesudah upacara Hari Kesaktian Pancasila.

Keberhasilan Mulyono diupload oleh akun Facebook bernama Mohamad Guntur Romli.

"Namanya orangtua mau bahagiakan anak, si anak nikah minta kado: "Ahok datang", Si Ortu sampe pusing: "keluarganya bukan KTP DKI, tetapi Depok"."

"Tapi lantaran permintaan anak, bertolak aja ke Balai Kota, antar undangan sekalian dapat selfie sama Ahok. Ini 26 September."

"1 Oktober, sesudah ikut Upacara Kesaktian Pancasila, di Lubang Buaya, Ahok meluncur ke Sawangan."

"Hadir di program Pernikahan anak Pak Mulyono. Kehadiran Ahok menunaikan janji orang tua ke anaknya, Ahok membayar hutang janji Pak Mulyono ke anaknya, & barangkali dapat menjadi kado paling indah dalam hidupnya."

"Semoga jadi pasangan yg sakinah, penuh mawaddah & rahmah. Barakallahu lakuma, wa jama'a kuma fi khair... Amiinn.."

Diposting pada Sabtu (01/10/2016) lalu, sampai kabar ini diupload mendapat respon netizen dgn 2 ribu likes, 169 shares & 304 komentar.

Ratusan komentar berisi pujian buat Mulyono yg berjuang demi anak dan juga utk Ahok.

Bandar Togel Terpercaya - www.Sakuratoto.com


Bandar Togel Terpercaya - www.Sakuratoto2.com

Ahok Berterima Kasih Kepada Ruhut Sitompul & Hayono Isman


BeritaHangat5 - Bakal calon gubernur petahana DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, berterima kasih atas dukungan yang diberikan dua kader Partai Demokrat, Ruhut Sitompul dan Hayono Isman, pada dia.

Ahok menilai dukungan tersebut ialah hak tiap individu.

"Ya aku makasih saja, bebas kok. Alam demokrasi seluruhnya orang bebas," ucap Ahok, di Balai Kota DKI Jakarta, Senin (26/9/2016).

Ruhut & Hayono menyebut dukungan untuk Ahok-Djarot terhadap Pilkada DKI 2017.

Padahal, Demokrat mengusung calon lain, adalah Agus Harimurti Yudhoyono-Sylviana Murni.

Agus adalah putra Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono.

Akibat sikapnya ini, Ruhut & Hayono terancam mendapat sanksi dari partainya.

"Memang kebiasaan politiknya mesti demikian. Seluruh kader Partai Demokrat mesti beri dukungan Agus-Sylvi," kata Wakil Ketua Umum DPP Partai Demokrat, Sjarifuddin Hasan, di Jakarta, Pekan (25/9/2016).

AGENT ONLINE TERBAIK & TERPERCAYA..!!


Ahok Pecat Para Pejabat DKI Hanya Demi Membela Seorang Nenek, Ini Penyebabnya..!!


BeritaHangat5 - Ini adalah sepenggal kisah tentang AHOK yang berani memecat pajabat DKI demi membela warganya. Sekian Banyak petinggi eselon II DKI Jakarta juga mundur dari jabatannya lantaran tak setuju dengan kebijakan Gubernur Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), yang nyata-nyatanya bermula dari pertemuannya bersama seseorang nenek.

Jumpa dengan sang nenek tersebut terjadi di Rusunawa Marunda. kepada Ahok, nenek itu mengaku telah meminta unit rusun sejak tiga thn dulu, tapi tidak diberikan oleh UPT Rusun Marunda.

Ahok selanjutnya mengurus segera permasalahan sang nenek. Petinggi UPT Rusun Marunda juga berjanji akan berikan rusun pada si nenek.

“Saya pergi cek kapal, hingga di Muara Baru jam 6-an, mesti nyeberang untuk sampai kerumah aku. Ajudan bilang, kita pulangnya naik mobil saja sebab ada ombak gede. Wah, perasaan aku tentu ada yang enggak ikhlas nolong nenek itu,” kata Ahok.

Kembali ke Marunda, Ahok berjumpa lagi dangan sang nenek. Tetapi, nenek itu tetap belum serta diregistrasikan buat mendapat unit rusun. Kata si nenek, petinggi UPT Rusun Marunda serta-merta berangkat demikian saja.

“Saya bawa nenek ini ke pendaftaran. Hingga di situ, ada PNS, ada Non-PNS di pendaftaran rumah susun. Seluruhnya lihatin aku, Kepala UPT-nya pergi,” kata Ahok kesal.

Tidak ada yang ingin berikan list penerima satuan rumah pada Ahok. Saking kesalnya, Ahok hingga meminta sang ajudan buat mempersiapkan senjata kalau perlawanan berlangsung.

Keesokan harinya, Ahok meminta Jokowi yang kala itu menjabat sbg Gubernur DKI Jakarta utk memecat seluruhnya pejabat UPT Rusun Marunda. Seterusnya, Ahok mengaku segera didatangi oleh Novizal, yang kala itu menjabat yang merupakan Kepala Lembaga Perumahan & Gedung Pemda DKI Jakarta.

“Pak Novizal datang diboyong sama Pak Putu (mantan Kepala Lembaga P2B Putu Indiana) & Pak Moko (mantan Asisten Sekda bagian Pembangunan Wiriyatmoko), bawa surat ke aku. Jelasnya Pak Novizal ingin mengundurkan diri apabila seluruhnya (pejabat) UPT dipecat, itu tembusan ke gubernur,” kata Ahok.

“Katanya, ‘Kalau Bpk pecat, ini pejabat eselon II bakal mundur semua’,” kata Ahok.

Nyata-nyatanya, lanjut dirinya, surat tembusan belum di terima Joko Widodo. Dikarenakan itu, dirinya punya anggapan perihal ini sbg gertakan dari anak-anak buahnya. Hasilnya, Joko Widodo memungkinkan Ahok memecat pejabat-pejabat UPT Rusun Marunda.

“Dari lalu aku digertak. Aku justru, (PNS) berhenti semua saja, biar hemat gaji,” kata Ahok.

Novizal serta jadi pejabat eselon II perdana yang mengundurkan diri, disusul oleh mantan Sekretaris Daerah Fadjar Panjaitan, mantan Wali Kota Jakarta Barat Burhanuddin, mantan Kepala Lembaga Perindustrian & Energi Haris Pindratno, mantan Kepala dinas Tata Air Tri Djoko Sri Margianto, & terakhir Wali Kota Jakarta Utara Rustam Effendi.

AGENT ONLINE TERBAIK & TERPERCAYA!!